
Foto: Instagram.com/dsubagio
Salah satu kota yang menjadi medan pertempuran yang sangat besar di Indonesia adalah Surabaya. Kota yang memiliki julukan kota pahlawan ini menjadi saksi bisu pertempuran antara para pejuang melawan tentara Inggris. Peristiwa peperangan yang cukup besar itu disebut sebagai Pertempuran 10 November.
Pertempuran tersebut memakan banyak sekali korban jiwa. Banyak para pahlawan yang dimakamkan di beragam pemakaman lokal dan juga sebagian besar dimakamkan di Taman Makam Pahlawan yang terdapat di kota ini. Salah satu pemakaman yang menjadi tempat bersemayamnya para pejuang tersebut adalah Taman Makam Pahlawan Sepuluh November.
Di sini selain terdapat makam-makam para pejuang baik yang memiliki identitas ataupun tanpa identitas atau makam tanpa nama. Beberapa pahlawan nasional pemimpin perjuangan pada saat peristiwa pertempuran itu terjadi seperti Soetomo (Bung Tomo), HR. Muhammad, Dul Arnowo, Roeslan Abdulgani, Haryo Kecik dan masih banyak lagi juga dimakamkan di sini.
Suasana TMP 10 November terbilang cukup bersih dan teduh karena ditumbuhi beragam pepohonan yang mengelilinginya. Hal ini cukup berbeda dari kesan pemakaman yang cukup menyeramkan pada umumnya. Taman Makam Pahlawan ini tidak menggambarkan suasana menyeramkan melainkan sangat rapi dan teduh.
Ketika memasuki area pemakaman, Teman Brisik akan disambut oleh sebuah gapura yang sangat besar. Di sebelah kiri dari jalan masuk terdapat sebuah perpustakaan yang sekaligus dijadikan museum. Tidak jauh dari perpustakaan, Teman Brisik akan menemukan sebuah bangunan prasasti yang yang berisikan nama-nama para pejuang yang dimakamkan di sini.
Foto: Instagram.com/dsubagio
Taman Makam Pahlawan Sepuluh November berlokasi di Jalan Mayjen Sungkono No.190, Kelurahan Dukuh Pakis, Kec. Dukuhpakis, Kota Surabaya. Oleh karena itu area pemakaman ini juga dikenal oleh masyarakat Surabaya dengan nama Taman Makam Pahlawan Mayjen Sungkono.
Lokasinya yang berada di wilayah Surabaya barat membuat Taman Makam Pahlawan ini cukup jauh dari pusat Kota Surabaya. Akan tetapi apabila Teman Brisik ingin mengunjungi lokasinya cukup mudah dan tidak susah. Dari lokasi Kebun Binatang Surabaaya (Surabaya Zoo) hanya cukup mengarahkan kendaraan ke Jalan Adityawarman yang berada di belakang area kebun binatang.
Kemudian lurus mengikuti jalan menuju ke Jalan Mayjend Sungkono. Sebelum mencapai area Ring Road Mayjend Sungkono, Teman Brisik akan menemui papan penunjuk jalan Taman Makam Pahlawan. Lokasi area pemakaman tersebut berada di samping kiri jalan raya.
Foto: Instagram.com/nur_gia
Pertempuran tersebut memakan banyak sekali korban jiwa. Banyak para pahlawan yang dimakamkan di beragam pemakaman lokal dan juga sebagian besar dimakamkan di Taman Makam Pahlawan yang terdapat di kota ini. Salah satu pemakaman yang menjadi tempat bersemayamnya para pejuang tersebut adalah Taman Makam Pahlawan Sepuluh November.
Di sini selain terdapat makam-makam para pejuang baik yang memiliki identitas ataupun tanpa identitas atau makam tanpa nama. Beberapa pahlawan nasional pemimpin perjuangan pada saat peristiwa pertempuran itu terjadi seperti Soetomo (Bung Tomo), HR. Muhammad, Dul Arnowo, Roeslan Abdulgani, Haryo Kecik dan masih banyak lagi juga dimakamkan di sini.
Suasana TMP 10 November terbilang cukup bersih dan teduh karena ditumbuhi beragam pepohonan yang mengelilinginya. Hal ini cukup berbeda dari kesan pemakaman yang cukup menyeramkan pada umumnya. Taman Makam Pahlawan ini tidak menggambarkan suasana menyeramkan melainkan sangat rapi dan teduh.
Ketika memasuki area pemakaman, Teman Brisik akan disambut oleh sebuah gapura yang sangat besar. Di sebelah kiri dari jalan masuk terdapat sebuah perpustakaan yang sekaligus dijadikan museum. Tidak jauh dari perpustakaan, Teman Brisik akan menemukan sebuah bangunan prasasti yang yang berisikan nama-nama para pejuang yang dimakamkan di sini.
Foto: Instagram.com/dsubagio
Taman Makam Pahlawan Sepuluh November berlokasi di Jalan Mayjen Sungkono No.190, Kelurahan Dukuh Pakis, Kec. Dukuhpakis, Kota Surabaya. Oleh karena itu area pemakaman ini juga dikenal oleh masyarakat Surabaya dengan nama Taman Makam Pahlawan Mayjen Sungkono.
Lokasinya yang berada di wilayah Surabaya barat membuat Taman Makam Pahlawan ini cukup jauh dari pusat Kota Surabaya. Akan tetapi apabila Teman Brisik ingin mengunjungi lokasinya cukup mudah dan tidak susah. Dari lokasi Kebun Binatang Surabaaya (Surabaya Zoo) hanya cukup mengarahkan kendaraan ke Jalan Adityawarman yang berada di belakang area kebun binatang.
Kemudian lurus mengikuti jalan menuju ke Jalan Mayjend Sungkono. Sebelum mencapai area Ring Road Mayjend Sungkono, Teman Brisik akan menemui papan penunjuk jalan Taman Makam Pahlawan. Lokasi area pemakaman tersebut berada di samping kiri jalan raya.
Foto: Instagram.com/nur_gia
Taman Makam Pahlawan ini dibuka setiap hari 24 jam. Akan tetapi apabila Teman Brisik ingin berziarah disarankan untuk datang ketika pukul 10 pagi hingga menjelang siang hari atau ketika sore hari sebelum senja. Hal ini dikarenakan jalanan yang digunakan untuk menuju lokasi cenderung padat di jam-jam tertentu, terutama saat jam berangkat atau pulang kantor.
Bagi Teman Brisik yang mencari lokasi untuk menikmati santap siang atau sore di sekitar TMP, terdapat sebuah restoran cepat saji yang terkenal dengan menu ayamnya yang cukup mendunia. Lokasinya hanya berjarak 100 meter.
Selain itu di sepanjang jalan menuju pemakaman terdapat beberapa rumah makan yang menjual beragam menu makanan mulai dari bakso, soto, chinese food, menu ikan bakar dan lain sebagainya. Untuk harga mulai kisaran Rp15.000 per porsinya.
Teman Brisik yang ingin mencari destinasi tempat menginap ada beberapa pilihan hotel. Salah satunya adalah Citihub Hotel @Mayjend Sungkono yang berada di Jalan Mayjen Sungkono No.152, Dukuh Pakis, Kec. Dukuhpakis, Kota Surabaya. Tarif menginap per malamnya mulai dari Rp190.000.
Bagi Teman Brisik yang mencari lokasi untuk menikmati santap siang atau sore di sekitar TMP, terdapat sebuah restoran cepat saji yang terkenal dengan menu ayamnya yang cukup mendunia. Lokasinya hanya berjarak 100 meter.
Selain itu di sepanjang jalan menuju pemakaman terdapat beberapa rumah makan yang menjual beragam menu makanan mulai dari bakso, soto, chinese food, menu ikan bakar dan lain sebagainya. Untuk harga mulai kisaran Rp15.000 per porsinya.
Teman Brisik yang ingin mencari destinasi tempat menginap ada beberapa pilihan hotel. Salah satunya adalah Citihub Hotel @Mayjend Sungkono yang berada di Jalan Mayjen Sungkono No.152, Dukuh Pakis, Kec. Dukuhpakis, Kota Surabaya. Tarif menginap per malamnya mulai dari Rp190.000.
Artikel ini ditulis oleh Zahir
Berita Terkait
Piknik Gratis di Danau Graha Natura
Food & Travel 19 November 2020Candi Dermo, Berdiri Tegak di Tengah Pemukiman Warga
Food & Travel 19 November 2020Selalu Ada Rvang untuk Bertemu dan Berbagi Cerita
Food & Travel 16 November 2020Megahnya Kelenteng Sanggar Agung
Food & Travel 16 November 2020Sedapnya Bakwan Pak Edy, Pasti Bikin Ketagihan
Food & Travel 12 November 2020Nuansa Vintage di Republika Cafe Resto
Food & Travel 06 November 2020
Terbaru
Ketan Chetol Jompo, Kudapan Legendaris di Jember
Food & Travel 25 November 2020Stylo Bar & Kitchen, Nikmati Menu Eropa di Temanggung
Food & Travel 25 November 2020Omah Kebon, Resto dengan Konsep Alam Terbuka
Food & Travel 25 November 2020Ngemil Gorengan dengan Konsep Kekinian
Food & Travel 25 November 2020Hangatkan Tubuh Dengan Soto Semarang Pak To
Food & Travel 25 November 2020Segudang Rahasia di Rahasiaspace
Food & Travel 25 November 2020Kinyam Recycle Cafe Penuh Nuansa Barang Daur Ulang
Food & Travel 25 November 2020Bubur Hayam Jogja Toping Telurnya Meleleh di Mulut
Food & Travel 25 November 2020
Berita Video
Popular Tags
Trending
Berburu Mainan di Jakarta Toys & Comics Fair 2020
News 29 Februari 2020Youtuber Masak Jenglot Goreng Tepung, Apa Rasanya?
News 19 November 2019Wali Kota Dikritik, Datang ke Acara Publik Cuma Pakai Foto
News 13 Oktober 2019649 Orang Diamankan Polisi Usai Demo DPR
News 01 Oktober 2019Seperti Apa sih Fasilitas Hotel Untuk Isolasi
News 28 April 2020Pesona Bukit Bintang Tiga Rasa di Lombok
Food & Travel 12 Oktober 2019Nasi Bakar Isi Kepompong Ulat Jati
Food & Travel 04 Oktober 2019Habis Demo Terbitlah Sampah
News 01 Oktober 2019