
Foto: sintiaastarina.com
Berdasarkan data Perpustakaan Nasional tahun 2017, minat baca masyarakat Indonesia masih sangat rendah. Frekuensi membacanya hanya 3 sampai 4 kali seminggu. Bila dikalkulasikan setahun, jumlah buku yang dibaca hanya 5 sampai 9.
Rendahnya minat baca ini disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah tempat membaca dan sumber bacaan yang masih minim serta belum sepenuhnya didukung akses yang mudah di berbagai wilayah.
Perpustakaan Erasmus Huis merupakan salah satu perpustakaan pilihan yang menjadi tempat membaca. Lokasinya di Kav. S- Setiabudi, Jalan HR. Rasuna Said Blok C No. 3 RT 8/RW 3, Kuningan Timur, Kuningan, Jakarta Selatan.
Perpustakaan Erasmus Huis berada di lokasi yang sama dengan Kantor Kedutaan Besar Belanda, di mana Erasmus Huis merupakan pusat kebudayaan. Tempatnya berada di tengah kota dengan akses kendaraan yang sangat mudah.
Jika dengan Transjakarta, bisa turun di halte Kuningan Timur kemudian berjalan kaki menuju Perpustakaan Erasmus Huis. Opsi lain bisa naik kereta commuter line dan turun di Stasiun Tebet. Lanjutkan dengan naik bus 6C dan turun di Patra Kuningan. Lalu, berjalan kaki kurang lebih 300 meter.
Rendahnya minat baca ini disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah tempat membaca dan sumber bacaan yang masih minim serta belum sepenuhnya didukung akses yang mudah di berbagai wilayah.
Perpustakaan Erasmus Huis merupakan salah satu perpustakaan pilihan yang menjadi tempat membaca. Lokasinya di Kav. S- Setiabudi, Jalan HR. Rasuna Said Blok C No. 3 RT 8/RW 3, Kuningan Timur, Kuningan, Jakarta Selatan.
Perpustakaan Erasmus Huis berada di lokasi yang sama dengan Kantor Kedutaan Besar Belanda, di mana Erasmus Huis merupakan pusat kebudayaan. Tempatnya berada di tengah kota dengan akses kendaraan yang sangat mudah.
Jika dengan Transjakarta, bisa turun di halte Kuningan Timur kemudian berjalan kaki menuju Perpustakaan Erasmus Huis. Opsi lain bisa naik kereta commuter line dan turun di Stasiun Tebet. Lanjutkan dengan naik bus 6C dan turun di Patra Kuningan. Lalu, berjalan kaki kurang lebih 300 meter.
Foto: sintiaastarina.com
Perpustakaan Erasmus Huis bukanlah perpustakaan kuno dengan ribuan koleksi buku yang ditempatkan di lemari-lemari. Perpustakaan ini memiliki daya tarik yang sangat besar yaitu sentuhan modernisasi yang jarang dimiliki oleh perpustakaan lain.
Perpaduan warna putih dan cokelat menghiasi ruangan-ruangan perpustakaan yang sudah eksis mulai tahun 1981 ini. Pencahayaannya pun sangat baik dengan lampu kuning temaram dan jendela yang berukuran besar.
Pengunjung yang datang akan merasakan kesan menyenangkan. Tidak jarang, pengunjung yang datang bukan hanya untuk membaca buku tetapi juga mencari spot foto instagramable dengan desain interior yang modern.
Perpustakaan yang direnovasi besar-besaran tahun 2018 ini memiliki kurang lebih 14.000 koleksi buku. Pengunjung bisa memilihnya untuk dibaca di sejumlah spot yang nyaman atau menyewanya dengan mendaftar menjadi member.
Koleksi buku di Erasmus Huis sangat beragam dan kebanyakan berbahasa Belanda. Ada juga koleksi buku berbahasa Inggris dan Indonesia. Semua buku berbahasa Belanda diterbangkan langsung dari Negeri Kincir Angin untuk menjamin keaslian buku.
Penyusunan buku di setiap rak sangat baik dengan menggunakan nomor untuk memudahkan pencarian. Di perpustakaan Erasmus Huis ini pengunjung juga bisa menemukan koleksi buku anak yang dapat dipinjam.
Perpaduan warna putih dan cokelat menghiasi ruangan-ruangan perpustakaan yang sudah eksis mulai tahun 1981 ini. Pencahayaannya pun sangat baik dengan lampu kuning temaram dan jendela yang berukuran besar.
Pengunjung yang datang akan merasakan kesan menyenangkan. Tidak jarang, pengunjung yang datang bukan hanya untuk membaca buku tetapi juga mencari spot foto instagramable dengan desain interior yang modern.
Perpustakaan yang direnovasi besar-besaran tahun 2018 ini memiliki kurang lebih 14.000 koleksi buku. Pengunjung bisa memilihnya untuk dibaca di sejumlah spot yang nyaman atau menyewanya dengan mendaftar menjadi member.
Koleksi buku di Erasmus Huis sangat beragam dan kebanyakan berbahasa Belanda. Ada juga koleksi buku berbahasa Inggris dan Indonesia. Semua buku berbahasa Belanda diterbangkan langsung dari Negeri Kincir Angin untuk menjamin keaslian buku.
Penyusunan buku di setiap rak sangat baik dengan menggunakan nomor untuk memudahkan pencarian. Di perpustakaan Erasmus Huis ini pengunjung juga bisa menemukan koleksi buku anak yang dapat dipinjam.
Foto: sintiaastarina.com
Perpustakaan Erasmus Huis dibuka untuk umum dan tidak dikenakan biaya untuk berkunjung. Untuk dapat meminjam buku, pengunjung harus mendaftar menjadi member yang terbagi menjadi dua yaitu Annual Membership dan Annual Membership+.
Keistimewaan dan tarifnya jelas berbeda. Untuk Annual Membership diperbolehkan meminjam maksimal 3 buku dalam waktu 3 minggu. Warga Indonesia berstatus mahasiswa dikenakan biaya Rp15.000 dan warga Indonesia umum dikenakan biaya Rp30.000. Sementara untuk warga negara asing berstatus mahasiswa dikenakan biaya Rp40.000 dan warga negara asing umum dikenakan biaya Rp60.000.
Sementara Annual Membership+ diperbolehkan meminjam maksimal 5 buku dalam 3 minggu. Warga Indonesia berstatus mahasiswa dikenakan biaya Rp30.000 dan Rp60.000 untuk umum. Apabila warga negara asing berstatus mahasiswa dikenakan biaya Rp80.000 dan Rp120.000 untuk umum.
Perpustakaan Erasmus Huis buka setiap hari Senin hingga Sabtu. Pada hari Senin-Kamis buka pukul 09.00-16.00, Jumat buka pukul 09.00-14.00, dan Sabtu buka pukul 10.00-13.00.
Untuk pengunjung yang ingin menginap di dekat perpustakaan dapat melakukan reservasi di JS Luwansa Hotel and Convention Center. Biayanya bervariasi mulai dari Rp805.000.
Yuk, perluas edukasi dan literasi kita untuk meningkatkan kemampuan baca di Indonesia!
Keistimewaan dan tarifnya jelas berbeda. Untuk Annual Membership diperbolehkan meminjam maksimal 3 buku dalam waktu 3 minggu. Warga Indonesia berstatus mahasiswa dikenakan biaya Rp15.000 dan warga Indonesia umum dikenakan biaya Rp30.000. Sementara untuk warga negara asing berstatus mahasiswa dikenakan biaya Rp40.000 dan warga negara asing umum dikenakan biaya Rp60.000.
Sementara Annual Membership+ diperbolehkan meminjam maksimal 5 buku dalam 3 minggu. Warga Indonesia berstatus mahasiswa dikenakan biaya Rp30.000 dan Rp60.000 untuk umum. Apabila warga negara asing berstatus mahasiswa dikenakan biaya Rp80.000 dan Rp120.000 untuk umum.
Perpustakaan Erasmus Huis buka setiap hari Senin hingga Sabtu. Pada hari Senin-Kamis buka pukul 09.00-16.00, Jumat buka pukul 09.00-14.00, dan Sabtu buka pukul 10.00-13.00.
Untuk pengunjung yang ingin menginap di dekat perpustakaan dapat melakukan reservasi di JS Luwansa Hotel and Convention Center. Biayanya bervariasi mulai dari Rp805.000.
Yuk, perluas edukasi dan literasi kita untuk meningkatkan kemampuan baca di Indonesia!
Artikel ini ditulis oleh Puji Raharjo
Berita Terkait
Jelajah Surga Literasi di Perpustakaan Erasmus Huis
Food & Travel 16 Oktober 2020Minum Kopi dengan Perasan Buah Lemon
Food & Travel 15 Oktober 2020Ngoepi, Dari Garasi Rumah Jadi Kedai Kopi
Food & Travel 10 Oktober 2020Allianz Ecopark, Pilihan Wisata Edukatif di Ancol
Food & Travel 08 Oktober 2020Foodgasm Bistro, Tempat Asik untuk Kongko
Food & Travel 08 Oktober 2020
Terbaru
Pemandangan Epik Gunung Bromo dari Seruni Point
Food & Travel 20 Oktober 2020Angkringanku, Tempat Makan Sambil Tukar Pikiran
Food & Travel 20 Oktober 2020Bakoel Koffie Cikini, Sudah Ada Sejak Masa Kolonial
Food & Travel 20 Oktober 2020Ragam Makanan Tradisional di Restoran Serasa
Food & Travel 20 Oktober 2020Segarkan Mata, Taman Bunga Calosia di Bangka
Food & Travel 20 Oktober 2020Tanjung Keluang, Cocok Untuk Menyendiri
Food & Travel 20 Oktober 2020
Berita Video
Popular Tags
Trending
Berburu Mainan di Jakarta Toys & Comics Fair 2020
News 29 Februari 2020Youtuber Masak Jenglot Goreng Tepung, Apa Rasanya?
News 19 November 2019Wali Kota Dikritik, Datang ke Acara Publik Cuma Pakai Foto
News 13 Oktober 2019649 Orang Diamankan Polisi Usai Demo DPR
News 01 Oktober 2019Seperti Apa sih Fasilitas Hotel Untuk Isolasi
News 28 April 2020Pesona Bukit Bintang Tiga Rasa di Lombok
Food & Travel 12 Oktober 2019Nasi Bakar Isi Kepompong Ulat Jati
Food & Travel 04 Oktober 2019Habis Demo Terbitlah Sampah
News 01 Oktober 2019