
Foto: Instagram/@rismaulys
Situs Gunung Padang merupakan salah satu destinasi bersejarah yang cukup terkenal di Kabupaten Cianjur. Dalam sebuah studi terbaru yang dipresentasikan pada pertemuan American Geophysical Union 2018, tim peneliti Indonesia memaparkan data-data yang menyatakan bahwa Gunung Padang ini memiliki struktur piramida tertua di dunia.
Foto: instagram/@hidayatayatullah
Daya Tarik dan Keunikan Situs Gunung Padang
Situs Gunung Padang memiliki pesona daya tariknya tersendiri sebagai warisan Megalitikum terbesar di Asia. Situs Gunung Padang memiliki luas 900 meter, dan menawarkan berbagai susunan batu yang unik. Sebagai salah satu warisan bersejarah, Situs Gunung Padang sebelumnya dikeramatkan oleh warga setempat.
Situs Gunung Padang terletak di daerah perbukitan yang cukup curam, dan dikelilingi oleh lembah-lembah yang dalam. Destinasi ini merupakan situs bersejarah dari zaman batu, dan umurnya lebih tua dari Piramida Mesir. Umur Situs Gunung Padang mencapai 10.000 tahun, dan perkiraan dibangun pada 8000 SM.
Situs Gunung Padang cocok untuk pengunjung yang menyukai kegiatan wisata sejarah sebagai salah satu destinasi edukasi yang penting untuk diketahui. Situs Gunung Padang ini memiliki 2 lapisan, yaitu lapisan tertua yang sangat tua berumur 10.000 tahun dan juga lapisan termuda berumur 3.000 tahun.
Salah satu keunikan dari Situs Gunung Padang adalah beberapa bagian batunya bisa mengeluarkan bunyi-bunyian seperti alat musik, dengan ciri khas nada tertentu. Terdapat juga pertunjukan alat musik sunda.
Foto: instagram/@yana_supriatna98
Tracking Gunung Padang, Menikmati Situs Sejarah Tertua
Bagi teman brisik yang ingin berkunjung ke Situs Gunung Padang diharuskan untuk tracking Gunung Padang terlebih dahulu. Jalur tracking di sini cukup menantang jadi disarankan untuk menggunakan alas kaki yang nyaman saat melakukan kegiatan tracking.
Jalur tracking ini menjadi daya tarik tersendiri untuk penggiat wisata alam sejarah karena melewati jalur terjal serta hutan yang cukup asri. Jangan lupa untuk membawa perbekalan agar tenaga kembali terisi selama tracking. Kegiatan tracking Situs Gunung Padang banyak diminati oleh kalangan muda, biasanya mereka menghabiskan waktu dengan sambil berfoto-foto dan menikmati alam gunung.
Saat tracking, terdapat dua jalur pendakian. Kedua jalur ini dilengkapi dengan tangga. Jalur sebelah kiri, merupakan jalur asli yang ada tersusun dari undakan bebatuan. Jalur ini cukup terjal, sehingga jangan lupa untuk berhati-hati saat tracking jalur kiri. Sementara untuk jalur kanan, yaitu jalur yang aman untuk anak-anak maupun orang tua.
Saat tracking, pengunjung tidak perlu terburu-buru untuk sampai, karena panorama lembah dan perbukitan bisa membuat pengunjung untuk singgah berfoto-foto dan menikmati keindahannya.
Foto: instagram/@taufikwijaya30
Lokasi dan Aksesibilitas, Sarana Prasarana, Akomodasi
Situs Gunung Padang terletak di Kampung Gunung Padang dan Kampung Panggulan, Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur. Jalan raya menuju lokasi ini lebar dan baik.
Teman Brisik bisa mengakses Situs Gunung Padang dengan kendaraan roda dua maupun roda empat. Pengunjung yang datang dari arah Bogor maupun Jakarta, bisa langsung menuju arah Ciawi melanjutkan ke arah Puncak. Setelah berada di Puncak, melanjutkan menuju Cianjur.
Fasilitas yang ada di Situs Gunung Padang cukup lengkap, mulai dari tempat parkir cukup luas dan tertata. Dilengkapi dengan fasilitas kamar mandi dan toilet yang bisa dimanfaatkan untuk pengunjung. Terdapat juga masjid dan warung untuk makan. Sekitar sejauh 2 km dari tempat parkir, pengunjung membayar tiket masuk yaitu Rp 2.000/orang.
Sebelum melakukan kegiatan tracking terdapat juga fasilitas sarana informasi, pengunjung bisa bertanya-tanya juga di sana dan fasilitas lainnya. Sudah banyak papan interpretasi yang jelas menuju Situs Gunung Padang.
Akomodasi penginapan yang terdekat dari Situs Gunung Padang yaitu Charaka Hotel Cianjur. Tarif permalamnya yaitu start from Rp 300.000/kamar, fasilitas yang diberikan cukup lengkap. Jarak dari Situs Gunung Padang yaitu sekitar 30 km, dan dapat ditempuh selama 60 menit.
Artikel ini ditulis oleh Ola
Berita Terkait
Curug Citambur, Pesona Kealamian Kabut Pagi Hari
Food & Travel 15 Januari 2021Goa Buni Ayu, Mengintip Keindahan Perut Bumi
Food & Travel 15 Januari 2021

Voucher Rekomendasi
Terbaru
Ngopi Sambil Berwisata di Kopi Sarasa
Food & Travel 18 Januari 2021Maison Weiner, Toko Roti Klasik Sejak 1936
Food & Travel 18 Januari 2021Bakso Nuklir, Varian Bakso Unik di Denpasar
Food & Travel 18 Januari 2021Pantai Batu Selayar Sebagai Pengganti Batu Payung
Food & Travel 18 Januari 2021Segarnya Es Tape Tapak Siring
Food & Travel 17 Januari 2021Makan Kenyang dan Nendang di Mie Ayam Bangka Asan
Food & Travel 17 Januari 2021Liburan Murah Akhir Pekan di Sungai Jodoh Latuppa
Food & Travel 17 Januari 2021
Berita Video
Popular Tags
Trending
Berburu Mainan di Jakarta Toys & Comics Fair 2020
News 29 Februari 2020Youtuber Masak Jenglot Goreng Tepung, Apa Rasanya?
News 19 November 2019Seperti Apa sih Fasilitas Hotel Untuk Isolasi
News 28 April 2020Nongkrong Asyik di Sumur Moo Nyoo
Food & Travel 07 Oktober 2020Pesona Bukit Bintang Tiga Rasa di Lombok
Food & Travel 12 Oktober 2019Nasi Bakar Isi Kepompong Ulat Jati
Food & Travel 04 Oktober 2019Mahasiswa Tuntut DPR Menunda RUU KUHP
News 20 September 2019