Rumah Oei Lasem, Bak Berada di Negeri Tirai Bambu

Food & Travel 23 November 2020

Sejarah Tiongkok Bangunan China Cagar Budaya Lasem Rumah Oei

Foto: Instagram/@roemahoeilasem


Saat plesiran ke kota Lasem, ada berbagai macam objek wisata yang menarik. Mulai dari pemandangan alam hingga budaya yang unik. Pasalnya Lasem memiliki perbedaan dengan kecamatan lain di Rembang. Perbedaan tersebut terletak pada kondisi masyarakat yang beragam, karena di Lasem terdiri dari keturunan Jawa dan Tionghoa paling banyak di kabupaten Rembang.

Mayoritas penduduk dari etnis Tionghoa tersebut mendorong kota kecamatan ini dijuluki sebagai "Little Tiongkok" atau Tiongkok Kecil. Sehingga tidak aneh jika menjumpai rumah-rumah dengan arsitektur khas Tiongkok saat mengunjungi kota ini. Salah satu bangunan arsitektur Tiongkok yang telah berdiri ratusan tahun yang lalu adalah Rumah Oei.

roemah oei lasem
Foto : Instagram/@roemahoeilasem

Rumah Oei terletak di Jalan Jatirogo No. 10, Pandean, Karangturi, Kecamatan Lasem, Kabupaten Rembang. Lokasinya sangat strategis, dari arah jalan Pantura bisa berpatokan pada Masjid Jami' Lasem. Kira-kira hanya berjarak 200 meter.

Konon, rumah ini adalah milik salah seorang Tionghoa bernama Oei Am kelahiran Fujian Tiongkok tahun 1789. Oei Am ialah sebagai generasi pertama dari marga Oei yang tinggal di Lasem.

Setelah menetap di Lasem, Oei Am mendirikan rumah sekitar tahun 1818 kemudian diwariskan kepada generasi penerusnya. Dulu rumah ini sempat dikosongkan terutama saat tahun 1998. Namun mulai tahun 2016, rumah Oei direnovasi yang kemudian diakui sebagai kawasan Heritage. Jika termasuk pecinta sejarah dan tertarik dengan arsitektur khas Tiongkok, bisa mengunjungi rumah Oei karena rumah ini salah satunya rumah peninggalan keturunan Tionghoa yang dibuka untuk umum.

Berkunjung ke rumah Oei, pengunjung akan diperlihatkan pada interior klasik khas Tiongkok yang masih terawat dengan baik meskipun sudah berusia ratusan tahun. Di halaman depan, dapat menyaksikan bangunan khas Tiongkok yang identik dengan bangunan bertembok besar nan tinggi. Di pintu masuk, terdapat tulisan bahasa Mandarin yang tertulis "Rumah Oei".

Foto: Instagram/@halimsantoso

Di ruang utama, dipajang berbagai macam foto keluarga Oei, silsilah keluarga, koleksi peninggalan keluarga Oei, kain batik tradisional, dan sejarah Lasem. Sedangkan di halaman belakang terdapat ruang-ruang keluarga yang masih berdiri kokoh. Tak hanya itu, di halaman belakang juga terdapat taman yang terlihat sangat epik, yakni Taman Brayat Minulya, Taman Pringgodani, dan Plataran Ramayana Lasem.

Selain itu, berbagai interior di rumah Oei masih terlihat kokoh dan turut memberi kesan klasik. Hal ini diharapkan supaya para pengunjung mampu merasakan nuansa khas Tiongkok dan menambah pengetahuan baru baik dari perjalanan hidup keluarga Oei maupun sejarah Lasem sendiri.

Saat ini rumah Oei dijadikan sebagai museum keluarga Oei. Bagi Teman Brisik yang ingin mengetahui lebih lanjut silsilah keluarga Oei, wajib mengunjungi tempat ini. Selain itu, rumah Oei juga dijadikan sebagai pusat edukasi, seni budaya, kuliner khas Lasem, dan homestay.

Foto : Instagram/@roemahoeilasem

Bagi Teman Brisik yang berkunjung ke rumah Oei, akan disuguhkan dengan nuansa khas Tiongkok. Jadi tak perlu jauh-jauh pergi ke negeri Tirai Bambu, cukup di Lasem, terutama di rumah Oei sudah bisa merasakan nuansa khas Tiongkok. Pengunjung pun bisa berswafoto sepuasnya karena tampilannya sangat instagramable.

Tak hanya belajar sejarah, tempat ini juga difasilitasi area foodcourt yang terkenal dengan nama Pasar Ayodya. Pengunjung bisa memesan beberapa menu kuliner khas Lasem seperti lontong Tuyuhan, sate srepeh, dumbeg, dan lainnya, serta terdapat outlet pusat oleh-oleh khas Lasem.

Biasanya banyak anak-anak muda yang juga menyempatkan singgah ke sini meski hanya untuk memesan secangkir kopi atau minuman lain. Selain itu, sebagian pengunjung juga dari travelers, pecinta sejarah, maupun yang sedang melakukan pertemuan. Sehingga tempat ini nampak selalu ramai.

Jika datang dari luar daerah, bisa reservasi di homestay rumah Oei agar dapat lebih menikmati nuansa khas Tiongkok. Untuk harga per malam dibanderol mulai Rp300-Rp700 ribu. Pemesanan hanya bisa dilakukan saat berada di lokasi. Untuk pertanyaan lebih lanjut bisa hubungi +62 811-272-042. 



Artikel ini ditulis oleh Alfiyaturrohmaniyyah

Sejarah Tiongkok Bangunan China Cagar Budaya Lasem Rumah Oei

Berita Terkait

Berita Video