
Foto: infopublik.id
Larangan mudik akibat virus Corona, membuat para calon penumpang kereta api terpaksa membatalkan tiket yang sudah mereka beli. Namun proses pembatalan tiket dikeluhkan para penumpang karena dinilai tidak efektif dan kurang sosialisasi.
Ari, seorang calon penumpang yang ingin melakukan pembelian tiket di stasiun Senen, Jakarta Pusat, merasa dipersulit saat ingin melakukan pengembalian tiket. Ia mengatakan, tiap penumpang pasti sudah punya nomor booking, tapi ia masih harus mengisi formulir dan lain sebagainya. Menurutnya, jika sudah ada nomor booking seharusnya tidak perlu mengisi formulir dan sebagainya. Belum lagi jika nama yang ada di tiket tidak bisa datang, harus pakai surat kuasa. Padahal ia sudah membawa Kartu Keluarga sebagai bukti.
Azis, calon penumpang lainnya merasa sosialisasi pengembalian tiket masih kurang. Ia merasa tidak mendapatkan informasi yang cukup mengenai persyaratan yang diperlukan untuk pengembalian tiket, sehingga ia harus bolak-balik.
Kepala Humas PT KAI Daop 1, Eva Chairunisa, mengimbau seluruh penumpang untuk melakukan pembatalan melalui aplikasi KAI Access. Tujuannya agar tidak terjadi antrean di stasiun. Sementara jika tetap datang ke stasiun, penumpang diimbau untuk memperhatikan persyaratannya.
″Jika proses pengembalian tiket itu diwakilkan, maka ada sejumlah hal yang harus diperhatikan. Pertama, untuk proses pengembalian tiket yang diwakilkan harus tetap membawa identitas asli dari nama penumpang sesuai tiket. Kedua, membawa surat kuasa yang telah ditandatangani oleh yang bersangkutan di atas materai. Adanya ketentuan tersebut dilakukan untuk menghindari dari resiko-resiko yang tidak diinginkan karena terkait dengan pengembalian uang tunai secara langsung,″ jelas Eva.
Jika masih ada hal yang ingin diketahui soal pengembalian tiket, sebelum datang ke stasiun bisa mencari informasi di sejumlah saluran informasi resmi KAI, salah satunya dengan mengakses situs kai.id.
Ari, seorang calon penumpang yang ingin melakukan pembelian tiket di stasiun Senen, Jakarta Pusat, merasa dipersulit saat ingin melakukan pengembalian tiket. Ia mengatakan, tiap penumpang pasti sudah punya nomor booking, tapi ia masih harus mengisi formulir dan lain sebagainya. Menurutnya, jika sudah ada nomor booking seharusnya tidak perlu mengisi formulir dan sebagainya. Belum lagi jika nama yang ada di tiket tidak bisa datang, harus pakai surat kuasa. Padahal ia sudah membawa Kartu Keluarga sebagai bukti.
Azis, calon penumpang lainnya merasa sosialisasi pengembalian tiket masih kurang. Ia merasa tidak mendapatkan informasi yang cukup mengenai persyaratan yang diperlukan untuk pengembalian tiket, sehingga ia harus bolak-balik.
Kepala Humas PT KAI Daop 1, Eva Chairunisa, mengimbau seluruh penumpang untuk melakukan pembatalan melalui aplikasi KAI Access. Tujuannya agar tidak terjadi antrean di stasiun. Sementara jika tetap datang ke stasiun, penumpang diimbau untuk memperhatikan persyaratannya.
″Jika proses pengembalian tiket itu diwakilkan, maka ada sejumlah hal yang harus diperhatikan. Pertama, untuk proses pengembalian tiket yang diwakilkan harus tetap membawa identitas asli dari nama penumpang sesuai tiket. Kedua, membawa surat kuasa yang telah ditandatangani oleh yang bersangkutan di atas materai. Adanya ketentuan tersebut dilakukan untuk menghindari dari resiko-resiko yang tidak diinginkan karena terkait dengan pengembalian uang tunai secara langsung,″ jelas Eva.
Jika masih ada hal yang ingin diketahui soal pengembalian tiket, sebelum datang ke stasiun bisa mencari informasi di sejumlah saluran informasi resmi KAI, salah satunya dengan mengakses situs kai.id.
Berita Terkait
KAI Terapkan Jarak Antar Penumpang
News 21 Maret 2020Langkah Antisipasi PT KAI Terhadap Corona
News 07 Maret 2020Akibat Corona, Pemerintah Beri Diskon Tiket Pesawat
News 28 Februari 2020Banjir Ganggu Pola Operasi KRL
News 25 Februari 2020Opang Getok Ongkos ke Penumpangnya Ratusan Ribu Rupiah
News 23 Februari 2020Aksi Heroik, Ayah Peluk Anaknya yang Nyaris Dilindas Kereta
News 30 Januari 2020
Terbaru
Menyepi Hati Di Pantai Sibolazi
Food & Travel 30 Oktober 2020Menyusuri Pasir Hitam di Pantai Tebing
Food & Travel 30 Oktober 2020Digerati House Sajikan Kopi Mulai Jam 7 Pagi
Food & Travel 30 Oktober 2020Alun-Alun Baru, Tempat Warga Depok Bercengkerama
Food & Travel 29 Oktober 2020Kue Muso, Kue Tradisional Favorit Warga Jambi
Food & Travel 29 Oktober 2020Kemping Cantik Di Tengah Hutan Di Sukabumi
Food & Travel 29 Oktober 2020Menikmati Sirup Kawista, Kesegarannya Setara Cola
Food & Travel 29 Oktober 2020
Berita Video
Popular Tags
Trending
Berburu Mainan di Jakarta Toys & Comics Fair 2020
News 29 Februari 2020Youtuber Masak Jenglot Goreng Tepung, Apa Rasanya?
News 19 November 2019Wali Kota Dikritik, Datang ke Acara Publik Cuma Pakai Foto
News 13 Oktober 2019649 Orang Diamankan Polisi Usai Demo DPR
News 01 Oktober 2019Seperti Apa sih Fasilitas Hotel Untuk Isolasi
News 28 April 2020Pesona Bukit Bintang Tiga Rasa di Lombok
Food & Travel 12 Oktober 2019Nasi Bakar Isi Kepompong Ulat Jati
Food & Travel 04 Oktober 2019Habis Demo Terbitlah Sampah
News 01 Oktober 2019