Pembangunan Terowongan Antara Istiqlal & Katedral

News   08 Februari 2020
Foto: brisik.id


Presiden Joko Widodo menargetkan umat muslim di tanah air akan dapat menggunakan Masjid Istiqlal secara keseluruhan sebelum memasuki bulan Ramadan tahun ini. Presiden sekaligus menyetujui pembangunan terowongan yang menghubungkan Masjid Istiqlal dengan Gereja Katedral. Terowongan itu disebut Presiden Jokowi sebagai terowongan silaturahmi.

Masjid kebanggaan umat Islam di Indonesia kini sedang direnovasi total sejak bulan Mei 2019. Masjid yang pembangunannya dipelopori oleh Presiden Soekarno tersebut, akan dilakukan beberapa perbaikan. Diantaranya penyempurnaan rencana induk masjid, kondisi luar dan struktur bangunan, hingga pembenahan interior masjid.

Presiden Joko Widodo secara khusus meninjau perkembangan renovasi total Masjid Istiqlal, dimulai dari ruang salat utama, area lorong masjid, hingga bagian taman dan kawasan parkir masjid. Usai peninjauan, Presiden mengaku ada usulan untuk membangun terowongan penghubung antara masjid Istiqlal dan Gereja Katedral. Usulan ini pun langsung dituju presiden, sebab akan menjadi simbol silaturahmi antar umat beragama.

″Renovasi total Masjid Istiqlal dimulai tahun lalu. Kita harapkan sebelum Ramadan sudah bisa selesai. Ini adalah renovasi besar sejak 41 tahun yang lalu karena anggaran yang diperlukan cukup besar, yakni 475 miliar. Itu dipakai untuk memperbaiki, memoles lantai, mengganti karpet, sound system, semuanya. Juga tadi ada usulan untuk dibuat terowongan dari Istiqlal ke Katedral. Saya setujui. Ini menjadi sebuah terowongan silaturahmi,″ jelas Presiden, Jumat (7/2).
back to top