Mitos Awet Muda di Air Terjun Tiu Kelep
Food & Travel 19 Oktober 2020mitos suku sasak awet muda kopi senaru lombok utara lombok wisata alam gunung rinjani sungai air terjun tiu kelep

Foto: instagram.com/raphtravels
Berbicara tentang destinasi wisata di Lombok Utara, ada salah satu wisatanya yang paling terkenal dan menjadi favorit banyak orang. Namanya Air Terjun Tiu Kelep, bersebelahan dengan Air Terjun Sendang Gile, beralamat di Jalan Pariwisata Senaru, Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, NTB.
Nama Tiu Kelep berasal dari bahasa Sasak. 'Tiu' berarti air dan 'kelep' berarti terbang. Penamaan tersebut karena air terjun ini memiliki percikan air yang kuat dan deras. Bahkan kita bisa merasakan percikan air terjun ini dari jarak 100 meter.

Foto: instagram.com/moms_briadiceria/
Air terjun ini memiliki sebuah aliran yang paling besar dengan tinggi 45 meter. Di belakangnya terdapat sekitar sepuluh aliran lainnya dengan curahan air lebih kecil dengan tinggi 40 meter. Di bawahnya terdapat kolam yang cukup luas dan dalam. Pengunjung bisa mandi di kolam ini asal tidak terlalu ke tengah, karena bisa terseret derasnya pancuran air.
Aliran airnya mengalir dari sebuah tebing berbentuk setengah lingkaran. Di sekitar tebing ditumbuhi tumbuhan hijau merambat dan pepohonan yang rimbun. Di sekitar kolamnya terdapat bebatuan besar yang bisa dijadikan sebagai tempat beristirahat atau spot foto.
Sedangkan airnya bersumber dari Danau Segara Anak, Gunung Rinjani. Konon, menurut mitos masyarakat Sasak airnya berkhasiat membuat seseorang terlihat awet muda. Banyak pengunjung yang mencobanya dengan membasuh muka di kolam air terjun dan bercermin, banyak dari mereka yang mengatakan terlihat lebih muda satu atau dua tahun.

Foto:instagram.com/heruwibw/
Untuk menuju lokasi air terjun memang tidak mudah. Dari pintu masuk, pengunjung perlu berjalan sekitar 1,5 kilometer dengan waktu 30-40 menit. Pertama, pengunjung akan melalui jalan setapak yang sudah disemen, selanjutnya memasuki kawasan hutan dengan jalan tanah, kemudian melewati puluhan anak tangga dan jembatan. Terakhir, dilanjutkan dengan menyusuri sungai.
Tips sebelum berkunjung, gunakanlah alas kaki yang tidak licin, bawalah makanan dan minuman yang cukup, karena penjual makanan hanya terdapat di area pintu masuk. Untuk mengambil foto, gunakanlah kamera antiair agar tidak terkena percikan air terjun dan untuk berjaga-jaga selalu sedia perlengkapan P3K.
Air Terjun Tiu Kelep dibuka setiap hari dari jam 07.00-16.00 waktu setempat. Tiket masuk sebesar Rp5.000 per orang dan biaya parkir Rp3.000 untuk motor dan Rp5.000 untuk mobil. Fasilitasnya area parkir, gazebo, toilet, musala, jasa pemandu perjalanan dan beberapa pedagang minuman dan makanan di area pintu masuk.

Foto:instagram.com/jenwa_tour/
Air terjun ini berjarak sekitar 65 kilometer dari Kota Mataram dengan waktu perjalanan selama dua jam atau lebih. Jalannya sudah diaspal, hanya saja agak berkelok dan menanjak karena merupakan daerah pegunungan.
Ada dua rute terdekat yang bisa diikuti, dari Kota Mataram - Ampenan - Senggigi - Pemenang - Bayan - Senaru - Air Terjun Tiu Kelep. Rute kedua dari Kota Mataram - Gunung Sari - Pusuk Pass - Pemenang - Bayan - Senaru - Air Terjun Tiu Kelep.
Sayangnya, belum ada angkutan umum yang bisa digunakan sampai ke lokasi air terjun, namun pengunjung bisa menyewa mobil atau menggunakan jasa travel dari Kota Mataram dengan tarif mulai dari Rp200.000.
Bisnis Lokal
Oleh-oleh khas Senaru yang tidak boleh Teman Brisik lewatkan saat berkunjung adalah kopi robusta. Ini merupakan kopi serbuk dengan aroma vanili. Kopi ini diolah dari biji kopi asli Senaru yang bisa didapatkan dengan mudah di sepanjang Jalan Raya Pariwisata Senaru-Bayan dengan harga per bungkusnya mulai dari Rp25.000.
Untuk penginapan, tidak susah untuk menemukan penginapan, karena 80 meter dari lokasi wisata ada sebuah penginapan bernama Dragonfly Senaru Lodge. Berada di Jalan Raya Pariwisata Senaru, Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Lombok Utara.
Dari penginapan ini pengunjung bisa melihat langsung pemandangan Air Terjun Tiu Kelep. Adapun fasilitasnya: area parkir, layanan kebersihan, area taman, WiFi dan sarapan gratis. Tarifnyanya mulai dari Rp200.000 untuk sekali menginap.
Nama Tiu Kelep berasal dari bahasa Sasak. 'Tiu' berarti air dan 'kelep' berarti terbang. Penamaan tersebut karena air terjun ini memiliki percikan air yang kuat dan deras. Bahkan kita bisa merasakan percikan air terjun ini dari jarak 100 meter.

Foto: instagram.com/moms_briadiceria/
Air terjun ini memiliki sebuah aliran yang paling besar dengan tinggi 45 meter. Di belakangnya terdapat sekitar sepuluh aliran lainnya dengan curahan air lebih kecil dengan tinggi 40 meter. Di bawahnya terdapat kolam yang cukup luas dan dalam. Pengunjung bisa mandi di kolam ini asal tidak terlalu ke tengah, karena bisa terseret derasnya pancuran air.
Aliran airnya mengalir dari sebuah tebing berbentuk setengah lingkaran. Di sekitar tebing ditumbuhi tumbuhan hijau merambat dan pepohonan yang rimbun. Di sekitar kolamnya terdapat bebatuan besar yang bisa dijadikan sebagai tempat beristirahat atau spot foto.
Sedangkan airnya bersumber dari Danau Segara Anak, Gunung Rinjani. Konon, menurut mitos masyarakat Sasak airnya berkhasiat membuat seseorang terlihat awet muda. Banyak pengunjung yang mencobanya dengan membasuh muka di kolam air terjun dan bercermin, banyak dari mereka yang mengatakan terlihat lebih muda satu atau dua tahun.

Foto:instagram.com/heruwibw/
Untuk menuju lokasi air terjun memang tidak mudah. Dari pintu masuk, pengunjung perlu berjalan sekitar 1,5 kilometer dengan waktu 30-40 menit. Pertama, pengunjung akan melalui jalan setapak yang sudah disemen, selanjutnya memasuki kawasan hutan dengan jalan tanah, kemudian melewati puluhan anak tangga dan jembatan. Terakhir, dilanjutkan dengan menyusuri sungai.
Tips sebelum berkunjung, gunakanlah alas kaki yang tidak licin, bawalah makanan dan minuman yang cukup, karena penjual makanan hanya terdapat di area pintu masuk. Untuk mengambil foto, gunakanlah kamera antiair agar tidak terkena percikan air terjun dan untuk berjaga-jaga selalu sedia perlengkapan P3K.
Air Terjun Tiu Kelep dibuka setiap hari dari jam 07.00-16.00 waktu setempat. Tiket masuk sebesar Rp5.000 per orang dan biaya parkir Rp3.000 untuk motor dan Rp5.000 untuk mobil. Fasilitasnya area parkir, gazebo, toilet, musala, jasa pemandu perjalanan dan beberapa pedagang minuman dan makanan di area pintu masuk.

Foto:instagram.com/jenwa_tour/
Air terjun ini berjarak sekitar 65 kilometer dari Kota Mataram dengan waktu perjalanan selama dua jam atau lebih. Jalannya sudah diaspal, hanya saja agak berkelok dan menanjak karena merupakan daerah pegunungan.
Ada dua rute terdekat yang bisa diikuti, dari Kota Mataram - Ampenan - Senggigi - Pemenang - Bayan - Senaru - Air Terjun Tiu Kelep. Rute kedua dari Kota Mataram - Gunung Sari - Pusuk Pass - Pemenang - Bayan - Senaru - Air Terjun Tiu Kelep.
Sayangnya, belum ada angkutan umum yang bisa digunakan sampai ke lokasi air terjun, namun pengunjung bisa menyewa mobil atau menggunakan jasa travel dari Kota Mataram dengan tarif mulai dari Rp200.000.
Bisnis Lokal
Oleh-oleh khas Senaru yang tidak boleh Teman Brisik lewatkan saat berkunjung adalah kopi robusta. Ini merupakan kopi serbuk dengan aroma vanili. Kopi ini diolah dari biji kopi asli Senaru yang bisa didapatkan dengan mudah di sepanjang Jalan Raya Pariwisata Senaru-Bayan dengan harga per bungkusnya mulai dari Rp25.000.
Untuk penginapan, tidak susah untuk menemukan penginapan, karena 80 meter dari lokasi wisata ada sebuah penginapan bernama Dragonfly Senaru Lodge. Berada di Jalan Raya Pariwisata Senaru, Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Lombok Utara.
Dari penginapan ini pengunjung bisa melihat langsung pemandangan Air Terjun Tiu Kelep. Adapun fasilitasnya: area parkir, layanan kebersihan, area taman, WiFi dan sarapan gratis. Tarifnyanya mulai dari Rp200.000 untuk sekali menginap.
Artikel ini ditulis oleh Baiq
mitos suku sasak awet muda kopi senaru lombok utara lombok wisata alam gunung rinjani sungai air terjun tiu kelep
Berita Terkait
Gubuk Coffee, Ngopi Enak Ditemani Live Acoustic Merdu
Food & Travel 13 November 2020Pantai Seger, Tempat Terjadinya Legenda Putri Mandalika
Food & Travel 12 November 2020Segarkan Memori di Para Koffie
Food & Travel 11 November 2020Mancing Gratis di Bendungan Pengga
Food & Travel 11 November 2020Berkelana Menuju Air Terjun Tanjung Raja
Food & Travel 10 November 2020Terbenam Dalam Keindahan Panorama Alam Sewu
Food & Travel 10 November 2020
Terbaru
Candi Pringapus dan Danau yang Tak Pernah Kering
Food & Travel 13 November 2020Mandy's, Kafe Lucu yang Instagramable
Food & Travel 13 November 2020Warunk Upnormal Memang Paling Pas Buat Nongkrong
Food & Travel 13 November 2020Nuansa Korea di Cafe Amico Palembang
Food & Travel 13 November 2020Laksan, Pempek yang Diberi Tambahan Kuah Santan
Food & Travel 13 November 2020Cita Rasa India di Nasgor Rempah Mbah Soleh
Food & Travel 13 November 2020Bermanja Dengan Senja di Waduk Cengklik
Food & Travel 13 November 2020Menara Eiffel Juga Ada di Lombok
Food & Travel 13 November 2020Wisata Petik Buah Melon di Terong Tawah
Food & Travel 13 November 2020
Berita Video
Popular Tags
Trending
Berburu Mainan di Jakarta Toys & Comics Fair 2020
News 29 Februari 2020Youtuber Masak Jenglot Goreng Tepung, Apa Rasanya?
News 19 November 2019Wali Kota Dikritik, Datang ke Acara Publik Cuma Pakai Foto
News 13 Oktober 2019649 Orang Diamankan Polisi Usai Demo DPR
News 01 Oktober 2019Seperti Apa sih Fasilitas Hotel Untuk Isolasi
News 28 April 2020Pesona Bukit Bintang Tiga Rasa di Lombok
Food & Travel 12 Oktober 2019Nasi Bakar Isi Kepompong Ulat Jati
Food & Travel 04 Oktober 2019Habis Demo Terbitlah Sampah
News 01 Oktober 2019