Sego Banting Cak San, Nasi Bungkus Legenda di Kota Malang
Food & Travel 22 September 2020kotamalang legenda nasi kucing nasi bungkus kuliner jajanan malam

Fenomena lapar di malam hari sering melanda kita semua. Untungnya, banyak alternatif makanan untuk mengatasi perut keroncongan di malam hari mulai dari nasi goreng, tahu telor, sate, angkringan, dan masih banyak pilihan lagi.
Kota Malang pun memiliki banyak kuliner malam yang menarik, salah satunya adalah Sego Banting Cak San. Jika sudah tinggal lama di Kota Malang mungkin sudah tidak asing lagi karena tempat ini sudah berdiri sejak tahun 2000-an.
Gerai yang dimiliki Sego Banting Cak San cukup sederhana yakni di rumah sang pemiliknya sendiri. Namun, lokasinya cukup sulit ditemukan karena berada di sebuah gang di tengah perumahan warga.
Foto: Twitter/@SalmanAlrzi
Soal nama, mungkin banyak yang bertanya-tanya kenapa bisa disebut "sego banting". Nama ini sebenarnya datang dari para pembeli setia mereka. Asal mulanya dari cara istri Cak San melayani pembeli. Setelah membungkus makanan, beliau melempar kecil pesanan tersebut seperti sedang membanting.
Sego Banting Cak San ini berada di Jalan Jombang Gang 1, Klojen, Kota Malang. Lokasinya dekat dengan kampus Universitas Negeri Malang yaitu gerbang Jalan Surabaya. Cukup masuk ke Jalan Jombang Gang 1 dan mencari gang dengan papan nama "Pesantren Al Ihsan".
Tempat makan ini buka mulai dari pukul 21.00 sampai pukul 00.00 atau 01.00 dini hari. Namun, bagi yang ingin merasakan kenikmatan sebungkus sego banting disarankan datang lebih awal dan jangan terlalu malam. Karena biasanya Sego Banting Cak San sangat ramai dan pesanan yang menumpuk bisa mencapai 50-70 bungkus.
Foto: Twitter/@SalmanAlrzi
Dengan harga yang murah, penggemar setia kuliner malam ini sangat banyak dan beragam mulai dari kalangan mahasiswa hingga pekerja. Seporsi sego banting dibanderol harga mulai dari Rp3.000 hingga Rp5.000 saja sedangkan gorengannya hanya Rp1.000.
Isi dari sego banting ini cukup sederhana seperti nasi kucing pada umumnya yaitu nasi, telur tepung, tahu cambah, mie bihun, dan sambal. Pilihan gorengannya bervariasi yakni tahu, menjes, bakwan, tempe kacang, serta tempe.
Meski sangat sederhana tapi Sego Banting Cak San ini rasanya sedap. Makan satu porsi saja tidak akan cukup membuat puas dan kenyang.
Foto: Twitter/@SalmanAlrzi
Kebanyakan pembeli yang datang tidak hanya membeli untuk dirinya sendiri, melainkan borongan. Terkadang, satu pembeli bisa memesan 10-20 bungkus. Maka tidak heran, apabila harus menunggu lama untuk dapat merasakan sebungkus kenikmatan Sego Banting Cak San ini.
Untuk menghindari antrean panjang, biasanya pembeli sudah datang sebelum gerai buka yaitu sekitar pukul 20.30. Sebagai alternatif, bisa membeli Sego Banting Cak San dijasa titip makanan atau memesannya lewat aplikasi online.
kotamalang legenda nasi kucing nasi bungkus kuliner jajanan malam
Berita Terkait
Amy and Cake Hadirkan Tempat dan Kue Cantik
Food & Travel 01 Oktober 2020Restoran Batik Unik dengan Dominasi Warna Cerah
Food & Travel 30 September 2020Racikan Kopi Nikmat di Alles Coffee & Eatery
Food & Travel 30 September 2020Mari Berbincang di Little Talk Coffee
Food & Travel 30 September 2020
Terbaru
Pedas Gurih Ayam Panggang Bu Setu
Food & Travel 02 Oktober 2020Pasar Malam Albatros, Mal Tradisional Warga Sedati
Food & Travel 01 Oktober 2020Tugu Muda, Monumen Kokoh Ikon Kota Semarang
Food & Travel 01 Oktober 2020Sedapnya Sate Taichan Disantap Bersama Mie Instan
Food & Travel 01 Oktober 2020Ngobrol Asyik Dengan Nuansa Menarik di Rumah Kayu
Food & Travel 01 Oktober 2020
Berita Video
Popular Tags
Trending
Berburu Mainan di Jakarta Toys & Comics Fair 2020
News 29 Februari 2020Youtuber Masak Jenglot Goreng Tepung, Apa Rasanya?
News 19 November 2019Wali Kota Dikritik, Datang ke Acara Publik Cuma Pakai Foto
News 13 Oktober 2019649 Orang Diamankan Polisi Usai Demo DPR
News 01 Oktober 2019Seperti Apa sih Fasilitas Hotel Untuk Isolasi
News 28 April 2020Pesona Bukit Bintang Tiga Rasa di Lombok
Food & Travel 12 Oktober 2019Nasi Bakar Isi Kepompong Ulat Jati
Food & Travel 04 Oktober 2019Habis Demo Terbitlah Sampah
News 01 Oktober 2019