Pandemi Covid-19, Begini Aturan Makan di Angkringan Yogya

News 20 April 2020

corona virus pandemi yogya angkringan

Foto: Shutterstock


Makan di angkringan saat pandemi Covid-19 ada aturan mainnya. Angkringan menjadi favorit untuk bersantap atau nongkrong di pinggir jalan lantaran menu makanan yang ditawarkan begitu beragam dan murah.

Sejumlah hidangan yang umumnya disajikan di gerobak angkringan diantaranya nasi kucing, aneka sate, gorengan, wedang jahe, wedang uwuh, serta kopi joss. Bagi warga di Yogya, duduk-duduk di warung angkringan adalah salah satu cara asyik untuk menghabiskan malam.

Dilansir Tempo, pada masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ada peraturan yang membuat pecinta kuliner angkringan terpaksa menahan diri untuk tidak nongkrong demi mencegah penyebaran virus corona. Meski gencar meminta masyarakat tak banyak ke luar rumah saat terjadi pandemi, Pemerintah Kota Yogyakarta tak melarang operasional usaha mikro seperti angkringan.

Untuk angkringan atau jenis usaha lain seperti cafe dan restoran, dihimbau beroperasi hanya sampai pukul 23.00 WIB. Pengelola juga diimbau mengatur para pelanggan untuk mengikuti semua protokol pencegahan penularan virus, yakni dengan menjaga jarak antara satu sama lain dan mengenakan masker.

“Di angkringan, cafe serta restoran, dilakukan pengaturan tempat duduk pelanggan,” ujar Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi yang juga Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Yogyakarta.



angkringan yogya
Foto: Instagram/@soloeatguide

Heroe menjelaskan, jarak aman tempat duduk yang dimaksud adalah kapasitas tempat duduk yang tersedia digunakan separuhnya. Sebagai contoh, tempat duduk di angkringan yang biasanya diisi oleh empat orang, maka kini hanya boleh diduduki tak lebih dua orang. Jarak antar kursi pun diatur agar tidak terlalu rapat.

Heroe pun maklum bahwa angkringan menjadi tempat favorit interaksi masyarakat. Di masa pandemi Covid-19, angkringan bahkan tetap diserbu masyarakat untuk mendapatkan wedang jahe. Menurut Heroe, wedang jahe ini menjadi salah satu minuman rempah tradisional yang diburu karena dipercaya mampu meningkatkan daya tahan tubuh.

Selain itu, Pemerintah Kota Yogyakarta telah menyebar sejumlah petugas untuk mengedukasi protokol pencegahan penularan virus corona terhadap para pembeli dan penjual di angkringan. Para petugas itu menjelaskan begitu pentingnya memakai masker saat melakukan aktivitas di luar ruangan, sering mencuci tangan, menjaga higienitas makanan yang dijual dengan cara menutupinya menggunakan plastik transparan atau bahan lain.
Artikel ini ditulis oleh Jihan

corona virus pandemi yogya angkringan

Berita Terkait

Berita Video