Pendakian Gunung Dempo Kembali di Buka Setelah Cuti Tahun Baru, Simak SOP terbaru
News 14 Januari 2021hiking sop pandemic protokolkesehatan sumateraselatan alam dempo pagaralam gunung travelling

Walaupun aspek ekonomi menjadi salah satu aspek paling utama terdampak pandemi covid-19, tetapi aspek lainnya juga turut merasakan hal yang sama. Tak sedikit masyarakat yang bahkan jenuh dengan isu covid-19 dikarenakan pandemi yang sudah melanda hampir setahun lamanya. Untungnya sejak era new normal, Indonesia sudah mulai memperbolehkan kembali aktivitas di luar dan membuka beberapa destinasi wisata, tetapi dengan tetap memerhatikan protokol kesehatan yang telah sebelumnya ditetapkan.
Meski demikian, terdapat beberapa kondisi yang dapat memicu kerumunan, salah satunya saat menjelang tahun baru. Cuti tahun baru menjadi fenomena umum bagi masyarakat untuk sejenak melupakan pekerjaan dan liburan di destinasi wisata. Hal ini sah-sah saja dilaksanakan, tetapi selama pandemi covid-19, hal ini sangat memicu penularan virus yang cepat. Aparat Pagaralam memutuskan untuk menutup sementara area Kampung IV dan Pendakian Gunung Dempo selama cuti tahun baru.
Sayangnya pada tahun 2021 Gunung Dempo ditutup hingga tanggal 3 Januari. Hal ini berdasar surat edaran pada tanggal 28 Desember lalu demi menghindari kerumunan malam tahun baru dari Covid-19. Banyak para pendaki yang terpaksa harus menunda bahkan membatalkan rencana tersebut.
Saat ini Gunung Dempo sudah mulai dibuka kembali sejak tanggal 4 Januari lalu. Protokol yang diwajibkan pun masih tetap sama sebagaimana biasanya seperti penerapan 3M (menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak).
1. Menunjukkan kartu identitas
2. Membawa surat keterangan sehat
3. Membeli tiket asuransi yang telah ditunjuk oleh UPTD Wilayah X Dempo,
4. Membawa perlengkapan standar pendakian seperti tenda, matras, sleeping bag, tongkat pendaki, jaket, logistik, senter, obat-obatan pribadi, pakaian dan sepatu standar pendakian, serta kompor dan perlengkapan memasak.
5. Melapor ketika sudah turun kembali
Jika mengambil gambar pun, maka jangan berlebihan dengan melakukan hal yang dapat membahayakan diri sendiri. Para pendaki juga diwajibkan agar tidak meninggalkan apa pun seperti sampah, puntung rokok, dan lainnya yang dapat mencemari alam.
Selama di alam, para pendaki biasanya juga akan menemui banyak flora dan fauna, maka diwajibkan untuk tidak merusak tanaman, membunuh satwa, ataupun memberikan apa pun kepada satwa tersebut. Sebelum mendaki gunung, pastikan Teman Brisik tahu hal apa saja yang harus dilakukan dan dihindari demi terciptanya keamanan dan kenyamanan bagi alam maupun diri sendiri sebagai pendakian berlangsung.
hiking sop pandemic protokolkesehatan sumateraselatan alam dempo pagaralam gunung travelling
Berita Terkait
Menikmati Kemewahan Susan Spa & Resort
Food & Travel 22 Januari 2021Olahan Ikan Bandeng di Juwana Elrina
Food & Travel 20 Januari 2021Pendakian Singkat ke Gunung Bongkok
Food & Travel 19 Januari 2021Taman Menteng Juga Ada di Bintaro
Food & Travel 17 Januari 2021

Voucher Rekomendasi
Terbaru
Naik Unta di Pantai Kelan Tuban
Food & Travel 24 Januari 2021Lukisan Mural Bikin Cafe Gue Jadi Unik dan Artistik
Food & Travel 24 Januari 2021Secuil Korea di Kaki Gunung Kelud
Food & Travel 24 Januari 2021Hostelworld, Platform Pemesanan Khusus Hostel
Techno 23 Januari 2021Made One Coffee, Titik Temu Seru Tengah Kota
Food & Travel 23 Januari 2021
Berita Video
Popular Tags
Trending
Berburu Mainan di Jakarta Toys & Comics Fair 2020
News 29 Februari 2020Youtuber Masak Jenglot Goreng Tepung, Apa Rasanya?
News 19 November 2019Seperti Apa sih Fasilitas Hotel Untuk Isolasi
News 28 April 2020Nongkrong Asyik di Sumur Moo Nyoo
Food & Travel 07 Oktober 2020Pesona Bukit Bintang Tiga Rasa di Lombok
Food & Travel 12 Oktober 2019Nasi Bakar Isi Kepompong Ulat Jati
Food & Travel 04 Oktober 2019Mahasiswa Tuntut DPR Menunda RUU KUHP
News 20 September 2019