
Foto: enspiredplus.com
Sama seperti saat belanja di toko online, Teman Brisik mungkin akan berpikir dua kali untuk membuat reservasi di sebuah hotel atau restoran yang memiliki rating rendah atau bintangnya dibawah tiga. Padahal belum tentu hotel atau restoran itu memiliki kualitas yang rendah.
Tidak bisa dipungkiri, di dunia yang serba Internet ini ulasan online dapat membantu meningkatkan atau justru menghancurkan bisnis. Dari sebuah studi yang dilakukan oleh Pew Research Center, menemukan bahwa 40 persen konsumen "selalu" atau "hampir selalu" memeriksa ulasan online sebelum melakukan pembelian.
Begitu juga dari studi yang dilakukan Harvard Business School. Mereka menemukan bahwa peningkatan rating, meskipun itu hanya satu bintang, bisa menyebabkan peningkatan pendapatan 5 - 9 persen. Dari sini Teman Brisik dapat melihat mengapa restoran, hotel, bar, tergoda untuk membeli jasa pembuat ulasan.
Jasa seperti ini sudah ramai bermunculan. Mereka menawarkan untuk menulis rekomendasi positif dengan bayaran tentunya. Tidak susah, hanya perlu mengetik "buy reviews" di Google, dan akan bermunculan beragam pihak yang menawarkan jasa ini.
Foto:brisik.id
Tetapi apa yang terjadi jika konsumen tidak tertarik untuk meninggalkan ulasan? Apa yang terjadi jika bulan demi bulan bisnis tidak mendapatkan ulasan?
Mungkin di sini saatnya tergoda membeli ulasan palsu. Tapi percayalah, Anda tidak ingin mengambil jalur ini. Ini berisiko, kotor, dan dapat merusak reputasi bisnis. Berikut adalah tiga alasan mengapa membeli ulasan adalah ide yang buruk.
1. Bisa Kehilangan Kepercayaan dan Kredibilitas
Seperti disinggung di atas, peningkatan rating, meskipun itu hanya satu bintang, bisa menyebabkan peningkatan pendapatan 5 - 9 persen.
Statistik seperti inilah yang menyebabkan banyak bisnis hotel dan restoran mempertimbangkan untuk membeli ulasan. Tapi ingat, jika kabar ini keluar ke publik, kepercayaan dan kredibilitas bisnis Anda akan menderita. Tidak ada yang lebih penting dari kepercayaan konsumen, jadi Anda tidak boleh mengambil risiko ini.
2. Ini Mungkin Ilegal
Federal Trade Commission atau Komisi Perdagangan Federal Amerika Serikat menindak praktik pembelian ulasan online dalam upaya untuk meningkatkan pengalaman pembelian online.
Anda dapat meminta pelanggan untuk memberikan ulasan. Anda bahkan dapat memberikan insentif untuk melakukannya, selama itu diungkapkan. Namun, apa yang dilarang adalah membayar ulasan tanpa mengungkapkan ini kepada pengguna situs.
3. Ada Opsi Lain
Ada banyak cara yang sah untuk menghasilkan ulasan online positif. Dengan strategi yang tepat, Anda tidak perlu menghabiskan waktu dan uang untuk membeli ulasan. Sebagai gantinya, Anda dapat mengandalkan layanan yang dapat dipercaya untuk mengumpulkan ulasan yang asli dan jujur. (red)
Tidak bisa dipungkiri, di dunia yang serba Internet ini ulasan online dapat membantu meningkatkan atau justru menghancurkan bisnis. Dari sebuah studi yang dilakukan oleh Pew Research Center, menemukan bahwa 40 persen konsumen "selalu" atau "hampir selalu" memeriksa ulasan online sebelum melakukan pembelian.
Begitu juga dari studi yang dilakukan Harvard Business School. Mereka menemukan bahwa peningkatan rating, meskipun itu hanya satu bintang, bisa menyebabkan peningkatan pendapatan 5 - 9 persen. Dari sini Teman Brisik dapat melihat mengapa restoran, hotel, bar, tergoda untuk membeli jasa pembuat ulasan.
Jasa seperti ini sudah ramai bermunculan. Mereka menawarkan untuk menulis rekomendasi positif dengan bayaran tentunya. Tidak susah, hanya perlu mengetik "buy reviews" di Google, dan akan bermunculan beragam pihak yang menawarkan jasa ini.
Foto:brisik.id
Tetapi apa yang terjadi jika konsumen tidak tertarik untuk meninggalkan ulasan? Apa yang terjadi jika bulan demi bulan bisnis tidak mendapatkan ulasan?
Mungkin di sini saatnya tergoda membeli ulasan palsu. Tapi percayalah, Anda tidak ingin mengambil jalur ini. Ini berisiko, kotor, dan dapat merusak reputasi bisnis. Berikut adalah tiga alasan mengapa membeli ulasan adalah ide yang buruk.
1. Bisa Kehilangan Kepercayaan dan Kredibilitas
Seperti disinggung di atas, peningkatan rating, meskipun itu hanya satu bintang, bisa menyebabkan peningkatan pendapatan 5 - 9 persen.
Statistik seperti inilah yang menyebabkan banyak bisnis hotel dan restoran mempertimbangkan untuk membeli ulasan. Tapi ingat, jika kabar ini keluar ke publik, kepercayaan dan kredibilitas bisnis Anda akan menderita. Tidak ada yang lebih penting dari kepercayaan konsumen, jadi Anda tidak boleh mengambil risiko ini.
2. Ini Mungkin Ilegal
Federal Trade Commission atau Komisi Perdagangan Federal Amerika Serikat menindak praktik pembelian ulasan online dalam upaya untuk meningkatkan pengalaman pembelian online.
Anda dapat meminta pelanggan untuk memberikan ulasan. Anda bahkan dapat memberikan insentif untuk melakukannya, selama itu diungkapkan. Namun, apa yang dilarang adalah membayar ulasan tanpa mengungkapkan ini kepada pengguna situs.
3. Ada Opsi Lain
Ada banyak cara yang sah untuk menghasilkan ulasan online positif. Dengan strategi yang tepat, Anda tidak perlu menghabiskan waktu dan uang untuk membeli ulasan. Sebagai gantinya, Anda dapat mengandalkan layanan yang dapat dipercaya untuk mengumpulkan ulasan yang asli dan jujur. (red)
Berita Terkait
Unboxing Robot Seks Makin Populer di YouTube
Techno 05 Desember 2019
Terbaru
Manisnya Donat Kalis di Semarang
Food & Travel 01 Maret 2021Situ Lembang, Danau Buatan Nan Memukau
Food & Travel 01 Maret 2021Dua Budaya Berdampingan di Menara Kudus
Food & Travel 01 Maret 2021Serba Keju dan Soju Halal di Oifyoo
Food & Travel 01 Maret 2021
Berita Video
Popular Tags
Trending
Berburu Mainan di Jakarta Toys & Comics Fair 2020
News 29 Februari 2020Nongkrong Asyik di Sumur Moo Nyoo
Food & Travel 07 Oktober 2020Youtuber Masak Jenglot Goreng Tepung, Apa Rasanya?
News 19 November 2019Seperti Apa sih Fasilitas Hotel Untuk Isolasi
News 28 April 2020Pesona Bukit Bintang Tiga Rasa di Lombok
Food & Travel 12 Oktober 2019Nasi Bakar Isi Kepompong Ulat Jati
Food & Travel 04 Oktober 2019Mahasiswa Tuntut DPR Menunda RUU KUHP
News 20 September 2019