Setelah Tsunami, Pantai Batu Hideung Terlihat Lebih Berbeda
Food & Travel 09 Februari 2021travel pantai batu hideung tanjung lesung wisata banten pandeglang

Foto: brisik.id/Yudi Rahmatullah
Pantai Batu Hideung menjadi pantai favorit wisatawan karena lingkungannya yang jauh dari kebisingan lalu lintas. Pantainya cukup tersembunyi di antara pepohonan besar dan lokasinya yang berada di balik perbukitan. Yang tidak kalah menariknya, ada banyak batu granit dan karang besar di sebagian pantainya. Sekilas jadi mirip dengan pantai yang ada di film Laskar Pelangi.
Tapi, pantai ini sempat mengalami penurunan jumlah wisatawan karena dampak Tsunami yang diakibatkan oleh erupsi Gunung Anak Krakatau sekitar dua tahun yang lalu. Saat itu, banyak wisatawan yang menghindar untuk berwisata ke pantai ini dan pantai lainnya yang ada di Provinsi Banten, karena mungkin mereka masih ada rasa trauma dan tidak nyaman untuk stay berlama-lama di pantai.
Pantainya Lebih Bersih
Dua tahun telah berlalu, bencana alam Tsunami sudah dilupakan oleh para wisatawan dan masyarakat Banten. Sekarang Pantai Batu Hideung sudah dibuka kembali dan mulai ramai lagi. Struktur dan kondisi alamnya pun terlihat sudah banyak perubahan setelah terjadinya Tsunami.
Foto: brisik.id/Yudi Rahmatullah
Dulu pantainya tidak terlalu terawat dengan baik, dikelilingi oleh semak belukar. Ranting dan dedaunan kering berserakan menutupi area pantai. Memang, air lautnya jernih kebiruan dan garis khatulistiwa terlihat jelas di depan mata. Ombaknya terbilang cukup tinggi, karena pantainya yang langsung berhadapan dengan Samudera Hindia. Makanya, wisatawan tidak diperbolehkan untuk bermain ombak terlalu jauh dari bibir pantai.
Tapi, sekarang pantainya lebih bersih, baik pasirnya ataupun air lautnya. Area pasir pantainya lebih luas dengan pasir yang putih dan halus. Banyak wisatawan yang bermain dan mondar-mandir di area ini untuk menikmati suasana pantainya. Air lautnya lebih jernih, bisa terlihat beberapa ikan dan kelomang berenang. Sayangnya, dari kejauhan air lautnya tidak sebiru saat sebelum Tsunami. Ketinggian ombaknya terlihat sedang, terkadang flat dengan arus yang tidak terlalu kuat.
Banyak Permainan Pantai
Untuk watersports, memang dari dulu di pantai ini tidak tersedia. Karena lokasinya yang langsung berhadapan dengan lautan lepas, jadi kedalamannya belum bisa terukur. Makanya, banyak wisatawan lokal maupun dari luar daerah yang tidak banyak melakukan aktivitas air, atau hanya bermain ombak.
Foto: brisik.id/Yudi Rahmatullah
Biasanya mereka hanya menghabiskan waktunya dengan duduk-duduk santai sambil menghirup segarnya udara pantai atau menikmati indahnya warna warni alam sambil asyik melihat aktivitas para nelayan yang sedang memancing di atas Bagan Apung dan perahu tradisional.
Biasanya mereka hanya menghabiskan waktunya dengan duduk-duduk santai sambil menghirup segarnya udara pantai atau menikmati indahnya warna warni alam sambil asyik melihat aktivitas para nelayan yang sedang memancing di atas Bagan Apung dan perahu tradisional.
Saat ini di sepanjang pantai, terutama di depan warung – warungnya disediakan banyak ayunan kayu dan hammock yang bisa wisatawan gunakan secara gratis. Disediakan juga amben atau dalam bahasa Indonesia disebut beranda untuk mereka yang ingin makan bersama. Ada juga kursi-kursi yang terbuat dari kayu dan ranting yang terlihat lebih artistik dengan bentuk yang abstrak atau tidak beraturan.
Bebatuan Lebih Sedikit dan Rapi
Daya tarik Pantai Batu Hideung ini adalah karena adanya bebatuan granit dan karang besar di sekitar pantai. Karena itu disebut "batu hideung" yang berarti batu hitam. Memang bebatuannya tidak sebesar seperti yang ada di pantai-pantai Bangka Belitung, tapi dengan angel foto yang pas pantainya akan terlihat lebih artistik.
Foto: brisik.id/Yudi Rahmatullah
Saat ini bebatuannya tidak sebanyak dulu. Jumlahnya terlihat lebih sedikit dan jarak antara bebatuan lebih renggang, jadi tidak menumpuk di satu tempat saja. Tetapi dengan begitu area pantainya jadi tidak terlalu tertutupi, masih banyak tempat untuk bermain.
Saat ini bebatuannya tidak sebanyak dulu. Jumlahnya terlihat lebih sedikit dan jarak antara bebatuan lebih renggang, jadi tidak menumpuk di satu tempat saja. Tetapi dengan begitu area pantainya jadi tidak terlalu tertutupi, masih banyak tempat untuk bermain.
Wisatawan Lebih Enjoy
Dengan permainan dan fasilitas yang ada wisatawan terlihat lebih enjoy di pantai. Saat ini tidak hanya duduk-duduk saja seperti dulu. Sudah banyak di antara mereka yang mengeksplorasi keindahan apa lagi yang Pantai Batu Hideung punya atau terlihat memanfaatkan permainan yang ada dan bebatuan agar fotonya terlihat lebih berbeda.
Beberapa orang membuat video atau vlogging di area pasir pantai dan bebatuannya, mereka juga terlihat lebih bersemangat karena bisa dibilang pantai ini cukup menarik dengan segala keunikannya. Jarang sekali di Banten ada pantai dengan karakteristik seperti ini.
Foto: brisik.id/Yudi Rahmatullah
Jika Teman Brisik berencana berlibur ke Pantai Batu Hideung, bisa mengikuti jalur ke Kawasan Tanjung Lesung. Lokasinya sekitar 7,5 km lagi dari pintu gerbang masuk Villa Kalica'a dan Beach Club Lalassa. Kendaraan umum menuju pantai ini belum tersedia, jadi lebih nyaman menggunakan kendaraan pribadinya. Untuk parkir kendaraan biayanya cukup terjangkau, sekitar Rp10.000 untuk motor dan Rp25.000 untuk mobil, serta tidak dikenakan biaya tiket masuk untuk per orangnya.
Jika Teman Brisik berencana berlibur ke Pantai Batu Hideung, bisa mengikuti jalur ke Kawasan Tanjung Lesung. Lokasinya sekitar 7,5 km lagi dari pintu gerbang masuk Villa Kalica'a dan Beach Club Lalassa. Kendaraan umum menuju pantai ini belum tersedia, jadi lebih nyaman menggunakan kendaraan pribadinya. Untuk parkir kendaraan biayanya cukup terjangkau, sekitar Rp10.000 untuk motor dan Rp25.000 untuk mobil, serta tidak dikenakan biaya tiket masuk untuk per orangnya.
Untuk akomodasi, ada banyak pilihan homestay ketika kamu mulai memasuki Jalan Tanjung Lesung, tapi yang terdekat adalah Setya Homestay dengan harga mulai dari Rp150.000 per malam. Sedangkan untuk kuliner, rumah makan di area Tanjung Lesung lebih banyak menyediakan masakan berbahan utama seafood. Salah satu rumah makan seafood yang sangat terkenal adalah Rumah Makan Ibu Entin di Kecamatan Labuan. Teman Brisik bisa membelinya terlebih dahulu untuk dibawa ke pantai.
Artikel ini ditulis oleh Yudi Rahmatullah
travel pantai batu hideung tanjung lesung wisata banten pandeglang
Berita Terkait
Yuk Mari ke Curug Tujuh Bidadari
Food & Travel 07 Februari 2021Goa Rong View, Pesona Bentang Alam dari Atas Bukit
Food & Travel 07 Februari 2021
Voucher Rekomendasi
Terbaru
Pastel Maoo, Sekali Coba Pasti Maoo Lagi
Food & Travel 08 Februari 2021Kafe Bukit Nirwana, Bak di Negeri Kayangan
Food & Travel 08 Februari 2021Aroma Menggoda Bakso Pratama
Food & Travel 08 Februari 2021Jernihnya Batu Kodok dengan Bebatuan Alami
Food & Travel 08 Februari 2021Bubur Ferdi, Bubur Ayam Paling Populer di Citayam
Food & Travel 08 Februari 2021Kim Soo Home, Tempat Nongkrong dan Souvenir di Seminyak
Food & Travel 08 Februari 2021Menyeruput Kopi dalam Nuansa Minimalis di DW Coffee
Food & Travel 08 Februari 2021
Berita Video
Popular Tags
Trending
Berburu Mainan di Jakarta Toys & Comics Fair 2020
News 29 Februari 2020Youtuber Masak Jenglot Goreng Tepung, Apa Rasanya?
News 19 November 2019Seperti Apa sih Fasilitas Hotel Untuk Isolasi
News 28 April 2020Nongkrong Asyik di Sumur Moo Nyoo
Food & Travel 07 Oktober 2020Pesona Bukit Bintang Tiga Rasa di Lombok
Food & Travel 12 Oktober 2019Nasi Bakar Isi Kepompong Ulat Jati
Food & Travel 04 Oktober 2019Mahasiswa Tuntut DPR Menunda RUU KUHP
News 20 September 2019





