
Buat Teman Brisik yang tengah mencari destinasi wisata alam untuk berlibur di akhir pekan bisa memilih berwisata di Kabupaten Purbalingga. Kabupaten ini memang telah dikenal memiliki keindahan alam memukau, mengingat letaknya yang berada di lereng Gunung Slamet dan dikelilingi perbukitan menawan.
Salah satu destinasi wisata alam andalan di Purbalingga adalah Patrawisa. Tempat ini juga sangat kental dengan Legenda Putri Ayu Limbasari yang sangat tersohor di Kabupaten Purbalingga. Seperti apa serunya berlibur di Patrawisa?
Bendungan di Antara Dua Bukit dan Legenda Putri Ayu Limbasari
Foto: brisik.id/eva oktafikasari
Patrawisa adalah sebuah Dam atau bendungan yang dibangun tepat di antara dua bukit, yaitu Bukit Plana dan Bukit Tukung. Bendungan ini digunakan untuk membendung dua aliran sungai, yakni Sungai Wlingi dan Sungai Tuntung Gunung. Bendungan Patrawisa berfungsi untuk mengaliri perairan 7 desa di Kecamatan Bobotsari.
Letaknya yang diapit oleh dua bukit inilah membuat alamnya indah dan memiliki keunikan tersendiri. Tak hanya itu, jernihnya air dan rindangnya suasana di Patrawisa mampu dijadikan obat penghilang lelah pasca disibukkan dengan aktivitas harian.
Saat berkunjung ke Patrawisa, pengunjung akan menjumpai beberapa curug dan sendang dengan kondisi air sangat sejuk dan jernih khas mata air pegunungan.
Foto: brisik.id/eva oktafikasari
Selain keindahan alam, Patrawisa juga sangat lekat dengan legenda dan cerita rakyat Putri Ayu Limbasari. Putri yang tersohor karena kecantikannya itu bernama Sri Wasiati. Kecantikan sang putri sangat memesona, hingga ada 4 adipati berniat meminangnya.
Singkat cerita, karena Sang Putri tak ingin hal buruk menimpa tempat kelahirannya jika dirinya memilih satu diantara para adipati, akhirnya dirinya berkorban dan melakukan tapa pendhem. Dirinya menjalani ritual mengubur diri dan diberi seutas benang panjang.
Selama kurang lebih 7 hari melakukan tapa pendhem, akhirnya benang sudah tidak dapat ditarik dan tempat tapa segera digali. Alangkah terkejutnya para adipati dan keluarga Sri Wasiati saat menemukan Si Putri Ayu telah meninggal. Hingga saat ini makam Putri Ayu Limbasari masih terawat dan sering dikunjungi para peziarah.
Tarif, Jam Operasional, dan Fasilitas
Foto: brisik.id/eva oktafikasari
Patrawisa buka setiap hari dari pukul 8 pagi dan tutup pada pukul 5 sore, untuk memasuki kawasan ini pengunjung hanya dikenai tarif sebesar Rp5.000 per orang.
Fasilitas di Patrawisa masih cukup terbatas, meliputi warung makan di beberapa titik, toilet umum, camping ground, gazebo, dan beberapa spot untuk berfoto.
Meski sudah ada beberapa warung di kawasan ini, tetapi lebih disarankan untuk membawa bekal sendiri minimal air minum, karena terkadang warung-warung di sekitar lokasi tutup.
Alamat dan Rute
Foto: brisik.id/eva oktafikasari
Patrawisa terletak di Desa Wisata Limbasari, Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga. Lokasinya masih berada dalam kawasan hutan lindung milik Perhutani Banyumas Timur. Jaraknya sekitar 16 kilometer dari pusat Kota Purbalingga.
Jika datang dari luar kota dan ingin menggunakan transportasi umum untuk menuju lokasi, bisa naik bus jurusan Bobotsari atau Purwokerto-Pemalang atau menggunakan angkutan kota nomor 1. Lalu turun di Bobotsari, setelah itu naik lagi ojek menuju lokasi.
Sesampainya di dekat lokasi, karena jalannya yang sempit dan susah dilalui oleh kendaraan, pengunjung harus berjalan sekitar 1,7 km menuju lokasi wisata. Di sepanjang perjalanan, akan disuguhi pemandangan indah perbukitan dan hijaunya area persawahan, jadi tidak akan terasa lelah.
Penginapan Terdekat
Teman Brisik yang datang dari jauh, tidak usah khawatir untuk mencari tempat menginap. Ada banyak pilihan penginapan di Kabupaten Purbalingga. Salah satu penginapan yang dekat dengan lokasi wisata Patrawisa adalah Owabong Cottage.
Penginapan ini kurang lebih berjarak sekitar 12 km dari Patrawisa, tepatnya berada di Jalan Raya Owabong, No.1, Dusun 2, Bojongsari, Purbalingga. Tarifnya mulai dari Rp350.000/malam untuk tipe Junior Cottage hingga Rp.850 ribuan untuk tipe VIP Room.
Owabong Cottage berada di kawasan wisata air Owabong Park, jadi bisa sekalian menikmati wisata air terbesar di Kota Purbalingga. Selain itu, fasilitas yang ditawarkanpun sangat lengkap mulai dari TV kabel, AC, air panas dan dingin, internet gratis, dan free breakfast dengan menu khas Indonesia.
Bagaimana, sudah menentukan tanggal untuk berlibur di Patrawisa, Purbalingga?
Berita Terkait
Berkelana Menuju Air Terjun Tanjung Raja
Food & Travel 10 November 2020Indahnya Pantai Sire Lombok dengan Pasir Putihnya
Food & Travel 10 November 2020Curug Trocoh, Tersembunyi Dibalik Dua Bukit
Food & Travel 09 November 2020Kulineran Sambil Mancing di Kali Laris Dewi Puyung
Food & Travel 09 November 2020Penuh Gaya di 3D Photo Museum Depok
Food & Travel 09 November 2020Dinginnya Kemah di Hutan Pinus Lembanna
Food & Travel 06 November 2020
Terbaru
Es Kembang Tahu, Dingin-dingin Berkhasiat
Food & Travel 11 November 2020Nge-gym Sambil Menikmati Menu Sehat a'la Paradise Bali
Food & Travel 11 November 2020Banana Yummy, Pisang Nugget dengan Topping Memikat Hati
Food & Travel 11 November 2020Patrawisa, Keindahan Alam Berselimut Legenda
Food & Travel 11 November 2020Mancing Gratis di Bendungan Pengga
Food & Travel 11 November 2020
Berita Video
Popular Tags
Trending
Berburu Mainan di Jakarta Toys & Comics Fair 2020
News 29 Februari 2020Youtuber Masak Jenglot Goreng Tepung, Apa Rasanya?
News 19 November 2019Wali Kota Dikritik, Datang ke Acara Publik Cuma Pakai Foto
News 13 Oktober 2019649 Orang Diamankan Polisi Usai Demo DPR
News 01 Oktober 2019Seperti Apa sih Fasilitas Hotel Untuk Isolasi
News 28 April 2020Pesona Bukit Bintang Tiga Rasa di Lombok
Food & Travel 12 Oktober 2019Nasi Bakar Isi Kepompong Ulat Jati
Food & Travel 04 Oktober 2019Habis Demo Terbitlah Sampah
News 01 Oktober 2019