
Foto: brisik.id
Wisata candi di Jogja akan membuat liburan semakin berkesan. Biasanya para wisatawan akan menyerbu Candi Prambanan, Candi Ratu Boko, Candi Sambisari, hingga Candi Borobudur yang tak jauh dari Kota Gudeg ini.
Namun jika Anda ingin wisata candi yang ‘anti-mainstream’, kunjungilah Candi Ijo. Candi ini berada di sebuah bukit yang asri dan jauh dari keramaian, Bukit Hijau atau Gumuk Ijo namanya.
Secara administratif berada di Dusun Groyokan, Sambirejo, Prambanan, Sleman, DI Yogyakarta. Karena letaknya di ketinggian sekitar 396 mdpl, Candi Ijo jadi candi tertinggi di Jogja. Inilah alasan utama kenapa Candi Ijo begitu memesona.
Berada di Candi Ijo, Anda akan dikelilingi pemandangan alam yang memukau. Pepohonan di setiap sisi, melihat pemukiman dari kejauhan, hamparan perbukitan Gunungkidul, dan menyaksikan langit tanpa halangan.
Foto: brisik.id
Jika ingin keindahan yang berkali-kali lipat, datanglah menjelang sunset. Biasanya pengunjung akan duduk berjajar untuk menikmati magisnya matahari terbenam dengan sinar temaram. Bisa dibilang Candi Ijo ini salah satu spot terbaik melihat sunset di Jogja.
Meski sunset-nya epic tapi jangan datang terlalu mepet ya. Luangkan waktu untuk berkeliling dan melihat-lihat bangunan candi. Sebenarnya, Candi Ijo ini adalah kompleks percandian Hindu dengan 17 struktur bangunan yang tersebar di 11 teras berundak. Sampai saat ini pun proses ekskavasi dan pemugaran masih berjalan untuk beberapa teras di sisi barat.
Sementara itu, di sisi paling timur dan paling atas terdapat bangunan paling suci. Di sana ada satu candi induk yang menghadap barat dan di depannya ada tiga candi perwara yang menghadap timur. Selain itu juga ditemukan delapan lingga patok yang masing-masing terletak di arah mata angin.
Foto: brisik.id
Candi Ijo ini berfungsi sebagai tempat pemujaan yang diperkirakan dibangun sekitar 850 – 900 Masehi pada masa kekuasaan Rakai Pikatan dan Rakai Kayuwangi dari Kerajaan Mataram Kuno. Pada candi induk ditemukan lingga yoni yang melambangkan Dewa Siwa menyatu dengan Dewi Prawati. Sementara di candi-candi perwara terdapat meja batu (padmasana) dan arca candi yang merupakan kendaraan Dewa Siwa.
Untuk mencapai lokasi Candi Ijo, Anda harus melewati Jalan Jogja – Solo ke arah timur. Di pertigaan sebelum Candi Prambanan, ambil kanan ke Jalan Prambanan – Piyungan. Kemudian belok kiri begitu melihat papan petunjuk arah Candi Ijo dan Desa Wisata Nawung. Dari situ, Anda akan dipandu papan petunjuk arah sampai ke lokasi. Karena jalanannya cukup menanjak, pastikan kendaraan dalam kondisi prima.
Begitu sampai, Anda tinggal membayar tiket masuk sebesar Rp5.000 untuk wisatawan lokal dan Rp10.000 untuk wisatawan asing. Sementara biaya parkir motor cukup Rp2.000 dan mobil Rp5.000. Candi Ijo juga sudah dilengkapi fasilitas yang cukup baik yaitu toilet, mushola, dan pos penjagaan. Jika lapar pun tak perlu khawatir karena ada warung yang menjual berbagai snack, makanan, dan minuman dengan harga bervariatif mulai dari Rp5.000 – Rp15.000.
Foto: brisik.id
Karena sudah jauh sampai Candi Ijo, tak ada salahnya sekalian mengunjungi tempat wisata di sekitarnya. Anda bisa menuju Tebing Breksi, Candi Banyunibo, atau Candi Ratu Boko. Setelah itu untuk mengusir lelah, Anda bisa menginap di Sumberwatu Heritage. Resort mewah dengan pemandangan indah ini bisa Anda booking dengan rate sekitar Rp1.260.000.
Pilihan hotel lain yang juga bisa Anda pertimbangkan adalah Bueno Colombo Hotel dengan budget lebih ekonomis yaitu sekitar Rp406.000.
Namun jika Anda ingin wisata candi yang ‘anti-mainstream’, kunjungilah Candi Ijo. Candi ini berada di sebuah bukit yang asri dan jauh dari keramaian, Bukit Hijau atau Gumuk Ijo namanya.
Secara administratif berada di Dusun Groyokan, Sambirejo, Prambanan, Sleman, DI Yogyakarta. Karena letaknya di ketinggian sekitar 396 mdpl, Candi Ijo jadi candi tertinggi di Jogja. Inilah alasan utama kenapa Candi Ijo begitu memesona.
Berada di Candi Ijo, Anda akan dikelilingi pemandangan alam yang memukau. Pepohonan di setiap sisi, melihat pemukiman dari kejauhan, hamparan perbukitan Gunungkidul, dan menyaksikan langit tanpa halangan.
Foto: brisik.id
Jika ingin keindahan yang berkali-kali lipat, datanglah menjelang sunset. Biasanya pengunjung akan duduk berjajar untuk menikmati magisnya matahari terbenam dengan sinar temaram. Bisa dibilang Candi Ijo ini salah satu spot terbaik melihat sunset di Jogja.
Meski sunset-nya epic tapi jangan datang terlalu mepet ya. Luangkan waktu untuk berkeliling dan melihat-lihat bangunan candi. Sebenarnya, Candi Ijo ini adalah kompleks percandian Hindu dengan 17 struktur bangunan yang tersebar di 11 teras berundak. Sampai saat ini pun proses ekskavasi dan pemugaran masih berjalan untuk beberapa teras di sisi barat.
Sementara itu, di sisi paling timur dan paling atas terdapat bangunan paling suci. Di sana ada satu candi induk yang menghadap barat dan di depannya ada tiga candi perwara yang menghadap timur. Selain itu juga ditemukan delapan lingga patok yang masing-masing terletak di arah mata angin.
Foto: brisik.id
Candi Ijo ini berfungsi sebagai tempat pemujaan yang diperkirakan dibangun sekitar 850 – 900 Masehi pada masa kekuasaan Rakai Pikatan dan Rakai Kayuwangi dari Kerajaan Mataram Kuno. Pada candi induk ditemukan lingga yoni yang melambangkan Dewa Siwa menyatu dengan Dewi Prawati. Sementara di candi-candi perwara terdapat meja batu (padmasana) dan arca candi yang merupakan kendaraan Dewa Siwa.
Untuk mencapai lokasi Candi Ijo, Anda harus melewati Jalan Jogja – Solo ke arah timur. Di pertigaan sebelum Candi Prambanan, ambil kanan ke Jalan Prambanan – Piyungan. Kemudian belok kiri begitu melihat papan petunjuk arah Candi Ijo dan Desa Wisata Nawung. Dari situ, Anda akan dipandu papan petunjuk arah sampai ke lokasi. Karena jalanannya cukup menanjak, pastikan kendaraan dalam kondisi prima.
Begitu sampai, Anda tinggal membayar tiket masuk sebesar Rp5.000 untuk wisatawan lokal dan Rp10.000 untuk wisatawan asing. Sementara biaya parkir motor cukup Rp2.000 dan mobil Rp5.000. Candi Ijo juga sudah dilengkapi fasilitas yang cukup baik yaitu toilet, mushola, dan pos penjagaan. Jika lapar pun tak perlu khawatir karena ada warung yang menjual berbagai snack, makanan, dan minuman dengan harga bervariatif mulai dari Rp5.000 – Rp15.000.
Foto: brisik.id
Karena sudah jauh sampai Candi Ijo, tak ada salahnya sekalian mengunjungi tempat wisata di sekitarnya. Anda bisa menuju Tebing Breksi, Candi Banyunibo, atau Candi Ratu Boko. Setelah itu untuk mengusir lelah, Anda bisa menginap di Sumberwatu Heritage. Resort mewah dengan pemandangan indah ini bisa Anda booking dengan rate sekitar Rp1.260.000.
Pilihan hotel lain yang juga bisa Anda pertimbangkan adalah Bueno Colombo Hotel dengan budget lebih ekonomis yaitu sekitar Rp406.000.
Artikel ini ditulis oleh Nika
Berita Terkait
Terhipnotis Kejernihan Aek Lelap Bedelew
Food & Travel 15 Agustus 2020Wisata Petik Kurma ala Arab Saudi di Pasuruan
Food & Travel 14 Agustus 2020Serunya Belajar Sains di Taman Pintar Yogyakarta
Food & Travel 14 Agustus 2020Jelajah Eksotisme Goa Gajah Lemahbang
Food & Travel 14 Agustus 2020
Terbaru
Seru-seruan Main Air di Kalawa Waterpark
Food & Travel 17 Agustus 2020Sop Saudara, Identitas dan Khas Orang Pangkep
Food & Travel 17 Agustus 2020Menikmati Kesunyian di Danau Ranu Agung
Food & Travel 17 Agustus 2020Fruts Cafe, Kafe Kekinian dengan Suasana Piknik
Food & Travel 17 Agustus 2020Temukan Pesan Tersembunyi dari Kedai Kopi Berlalu
Food & Travel 16 Agustus 2020
Berita Video
Popular Tags
Trending
Berburu Mainan di Jakarta Toys & Comics Fair 2020
News 29 Februari 2020Youtuber Masak Jenglot Goreng Tepung, Apa Rasanya?
News 19 November 2019Empat Hal Tentang Vaping Ini Harus Kamu Ketahui
Health 23 September 2019Wali Kota Dikritik, Datang ke Acara Publik Cuma Pakai Foto
News 13 Oktober 2019649 Orang Diamankan Polisi Usai Demo DPR
News 01 Oktober 2019Seperti Apa sih Fasilitas Hotel Untuk Isolasi
News 28 April 2020Pesona Bukit Bintang Tiga Rasa di Lombok
Food & Travel 12 Oktober 2019