
Mayoritas masyarakat yang tinggal di Padang, Sumatera Barat menyukai pedas. Bahkan saat sudah terbiasa, jika tidak melahap yang pedas-pedas jadi kurang berselera.
Salah satu kuliner bercita rasa pedas membara adalah ayam geprek. Banyak dijual di seluruh penjuru Nusantara.
Ayam geprek merupakan kuliner berupa ayam goreng diselimuti tepung garing yang diulek atau dilumatkan bersama sambal bajak. Ayam geprek pertama kali populer di kota Yogyakarta. Geprek adalah istilah Bahasa Jawa yang berarti "dipukul", "ditekan", atau "dilumatkan".
Di Kota Padang, ada salah satu penjual ayam geprek yang cukup direkomendasikan, namanya "Geprek Pakdhe Momon Padang". Kedainya berlokasi di Jl. Ratulangi No. 15 Kota Padang, buka setiap hari dari pukuk 11 siang sampai 12 malam.
Foto: instagram/@geprekpakdhe.padang
Kedainya menempati bangunan berupa kios dengan konsep cukup membuat nyaman. Pengunjung yang memilih makan di tempat, dapat memilih area depan (semi outdoor) yang bisa dipakai sebagai smooking area, atau ruangan indoor yang dilengkapi AC. Di area indoor pula, terpasang jam dinding cukup besar. Penggunaan warna di dalam ruangan didominasi oleh warna abu dan polos.
Fasilitas di dalam kedai cukup baik. Pengunjung muslim yang ingin beribadah sudah disediakan mushala. Selain itu terdapat toilet serta halaman parkir cukup luas.
Meski mengusung nama 'Geprek', kedai ini tak hanya menghadirkan menu ayam saja. Tersedia rice bowl, snack, nasi goreng, kwetiau, nasi gila, olahan ayam. Untuk menu geprek hadir dalam beberapa varian sambal mulai dari sambal teri, sambal matah dan sambal bawang.
Foto: instagram/@geprekpakdhe.padang
Menu spesial dan tergolong baru adalah nasi dengan kulit krispy. Bagi pecinta kulit ayam, diwajibkan untuk mencicipinya.
Harga makanan dibanderol mulai dari Rp10.000 sampai Rp27.000. Untuk minuman tersedia teh, kopi, moji tea, jus, milk shake, orang, dan minuman fresh dengan harga mulai dari Rp5.000 sampai Rp15.000.
Segi penyajian makanan tidak jauh berbeda dengan tempat makan pada umumnya. Makanan disajikan di atas piring melamin putih dilengkapi dengan garnish yang memberikan kesan cantik. Sedangkan untuk minuman moji tea disajikan menggunakan gelas kaca tinggi dengan tambahan pelengkap daun mint dan lemon yang membuat tampilannya semakin terlihat segar.
Foto: instagram/@geprekpakdhe.padang
Untuk mencapainya bisa berangkat dari Jl. M. Hatta, Kota Padang dengan jarak tempuh sekitar 8,6 kilometer. Tak perlu repot, semua menu sudah bisa dipesan melalui aplikasi ojek online. Informasi terbaru silakan kunjungi akun instagram @geprekpakdhe.padang.
Selamat berkunjung!
Berita Terkait
Kalijodo Coffee, Tempat Nongkrong Baru di Padang
Food & Travel 24 Februari 2021Paduan Kopi dan Boba Kreasi Kalijodo Coffee
Food & Travel 24 Februari 2021Menikmati Sajian Soerabi Khas Bandung
Food & Travel 23 Februari 2021Jatuh Cinta Dengan Toko Kopi Kita
Food & Travel 20 Februari 2021Sensasi Pedas Menampar dari Mie Kober Jember
Food & Travel 18 Februari 2021
Terbaru
Memandang Langit Biru Dari Langit Biru Coffee
Food & Travel 25 Februari 2021Melihat Indahnya Sunset di Pantai Barat Pangandaran
Food & Travel 25 Februari 2021Seblak Immortal, Makanan Pedas Penggugah Mental
Food & Travel 25 Februari 2021Gurihnya Pepes Ikan Gurami di RM Warung Jeruk
Food & Travel 25 Februari 2021Segarnya Es Durian Kocok Buatan CIk Roza
Food & Travel 25 Februari 2021Masjid At-Taqwa, Perpaduan Gaya Eropa dengan Aceh
Food & Travel 25 Februari 2021Serba Putih di Kedai Sels Coffee
Food & Travel 25 Februari 2021Makam Ratu di Puncak Gunung Bancak
Food & Travel 25 Februari 2021
Berita Video
Popular Tags
Trending
Berburu Mainan di Jakarta Toys & Comics Fair 2020
News 29 Februari 2020Nongkrong Asyik di Sumur Moo Nyoo
Food & Travel 07 Oktober 2020Youtuber Masak Jenglot Goreng Tepung, Apa Rasanya?
News 19 November 2019Seperti Apa sih Fasilitas Hotel Untuk Isolasi
News 28 April 2020Pesona Bukit Bintang Tiga Rasa di Lombok
Food & Travel 12 Oktober 2019Nasi Bakar Isi Kepompong Ulat Jati
Food & Travel 04 Oktober 2019Mahasiswa Tuntut DPR Menunda RUU KUHP
News 20 September 2019