
Foto: Instagram.com/lukmanhkmamr10
Kota Madiun, di Provinsi Jawa Timur mempunyai posisi yang strategis karena dilintasi oleh Jalan Raya Yogyakarta – Surabaya. Kota ini juga sebagai penghubung jalur kereta api Jakarta – Surabaya.
Belakangan, kota ini mulai naik daun dalam dunia wisata. Berkaca pada daerah lainnya, Madiun juga menyuguhkan destinasi wisata kekinian. Sekarang Madiun memiliki ikon baru yang lagi hits, letaknya di tengah kota. Jika Teman Brisik pernah menyambangi Jalan Malioboro di Yogyakarta, mungkin yang ada di Madiun ini merupakan Jalan Malioboro versi Jawa Timur.
Sumber Foto: Instagram.com/ilpras_
Ikon baru Kota Madiun ini adalah pedestrian di Jalan Pahlawan. Bagi warga Madiun dan sekitarnya yang rindu akan suasana romantisnya Malioboro tapi enggan jauh-jauh ke Yogyakarta, pedestrian ini menjadi solusinya. Untuk mencapai Jalan Pahlawan sangat mudah.
- Dari arah Surabaya, setelah gapura yang menandai perbatasan Kota Madiun dan Kabupaten Madiun, tinggal lurus sejauh 3 Km dan akan tiba di Jalan Pahlawan.
- Jika menggunakan kereta api, tinggal keluar stasiun lalu berbelok ke kanan dan jalan sekitar 200 meter hingga menemukan Jalan Pahlawan.
- Dari arah Solo tinggal arahkan menuju ke Kota Madiun. Setelah melewati Bengawan Madiun, Teman Brisik akan menemukan lampu lalu lintas, setelah itu belok kiri ke Jalan Ahmad Yani. Ikuti saja jalan tersebut hingga menemui lampu lalu lintas kemudian belok ke kanan, maka sudah sampai di sekitar pedestrian Kota Madiun.
Sumber Foto : Instagram.com/pakmaidi
Sebelum disulap oleh Pemerintah Kota Madiun, dahulu trotoar ini nampak biasa-biasa saja tanpa ada yang menarik sekalipun. Namun pada 2019, Pemerintah Kota Madiun mulai mengubah Jalan Pahlawan sehingga wajahnya berubah drastis seperti sekarang ini.
Dimulai dari pelebaran pedestrian di sisi timur jalan, lalu ditambah lampu-lampu yang menciptakan kesan antik nan indah. Selain itu terdapat bangku-bangku untuk tempat bersantai bagi pengunjung. Ditambah bunga-bunga yang berjejeran sehingga menciptakan suasana yang romantis bak Malioboro.
Selain spot pedestrian, di sisi kanan jalan terdapat tempat yang bernama Sumber Umis yang dijadikan tempat wisata berisi miniatur dunia. Di sisi kiri pedestrian akan dibangun kawasan kuliner. Di sini juga tersebar restoran dan kafe.
Di sekitaran Jalan Pahlawan ini juga terdapat tiga pusat perbelanjaan mulai dari Lawu Plaza, Madiun Plaza dan Samudra Plaza. Bahkan Kantor Wali Kota Madiun juga terletak di jalan ini. Makanya tak salah jika jalan ini disebut pusatnya Kota Madiun.
Setelah lelah menapaki pedestrian Jalan Pahlawan, terdapat hotel yang cocok untuk melepas lelah Teman Brisik. Ada Hotel Merdeka yang terletak di Jalan Pahlawan No.42, Manguharjo, Madiun dengan tarif mulai dari Rp200.000. Opsi lainnya ada Hotel Kartika Abadi di Jalan Pahlawan No. 54 dengan tarif Rp250.000.
Belakangan, kota ini mulai naik daun dalam dunia wisata. Berkaca pada daerah lainnya, Madiun juga menyuguhkan destinasi wisata kekinian. Sekarang Madiun memiliki ikon baru yang lagi hits, letaknya di tengah kota. Jika Teman Brisik pernah menyambangi Jalan Malioboro di Yogyakarta, mungkin yang ada di Madiun ini merupakan Jalan Malioboro versi Jawa Timur.
Sumber Foto: Instagram.com/ilpras_
Ikon baru Kota Madiun ini adalah pedestrian di Jalan Pahlawan. Bagi warga Madiun dan sekitarnya yang rindu akan suasana romantisnya Malioboro tapi enggan jauh-jauh ke Yogyakarta, pedestrian ini menjadi solusinya. Untuk mencapai Jalan Pahlawan sangat mudah.
- Dari arah Surabaya, setelah gapura yang menandai perbatasan Kota Madiun dan Kabupaten Madiun, tinggal lurus sejauh 3 Km dan akan tiba di Jalan Pahlawan.
- Jika menggunakan kereta api, tinggal keluar stasiun lalu berbelok ke kanan dan jalan sekitar 200 meter hingga menemukan Jalan Pahlawan.
- Dari arah Solo tinggal arahkan menuju ke Kota Madiun. Setelah melewati Bengawan Madiun, Teman Brisik akan menemukan lampu lalu lintas, setelah itu belok kiri ke Jalan Ahmad Yani. Ikuti saja jalan tersebut hingga menemui lampu lalu lintas kemudian belok ke kanan, maka sudah sampai di sekitar pedestrian Kota Madiun.
Sumber Foto : Instagram.com/pakmaidi
Sebelum disulap oleh Pemerintah Kota Madiun, dahulu trotoar ini nampak biasa-biasa saja tanpa ada yang menarik sekalipun. Namun pada 2019, Pemerintah Kota Madiun mulai mengubah Jalan Pahlawan sehingga wajahnya berubah drastis seperti sekarang ini.
Dimulai dari pelebaran pedestrian di sisi timur jalan, lalu ditambah lampu-lampu yang menciptakan kesan antik nan indah. Selain itu terdapat bangku-bangku untuk tempat bersantai bagi pengunjung. Ditambah bunga-bunga yang berjejeran sehingga menciptakan suasana yang romantis bak Malioboro.
Selain spot pedestrian, di sisi kanan jalan terdapat tempat yang bernama Sumber Umis yang dijadikan tempat wisata berisi miniatur dunia. Di sisi kiri pedestrian akan dibangun kawasan kuliner. Di sini juga tersebar restoran dan kafe.
Di sekitaran Jalan Pahlawan ini juga terdapat tiga pusat perbelanjaan mulai dari Lawu Plaza, Madiun Plaza dan Samudra Plaza. Bahkan Kantor Wali Kota Madiun juga terletak di jalan ini. Makanya tak salah jika jalan ini disebut pusatnya Kota Madiun.
Setelah lelah menapaki pedestrian Jalan Pahlawan, terdapat hotel yang cocok untuk melepas lelah Teman Brisik. Ada Hotel Merdeka yang terletak di Jalan Pahlawan No.42, Manguharjo, Madiun dengan tarif mulai dari Rp200.000. Opsi lainnya ada Hotel Kartika Abadi di Jalan Pahlawan No. 54 dengan tarif Rp250.000.
Artikel ini ditulis oleh Althof Misbahuddin
Berita Terkait
Desa Adat Bayan, Desa Adat Tertua di Lombok
Food & Travel 25 Januari 2021Kota Kabut Yang Mempesona, Kota Bumiaji
Food & Travel 25 Januari 2021Treking 3 Km Menuju Curug Seribu
Food & Travel 25 Januari 2021Keindahan Surgawi Pantai Mawi
Food & Travel 25 Januari 2021Pantai Ciputih Suguhkan Pemandangan Pasir Putih
Food & Travel 25 Januari 2021

Voucher Rekomendasi
Terbaru
Roti Segar Dari Dynamic Bakery
Food & Travel 26 Januari 2021Bersua dan Bercengkerama di Sade
Food & Travel 26 Januari 2021Museum Kehutanan Nasional Manggala Wanabakti
Food & Travel 25 Januari 2021Tempat Ngopi Bekas Rumah Kosong, Rasanya Gimana Ya?
Food & Travel 25 Januari 2021Desa Adat Bayan, Desa Adat Tertua di Lombok
Food & Travel 25 Januari 2021
Berita Video
Popular Tags
Trending
Berburu Mainan di Jakarta Toys & Comics Fair 2020
News 29 Februari 2020Youtuber Masak Jenglot Goreng Tepung, Apa Rasanya?
News 19 November 2019Seperti Apa sih Fasilitas Hotel Untuk Isolasi
News 28 April 2020Nongkrong Asyik di Sumur Moo Nyoo
Food & Travel 07 Oktober 2020Pesona Bukit Bintang Tiga Rasa di Lombok
Food & Travel 12 Oktober 2019Nasi Bakar Isi Kepompong Ulat Jati
Food & Travel 04 Oktober 2019Mahasiswa Tuntut DPR Menunda RUU KUHP
News 20 September 2019