Kulineran dan Bersepeda di Pasar Pancingan Bilebante
Food & Travel 26 November 2020pasar pancingan bilebante desa wisata hijau bilebante lombok tengah lombok ntb desa wisata bersepeda

Foto: instagram.com/pasarpancingan
Pasar Pancingan Bilebante merupakan salah satu objek wisata alam berbasis kuliner yang berada di Desa Bilebante, Kecamatan Pringgarata, Kabupaten Lombok Tengah, NTB. Tempat ini berbatasan langsung dengan Lombok Barat.
Pasar ini menawarkan berbagai makanan khas Lombok, seperti serabi, klepon, lupis, plecing kangkung hingga nasi balap. Menariknya, semua lapak yang berjualan di sini menerima pembayaran hanya menggunakan kepeng.
Jadi sebelum belanja, Teman Brisik harus menukarkan uang dengan "kepeng" sesuai dengan nominal yang tersedia. Contohnya 5 untuk Rp5.000, 2,5 untuk Rp2.500 dan 10 untuk Rp10.000.
Foto: instagram.com/nikitaindah/
Harga makanan dan minuman yang ditawarkan di tempat ini tidak membuat kantong bolong, mulai dari Rp2.500 - 20.000 per porsinya.
Pasar Pancingan Bilebante juga menyediakan spot pemancingan. Hasil pancingan bisa dinikmati langsung di tempat dengan membakarnya ataupun bisa dibawa pulang untuk oleh-oleh.
Tempat ini cocok untuk wisata keluarga, karena selain kulineran dan memancing, Teman Brisik juga disediakan area belajar memanah serta kolam untuk bermain anak.
Selain itu Teman Brisik juga bisa menikmati panorama alam yang menakjubkan di Desa Bilebante dengan bersepeda. Teman-teman bisa menyewa sepeda dengan tarif Rp50.000/orang sudah termasuk coffee break dan jasa pemandu. Jalur bersepedanya kurang lebih 2 km melintasi areal persawahan dan jalan setapak.
Foto: brisik.id/Putrayasa
Nah setelah lelah bersepeda, Teman Brisik bisa kembali ke Pasar Pancingan Bilebante untuk menikmati kulinernya atau sekadar bercengkerama bersama kawan sambil mendengar musik akustikan serta hiburan-hiburan lainnya. Sejuknya udara dengan pepohonan rindang di tempat ini membuat waktu terasa begitu singkat.
Pasar Pancingan Bilebante hanya buka setiap hari Minggu pukul 08.00 -12.00 WITA. Jadi tak heran setiap hari Minggu tempat ini selalu dipadati pengunjung. Setiap minggunya pengunjung akan disuguhkan hiburan yang berbeda sehingga tidak membosankan bagi pengunjung yang datang. Hiburan yang dihadirkan antara lain live music, pertunjukan hipnotis, tari api hingga kesenian-kesenian daerah.
Foto: instagram.com/pasarpancingan
Pasar ini menawarkan berbagai makanan khas Lombok, seperti serabi, klepon, lupis, plecing kangkung hingga nasi balap. Menariknya, semua lapak yang berjualan di sini menerima pembayaran hanya menggunakan kepeng.
Jadi sebelum belanja, Teman Brisik harus menukarkan uang dengan "kepeng" sesuai dengan nominal yang tersedia. Contohnya 5 untuk Rp5.000, 2,5 untuk Rp2.500 dan 10 untuk Rp10.000.
Foto: instagram.com/nikitaindah/
Harga makanan dan minuman yang ditawarkan di tempat ini tidak membuat kantong bolong, mulai dari Rp2.500 - 20.000 per porsinya.
Pasar Pancingan Bilebante juga menyediakan spot pemancingan. Hasil pancingan bisa dinikmati langsung di tempat dengan membakarnya ataupun bisa dibawa pulang untuk oleh-oleh.
Tempat ini cocok untuk wisata keluarga, karena selain kulineran dan memancing, Teman Brisik juga disediakan area belajar memanah serta kolam untuk bermain anak.
Selain itu Teman Brisik juga bisa menikmati panorama alam yang menakjubkan di Desa Bilebante dengan bersepeda. Teman-teman bisa menyewa sepeda dengan tarif Rp50.000/orang sudah termasuk coffee break dan jasa pemandu. Jalur bersepedanya kurang lebih 2 km melintasi areal persawahan dan jalan setapak.
Foto: brisik.id/Putrayasa
Nah setelah lelah bersepeda, Teman Brisik bisa kembali ke Pasar Pancingan Bilebante untuk menikmati kulinernya atau sekadar bercengkerama bersama kawan sambil mendengar musik akustikan serta hiburan-hiburan lainnya. Sejuknya udara dengan pepohonan rindang di tempat ini membuat waktu terasa begitu singkat.
Pasar Pancingan Bilebante hanya buka setiap hari Minggu pukul 08.00 -12.00 WITA. Jadi tak heran setiap hari Minggu tempat ini selalu dipadati pengunjung. Setiap minggunya pengunjung akan disuguhkan hiburan yang berbeda sehingga tidak membosankan bagi pengunjung yang datang. Hiburan yang dihadirkan antara lain live music, pertunjukan hipnotis, tari api hingga kesenian-kesenian daerah.
Foto: instagram.com/pasarpancingan
Tiket masuk ke tempat ini gratis dan hanya membayar parkir saja sebesar Rp2.000 untuk motor dan Rp5.000 untuk mobil.
Untuk menuju lokasi, dari pusat Kota Mataram berjarak kurang lebih 20 km atau membutuhkan waktu sekitar 30 menit menggunakan kendaraan pribadi maupun umum. Walaupun tempatnya berada di pedesaan namun akses menuju lokasi sangat mudah.
Rute dari Kota Mataram adalah terlebih dahulu menuju perempatan Sweta. Dari sana lalu ke arah timur mengikuti jalan utama hingga menemukan pertigaan setelah Polsek Narmada. Dari pertigaan, belok kanan atau arah selatan mengikuti jalur utama sekitar 2 km sampai menemukan gapura selamat datang di Desa Bilebante. Pasar Pancingan Billebante berada sekitar 500 meter dari gapura tersebut.
Bagi teman-teman atau wisatawan yang gemar membawa buah tangan, dekat Pasar Pancingan Bilebante terdapat Intan Art Shop yang berjarak sekitar 12 km atau dapat ditempuh dalam waktu 15 menit. Lokasi tepatnya berada di Jl. Tenun Sukarara, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah.
Tempat ini menyediakan berbagai kain tenun mulai dari ikat kepala hingga sarung khas Lombok yang dikerjakan oleh pengrajin setempat. Harga yang ditawarkan mulai dari Rp25.000 hingga ratusan ribu.
Sedangkan untuk penginapan terdekat dari Pasar Pancingan Bilebante adalah Pelangi House berjarak sekitar 6 km, yang berlokasi di Jln Sandubaya Gerimax Indah Lombok Barat. Tarif per malam mulai dari Rp100.000.
Untuk menuju lokasi, dari pusat Kota Mataram berjarak kurang lebih 20 km atau membutuhkan waktu sekitar 30 menit menggunakan kendaraan pribadi maupun umum. Walaupun tempatnya berada di pedesaan namun akses menuju lokasi sangat mudah.
Rute dari Kota Mataram adalah terlebih dahulu menuju perempatan Sweta. Dari sana lalu ke arah timur mengikuti jalan utama hingga menemukan pertigaan setelah Polsek Narmada. Dari pertigaan, belok kanan atau arah selatan mengikuti jalur utama sekitar 2 km sampai menemukan gapura selamat datang di Desa Bilebante. Pasar Pancingan Billebante berada sekitar 500 meter dari gapura tersebut.
Bagi teman-teman atau wisatawan yang gemar membawa buah tangan, dekat Pasar Pancingan Bilebante terdapat Intan Art Shop yang berjarak sekitar 12 km atau dapat ditempuh dalam waktu 15 menit. Lokasi tepatnya berada di Jl. Tenun Sukarara, Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah.
Tempat ini menyediakan berbagai kain tenun mulai dari ikat kepala hingga sarung khas Lombok yang dikerjakan oleh pengrajin setempat. Harga yang ditawarkan mulai dari Rp25.000 hingga ratusan ribu.
Sedangkan untuk penginapan terdekat dari Pasar Pancingan Bilebante adalah Pelangi House berjarak sekitar 6 km, yang berlokasi di Jln Sandubaya Gerimax Indah Lombok Barat. Tarif per malam mulai dari Rp100.000.
Artikel ini ditulis oleh putrayasa
pasar pancingan bilebante desa wisata hijau bilebante lombok tengah lombok ntb desa wisata bersepeda
Berita Terkait
Menyaksikan Laut Terbelah di Gili Sunut
Food & Travel 21 Januari 2021Pantai Kuang Wai, Tempatnya Instagramable
Food & Travel 20 Januari 2021Gili Bembek, Pulaunya Penggembala Kambing
Food & Travel 19 Januari 2021Eloknya Pantai Elak-Elak Sekotong
Food & Travel 19 Januari 2021Pantai Batu Selayar Sebagai Pengganti Batu Payung
Food & Travel 18 Januari 2021
Terbaru
Naik Unta di Pantai Kelan Tuban
Food & Travel 24 Januari 2021Lukisan Mural Bikin Cafe Gue Jadi Unik dan Artistik
Food & Travel 24 Januari 2021Secuil Korea di Kaki Gunung Kelud
Food & Travel 24 Januari 2021Hostelworld, Platform Pemesanan Khusus Hostel
Techno 23 Januari 2021Made One Coffee, Titik Temu Seru Tengah Kota
Food & Travel 23 Januari 2021
Berita Video
Popular Tags
Trending
Berburu Mainan di Jakarta Toys & Comics Fair 2020
News 29 Februari 2020Youtuber Masak Jenglot Goreng Tepung, Apa Rasanya?
News 19 November 2019Seperti Apa sih Fasilitas Hotel Untuk Isolasi
News 28 April 2020Nongkrong Asyik di Sumur Moo Nyoo
Food & Travel 07 Oktober 2020Pesona Bukit Bintang Tiga Rasa di Lombok
Food & Travel 12 Oktober 2019Nasi Bakar Isi Kepompong Ulat Jati
Food & Travel 04 Oktober 2019Mahasiswa Tuntut DPR Menunda RUU KUHP
News 20 September 2019