
Jika berkunjung ke Desa Tete Batu, Lombok Timur, maka wajib mengunjungi Air Terjun Sarang Walet. Meski air terjun ini tidak terlalu tinggi, hanya sekitar 5-7 meter, tapi tempatnya yang tersembunyi di balik gua membuat penasaran.
Dibutuhkan effort lebih jika ingin mengunjungi Air Terjun Sarang Walet ini karena harus menuruni puluhan anak tangga kemudian menyusuri sungai. Kedalaman air sungai mencapai satu meter dan perlu menyusurinya sepanjang 10-15 meter.
Baru setelah itu, pengunjung akan memasuki sebuah gua yang cukup lebar. Di tengah-tengahnya terdapat air terjun bernama Air Terjun Sarang Walet. Dinamakan “sarang walet” karena dulunya gua ini ditinggali puluhan bahkan ratusan burung walet. Akan tetapi, sekarang burung-burung itu sudah tidak ada.
Foto: instagram/@sebutsaja_bakti
Keindahan alam yang dimiliki air terjun ini terletak pada dinding-dinding gua yang membentuk motif atau corak tertentu akibat erosi sungai. Pada dinding gua, menjalar akar-akar pohon yang mengucur air kecil-kecil menyerupai tirai.
Meski perjalanannya tidak mudah, air terjun ini tak pernah sepi pengunjung. Banyak orang rela datang jauh-jauh untuk mandi di bawah kucuran Air Terjun Sarang Walet. Tak sedikit juga di antara pengunjung tersebut merupakan turis asing yang melancong ke Lombok.
Wisata ini buka setiap hari, mulai dari pukul 07.00-17.00. Untuk tiket masuknya sebesar Rp2.000/orang dan parkir motor sebesar Rp2.000. Wisata Air Terjun Sarang Walet menyediakan area parkir, tempat duduk, spot foto, dan kamar mandi.
Foto: instagram/@sebutsaja_bakti
Lokasi Air Terjun Sarang Burung Walet ini terletak di Dusun Kembang Kuning, Desa Tete Batu, Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat. Kondisi jalannya sudah cukup bagus dan bisa menggunakan kendaraan pribadi atau transportasi umum.
Dari arah Kota Selong, jarak menuju lokasi air terjun sekitar 20 km atau sekitar 30 menit perjalanan. Pengunjung harus mengambil rute Kota Selong - Kota Pancor - Dasan Lekong - Masbagik - Lendang Nangka - Tete Batu - Air Terjun Sarang Walet.
Jika menggunakan transportasi umum dari terminal Pancor, bisa memilih carry (sejenis angkot) jurusan Pancor-Masbagik dan turun di perempatan Masbagik dengan membayar sekitar Rp7.000. Setelah itu, bisa memesan ojek untuk sampai ke lokasi wisata dengan biaya sekitar Rp20.000.
Foto: instagram/@_iksan99
Sementara jika menempuh perjalanan dari Kota Mataram, jaraknya sekitar 50 km. Dengan rute Mataram - Narmada - Sedau - Mantang - Kopang - Terara - Sikur - Paok Motong - Desa Tete Batu - Air Terjun Sarang Walet.
Bisa juga dengan kendaraan umum yakni transportasi engkel (sejenis minibus) ke arah Pasar Paok Motong dengan membayar Rp15.000-Rp25.000. Kemudian, turun di perempatan Paok Motong dan menggunakan ojek dengan membayar Rp15.000-Rp20.000.
Ada beberapa tips untuk mengunjungi Air Terjun Sarang Walet. Jika menggunakan kendaraan pribadi sebaiknya dengan motor karena lokasi wisata ini agak masuk pemukiman penduduk dan kondisi jalannya relatif kecil.
Pengunjung juga disarankan memakai alas kaki berupa sandal yang kuat karena harus melewati sungai. Selain itu, bawalah pakaian ganti serta bekal makanan dan minuman karena masih jarang penjual. Berwisata ke tempat ini sebaiknya tidak pada musim hujan karena dikhawatirkan debit air sungai akan tinggi dan deras.
Foto: booking.com
Tak jauh dari Air Terjun Sarang Walet sudah ada penginapan yakni Aryasuta Bungalows. Beralamat di Jalan Pariwisata, Kembang Kuning, Desa Tete Batu, Kecamatan Sikur, Lombok Timur dengan jarak hanya sekitar 421 meter.
Adapun fasilitas penginapannya adalah layanan resepsionis 24 jam, area bebas asap rokok, area parkir, ruang keluarga, wifi gratis, dan sarapan gratis. Harga yang ditawarkan untuk sewa kamarnya pada kisaran Rp350.000 untuk sekali menginap.
Jika ingin membeli oleh-oleh tidak perlu bingung karena Desa Tete Batu memiliki hasil perkebunan dan pertanian yang menarik. Beberapa komoditas yang terkenal yakni olahan kopi, tembakau, dan buah-buahan.
Ada salah satu yang wajib dicoba yakni manisan buah pala khas Tete Batu yang rasanya manis dan segar serta berkhasiat menghangatkan badan. Manisan pala ini banyak dijual di daerah Ulem-Ulem, sekitar 3 kilometer dari lokasi Air Terjun Sarang Walet. Harganya berkisar Rp10.000 saja.
Berita Terkait
Sarang Walet, Air Terjun Tersembunyi di Balik Gua
Food & Travel 15 Oktober 2020SAT9 Waterpark, Wahana Rekreasi dan Edukasi
Food & Travel 13 Oktober 2020Hanya di Pancor Kopong Berwisata Bisa Gratis
Food & Travel 13 Oktober 2020
Terbaru
Pemandangan Epik Gunung Bromo dari Seruni Point
Food & Travel 20 Oktober 2020Angkringanku, Tempat Makan Sambil Tukar Pikiran
Food & Travel 20 Oktober 2020Bakoel Koffie Cikini, Sudah Ada Sejak Masa Kolonial
Food & Travel 20 Oktober 2020Ragam Makanan Tradisional di Restoran Serasa
Food & Travel 20 Oktober 2020Segarkan Mata, Taman Bunga Calosia di Bangka
Food & Travel 20 Oktober 2020Tanjung Keluang, Cocok Untuk Menyendiri
Food & Travel 20 Oktober 2020
Berita Video
Popular Tags
Trending
Berburu Mainan di Jakarta Toys & Comics Fair 2020
News 29 Februari 2020Youtuber Masak Jenglot Goreng Tepung, Apa Rasanya?
News 19 November 2019Wali Kota Dikritik, Datang ke Acara Publik Cuma Pakai Foto
News 13 Oktober 2019649 Orang Diamankan Polisi Usai Demo DPR
News 01 Oktober 2019Seperti Apa sih Fasilitas Hotel Untuk Isolasi
News 28 April 2020Pesona Bukit Bintang Tiga Rasa di Lombok
Food & Travel 12 Oktober 2019Nasi Bakar Isi Kepompong Ulat Jati
Food & Travel 04 Oktober 2019Habis Demo Terbitlah Sampah
News 01 Oktober 2019