
Foto: instagram/mikhaelkanatalo
Bogor merupakan salah satu kota yang memiliki banyak sekali curug yang bisa dikunjungi. Salah satunya adalah Curug Leuwi Lieuk, curug ini masih asri. Tidak ada banyak penambahan fasilitas yang mengurangi kealamian dari curug ini.
Curug Leuwi Lieuk adalah salah satu air terjun yang ada di kawasan Sentul, Bogor. Kata "leuwi" merupakan bahasa Sunda yang berarti lubuk. Lubuk sendiri yaitu bagian terdalam yang ada di suatu sungai.
Curug Leuwi Lieuk banyak dikatakan sebagai Green Canyon-nya Bogor, karena sungai aliran curug ini yang diapit oleh tingginya tebing bebatuan berwarna hitam. Tebing ini memiliki tinggi mencapai ±10 meter. Maka dari itu, nuansa dan panorama alam Curug Leuwi Lieuk yang mirip dengan Green Canyon di Pangandaran. Hal tersebut, menjadi daya tarik utama dari Curug Leuwi Lieuk. Wisatawan yang datang pasti berfoto-foto di spot ini, karena sangat eksotis dan menarik.
Di curug yang masih alami ini, tumbuh berbagai macam vegetasi liar yang memberikan kesan hijau hutan yang indah. Air di Curug Leuwi Lieuk berwarna hijau kebiruan dan cukup jernih, kedalamannya ±4 meter. Sehingga banyak wisatawan yang melakukan kegiatan berenang, bermain air di curug ini. Saat sudah sampai di gerbang masuk, wisatawan harus melakukan kegiatan treking ±15 menit menuju Curug Leuwi Lieuk dengan disuguhkan alam yang indah.
Hal lain yang dapat dilakukan di Curug Leuwi Lieuk yaitu lompat tebing dengan tinggi yang beragam mulai dari 3 -10 meter, hal ini banyak dinantikan oleh para pencinta alam yang datang. Melompat dari tebing dan mendarat di telaga dengan air yang segar dan jernih pun menjadi atraksi wisata yang menantang.
Foto: instagram.com/mrizalfrmnsyh_
Curug Leuwi Lieuk berada di Desa Pabuaran, Sukamakmur, Cibadak, Bogor. Letaknya tidak jauh dari pusat Kota Bogor, namun akses menuju curug saat musim hujan akan cukup sulit karena berlumpur.
Wisatawan yang mengunjungi Leuwi Lieuk dari Bogor dapat ditempuh sekitar ±28 km, dari Jakarta dapat ditempuh sekitar ±60 km. Akses yang dilewati dapat langsung menuju arah Sentul, menuju Gunung Pancar. Saat sudah sampai Gunung Pancar, jaraknya sekitar ±5 km. Akses dapat menggunakan kendaraan roda dua ataupun roda empat, dengan jalan beraspal dan cukup lebar.
Curug Leuwi Lieuk berada tidak jauh dari beberapa curug lainnya yaitu Curug Leuwi Hejo, Curug Cibaliung dan sebagainya. Namun, curug-curug ini memiliki keunikan dan daya tariknya masing-masing.
Harga tiket masuknya Rp10.000/orang, sementara untuk parkir motor Rp5.000 dan mobil Rp10.000. Curug Leuwi Lieuk buka setiap hari jam 08.00-17.00 WIB. Waktu terbaik mengunjungi curug ini yaitu pada pagi-siang hari dengan kondisi cuaca yang cerah.
Foto: instagram.com/aldilettante
Fasilitas yang ada di Curug Leuwi Lieuk cukup lengkap, terdapat toilet, parkiran yang cukup luas, warung makan untuk beristirahat makan yang menjual berbagai macam makanan ringan maupun berat, kolam alami, dan spot foto.
Jika wisatawan ingin bermalam di Curug Leuwi Lieuk terdapat camping ground, dengan membayar lagi Rp10.000/orang. Namun, pengelola belum menyediakan penyewaan alat-alat camping, jadi sebaiknya wisatawan membawanya secara pribadi.
Akomodasi lainnya yaitu terdapat cukup banyak hotel saat sudah kembali ke arah Sentul. Hotel rekomendasinya yaitu Hotel NEO Sentul di Sumur Batu, Kec. Babakan Madang, Bogor, jaraknya sekitar 12 km atau dapat ditempuh ±40 menit. Fasilitas yang diberikan sudah cukup lengkap, terdapat kolam renang juga untuk rekreasi keluarga. Kisaran tarif per malamnya yaitu Rp700.000 - 1.500.000.
Curug Leuwi Lieuk adalah salah satu air terjun yang ada di kawasan Sentul, Bogor. Kata "leuwi" merupakan bahasa Sunda yang berarti lubuk. Lubuk sendiri yaitu bagian terdalam yang ada di suatu sungai.
Curug Leuwi Lieuk banyak dikatakan sebagai Green Canyon-nya Bogor, karena sungai aliran curug ini yang diapit oleh tingginya tebing bebatuan berwarna hitam. Tebing ini memiliki tinggi mencapai ±10 meter. Maka dari itu, nuansa dan panorama alam Curug Leuwi Lieuk yang mirip dengan Green Canyon di Pangandaran. Hal tersebut, menjadi daya tarik utama dari Curug Leuwi Lieuk. Wisatawan yang datang pasti berfoto-foto di spot ini, karena sangat eksotis dan menarik.
Di curug yang masih alami ini, tumbuh berbagai macam vegetasi liar yang memberikan kesan hijau hutan yang indah. Air di Curug Leuwi Lieuk berwarna hijau kebiruan dan cukup jernih, kedalamannya ±4 meter. Sehingga banyak wisatawan yang melakukan kegiatan berenang, bermain air di curug ini. Saat sudah sampai di gerbang masuk, wisatawan harus melakukan kegiatan treking ±15 menit menuju Curug Leuwi Lieuk dengan disuguhkan alam yang indah.
Hal lain yang dapat dilakukan di Curug Leuwi Lieuk yaitu lompat tebing dengan tinggi yang beragam mulai dari 3 -10 meter, hal ini banyak dinantikan oleh para pencinta alam yang datang. Melompat dari tebing dan mendarat di telaga dengan air yang segar dan jernih pun menjadi atraksi wisata yang menantang.
Foto: instagram.com/mrizalfrmnsyh_
Curug Leuwi Lieuk berada di Desa Pabuaran, Sukamakmur, Cibadak, Bogor. Letaknya tidak jauh dari pusat Kota Bogor, namun akses menuju curug saat musim hujan akan cukup sulit karena berlumpur.
Wisatawan yang mengunjungi Leuwi Lieuk dari Bogor dapat ditempuh sekitar ±28 km, dari Jakarta dapat ditempuh sekitar ±60 km. Akses yang dilewati dapat langsung menuju arah Sentul, menuju Gunung Pancar. Saat sudah sampai Gunung Pancar, jaraknya sekitar ±5 km. Akses dapat menggunakan kendaraan roda dua ataupun roda empat, dengan jalan beraspal dan cukup lebar.
Curug Leuwi Lieuk berada tidak jauh dari beberapa curug lainnya yaitu Curug Leuwi Hejo, Curug Cibaliung dan sebagainya. Namun, curug-curug ini memiliki keunikan dan daya tariknya masing-masing.
Harga tiket masuknya Rp10.000/orang, sementara untuk parkir motor Rp5.000 dan mobil Rp10.000. Curug Leuwi Lieuk buka setiap hari jam 08.00-17.00 WIB. Waktu terbaik mengunjungi curug ini yaitu pada pagi-siang hari dengan kondisi cuaca yang cerah.
Foto: instagram.com/aldilettante
Fasilitas yang ada di Curug Leuwi Lieuk cukup lengkap, terdapat toilet, parkiran yang cukup luas, warung makan untuk beristirahat makan yang menjual berbagai macam makanan ringan maupun berat, kolam alami, dan spot foto.
Jika wisatawan ingin bermalam di Curug Leuwi Lieuk terdapat camping ground, dengan membayar lagi Rp10.000/orang. Namun, pengelola belum menyediakan penyewaan alat-alat camping, jadi sebaiknya wisatawan membawanya secara pribadi.
Akomodasi lainnya yaitu terdapat cukup banyak hotel saat sudah kembali ke arah Sentul. Hotel rekomendasinya yaitu Hotel NEO Sentul di Sumur Batu, Kec. Babakan Madang, Bogor, jaraknya sekitar 12 km atau dapat ditempuh ±40 menit. Fasilitas yang diberikan sudah cukup lengkap, terdapat kolam renang juga untuk rekreasi keluarga. Kisaran tarif per malamnya yaitu Rp700.000 - 1.500.000.
Artikel ini ditulis oleh Ola
Berita Terkait
Bali de Java, Pantai Tirta Samudra
Food & Travel 28 Februari 2021Bukit Pala Dengan Latar Hamparan Laut Luas
Food & Travel 27 Februari 2021Sajian Nikmat Mi Ayam Labu Siam
Food & Travel 27 Februari 2021Menikmati Arung Jeram di Sungai Kromong Pacet
Food & Travel 26 Februari 2021

Voucher Rekomendasi
Terbaru
Luasnya Kolam Renang Kahuripan Tirta Wanayasa
Food & Travel 28 Februari 2021Peluncuran Beli Kreatif Danau Toba 2021
News 28 Februari 2021Nasi Kuning Golkar, Teman Begadang yang Lezat
Food & Travel 28 Februari 2021Kumbu Kacang Merah, Si Merah Dari Kota Palembang
Lifestyle 28 Februari 2021Keajaiban Sumber Air Tiga Rasa Rejenu Muria
Food & Travel 28 Februari 2021Gemerlap Malam di Alun-Alun Kidul Jogjakarta
Food & Travel 28 Februari 2021Bali de Java, Pantai Tirta Samudra
Food & Travel 28 Februari 2021Menikmati Semilir Angin Lapangan Puputan Badung
Food & Travel 28 Februari 2021
Berita Video
Popular Tags
Trending
Berburu Mainan di Jakarta Toys & Comics Fair 2020
News 29 Februari 2020Nongkrong Asyik di Sumur Moo Nyoo
Food & Travel 07 Oktober 2020Youtuber Masak Jenglot Goreng Tepung, Apa Rasanya?
News 19 November 2019Seperti Apa sih Fasilitas Hotel Untuk Isolasi
News 28 April 2020Pesona Bukit Bintang Tiga Rasa di Lombok
Food & Travel 12 Oktober 2019Nasi Bakar Isi Kepompong Ulat Jati
Food & Travel 04 Oktober 2019Mahasiswa Tuntut DPR Menunda RUU KUHP
News 20 September 2019