Batik Tulis Lasem, Simbol Akulturasi Budaya China-Jawa

Lifestyle 05 November 2020

Foto: brisik.id/Alfiyaturrohmaniyyah

Mendengar kata batik rasanya sudah tidak asing lagi di masyarakat Indonesia. Dulu, batik hanya dipakai oleh raja dan bangsawan sebagai simbol identitas diri. Namun, saat ini penggunaan batik sudah meluas hingga ke masyarakat tanpa memandang status sosial. Salah satu batik yang terkenal dengan batik akulturasi budaya China-Jawa adalah batik tulis Lasem.

Batik tulis Lasem muncul pada abad ke-15 M ketika Laksamana Cheng Ho pertama kali tiba di Lasem bersama anak buahnya bernama Bi Nang Un. Bi Nang Un meminta izin kepada Cheng Ho untuk menetap di Lasem. Setelah diberikan izin, ia menjemput keluarga beserta kerabatnya dari China untuk bermukim di Lasem. Setelah menetap di Lasem, Na Li Ni, istri Bi Nang Un mengenalkan aktivitas membatik pertama kali kepada masyarakat.


Foto: Brisik.id/Alfiyaturrohmaniyyah

Aktivitas membatik berkembang cukup pesat karena batik tulis Lasem memiliki keunikan tersendiri dari segi warna dan motif. Ciri khas warnanya yaitu merah darah ayam (getih pithik), sedangkan motifnya yaitu naga, burung Phoenix, bunga teratai, ornamen khas China, yang dipadukan dengan motif lokal seperti latohan, sekar jagad, pasiran, watu kricak, dan lainnya. Selain itu, batik tulis Lasem juga terkenal dengan sebutan batik tiga negeri dan empat negeri.

Proses produksi batik tulis Lasem masih mempertahankan cara tradisional menggunakan canting dan malam. Penggunaan alat ini diharapkan agar batik tulis Lasem tetap eksis dan dapat dijadikan sebagai ikon utama kota Lasem sebagai kota batik tulis.


Foto : brisik.id/Alfiyaturrohmaniyyah

Bagi Teman Brisik yang ingin memiliki kain batik tulis Lasem ataupun pakaian dari kain batik bisa berkunjung ke salah satu pengrajin batik yang telah berdiri sejak 1979 yaitu Batik Purnomo. Awal perintisan usaha batik tulis ini bermula dari pasangan bernama Purnomo dan Merry. Namun, saat ini sudah diwariskan kepada anaknya bernama Gustav.

Batik Purnomo memiliki ciri khas dalam bidang pewarnaan dan motif yang unik. Proses pewarnaan menghasilkan warna yang berbeda dengan pengrajin lainnya. Hal ini dikarenakan setiap pengrajin batik memiliki resep rahasia yang hanya diwariskan kepada generasi penerusnya.

Batik Purnomo ini sangat terkenal di masyarakat, baik di dalam maupun luar Rembang. Bahkan daerah pemasarannya tersebar luas ke kota-kota besar seperti Surabaya, Bali, Semarang,Jakarta hingga ke mancanegara.

Biasanya para pembeli Batik Purnomo selalu terpikat saat melihat keelokan kain batik yang dihasilkan, terutama pada motif lawasan dan aneka motif khas budaya China. Hal ini mendorong Batik Purnomo menjadi salah satu batik di Lasem yang mampu meraih Piala Upakarti dari Gubernur Jawa Tengah pada 1996.


Foto : brisik.id/Alfiyaturrohmaniyyah

Bagi Teman Brisik yang ingin membelinya, bisa datang langsung ke ruang pamer untuk melihat berbagai macam koleksinya. Alamatnya berada di Jl. Gedongmulyo V/I Lasem, Rembang.

Dari arah Semarang-Surabaya, Teman Brisik bisa menyusuri Jalan Pantura dan berpatokan pada gapura pintu masuk Desa Babagan. Tepat berada di depan gang ini terdapat gang Desa Gedongmulyo di sebelah utara jalan raya.

Di ruang pamer, Teman Brisik akan disuguhkan dengan harga yang bervariatif mulai Rp100.000 - 3.000.000 sesuai tingkat kerumitan motif. Selain itu, juga ada pilihan kain batik berbahan dasar kain kasar atau halus yang sudah diberi penanda pada ujung kain.

Di sini Teman Brisik juga bisa menyaksikan secara langsung proses dari awal membuat pola hingga pengemasan yang berada di sebelah selatan ruang pamer. Jadi selain berburu kain batik, Teman Brisik bisa mendapatkan pengetahuan baru mengenai seluk-beluk pembuatan batik.

Bagi Teman Brisik yang ingin menghabiskan waktu di Lasem bisa bermalam di Homestay Tiongkok Kecil Heritage Lasem di Jalan Karangturi No. 4/7, Mahbong, Karangturi Lasem. Tarifnya Rp300.000-an per malam.

Tags : Jawa China Akulturasi Lasem batik tulis Purnomo Batik tulis

Artikel ini ditulis oleh :

Alfiyaturrohmaniyyah
  

Ranking Level

BadgeNameKeterangan
Bronze 11-14 artikel
Bronze 215-30 artikel
Bronze 331-45 artikel
Bronze 445-60 artikel
Bronze 561-75 artikel
Silver 176-125 artikel
Silver 2126-175 artikel
Silver 3176-225 artikel
Silver 4226-275 artikel
Silver 5276-325 artikel
Gold 1326-400 artikel
Gold 2401-475 artikel
Gold 3476-550 artikel
Gold 4551-625 artikel
Gold 5626-700 artikel
Platinum 1701-800 artikel
Platinum 2801-900 artikel
Platinum 3901-1000 artikel
Platinum 41001-1100 artikel
Platinum 51101-1200 artikel
Diamond 11201-1350 artikel
Diamond 21351-1500 artikel
Diamond 31501-1650 artikel
Diamond 41651-1800 artikel
Diamond 5> 1800

Rembang {[{followers}]} Followers



Berita Terkait

Food & Travel

Banyumili, Restoran Berkonsep Jawa yang Numero Uno

Merasakan teduhnya alam ketika bersantap di Banyumili.

10 Jun 2021

News

Nikmati Sore Jakarta dengan Menonton Wayang Bahasa Indonesia

Menghadirkan pertunjukkan wayang masa kini untuk para anak muda yang tidak mengerti bahasa Jawa.

23 Mei 2021

Food & Travel

Taman Mangli Indah Jember Nuansa Kebinekaan

Menyambangi restoran unik dengan menu makanan yang menarik.

19 Mei 2021

Kamu Mungkin Tertarik

Food & Travel

Mengenang Sejarah Kelam Monumen Soco di Magetan

Tak kurang 108 jenazah korban kebiadaban PKI ditemukan dalam sebuah sumur kecil yang kini dijadikan monumen.

10 April 2021

Food & Travel

Ngopi Sambil Belajar di Studente Coffee

Tempat nyaman untuk menunjang kualitas beraktifitas.

18 Februari 2021

Food & Travel

Mangrove BSD, Destinasi Wisata Bakau Kota Bontang

Favorit masyarakat Bontang untuk menghabiskan waktu di akhir pekan.

15 Oktober 2020

Food & Travel

Megahnya Kelenteng Sanggar Agung

Kelenteng di tepi laut dengan gerbang naga yang majestik.

16 November 2020

Food & Travel

Siapa Sangka, Semarang Punya Spot Mirip Grand Canyon

Namanya Brown Canyon yang merupakan area galian dan penambangan pasir.

17 Juli 2020

Terbaru

more

Food & Travel

Air Terjun Sikulikap, Indah di Tengah Hutan Tropis Berastagi

Air terjun dengan ketinggian sekitar 30 meter.

19 Juni 2021

Food & Travel

Bonbale Coffee and Farm, Coffee Shop dengan Nuansa Alam Asri

Area sekitarnya adalah kebun salak dan ada aliran sungai yang jernih.

19 Juni 2021

Food & Travel

Memandang Langit Malam di Kedai Secangkir Coffee

Kedai kopi yang menempati halaman luas di sebuah bursa mobil.

19 Juni 2021

Food & Travel

Kopi Sakarek, Mau di Luar atau di Dalam Sama-Sama Nyaman

Tempat ngopi dengan desain interior cerah nan menyegarkan mata.

19 Juni 2021

Food & Travel

Kirk Coffee & Satay, Kombinasi Kopi dan Sate a'la Angkringan

Kombinasi jualan kuliner yang tidak begitu lazim.

19 Juni 2021

Berita Video

more