Budaya & Gaya Hidup 21 November 2021
Foto: Brisik.id/Nia
Setiap kali berkunjung ke suatu wilayah atau daerah tak lengkap rasanya jika tidak berbelanja buah tangan atau oleh-oleh. Kegiatan ini kerap kali dilakukan oleh para wisatawan luar daerah maupun luar negeri ketika berkunjung ke suatu tempat baru. Oleh-oleh dibeli sebagai pertanda pernah mengunjungi daerah tersebut dan bisa menjadi kenang-kenangan ketika kembali ke daerah asal. Oleh-oleh bisa berupa makanan khas, baju atau kain khas, pernak-pernik seperti gantungan kunci, dan masih banyak lagi lainnya. Tergantung dengan apa yang menjadi khas dari wilayah tersebut.
Foto : Brisik.id/Nia
Jika kamu saat ini menjadi wisatawan di Kalimantan Selatan. Ada banyak sekali sentral oleh-oleh yang tersebar di wilayah Banjarmasin yang menjual berbagai buah tangan, seperti kain khas sasirangan, camilan amplang ikan, kerajinan anyaman rotan, ataupun dodol khas kota Kandangan Hulu Sungai Selatan. Namun, jika kamu ingin mencari oleh-oleh yang sedikit berbeda. Khususnya, untuk kamu yang suka dengan pernak-pernik perhiasan. Kamu bisa menjelajahi Pasar Martapura.
Sejarah
Kota Martapura terletak kurang lebih 40 km dari kota Banjarmasin. Sebagai sebuah kota yang dijuluki kota intan terbesar di Indonesia. Martapura memang terkenal akan intan permatanya yang begitu menarik. Tepatnya di belakang alun-alun kota Martapura Cahaya Bumi Selamat. Kamu akan mendapati banyak sekali toko sepanjang mata memandang yang menjual berbagai jenis batu permata seperti batu kristal, batu akik, intan, berlian dan cinderamata lainnya. Beralamatkan di Jalan Ahmad Yani No.57 Cindai Alus, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan 71213.
Menurut sejarah, untuk memanfaatkan kekayaan alam Martapura yang kaya akan hasil bumi berupa perhiasan dan batu bara. Sejak zaman penjajahan Belanda masyarakat Martapura dikenal sebagai pengrajin perhiasan dan batu-batuan serta pedagang. Sehingga aktivitas perekonomian di daerah Martapura kebanyakan adalah berdagang serta pengrajin perhiasan dan batu-batuan yang tangguh sejak zaman dahulu sampai sekarang. Tak heran hingga saat ini, kegiatan ini masih terus dilanjutkan oleh anak-cucu nenek moyang terdahulu di Pasar Batuah Martapura.
Beraneka macam batu permata di sini berbentuk cincin, kalung, gelang, bahkan ada juga yang menjual per-batunya saja. Sepanjang mata melihat, kamu bakal dimanjakan dengan warna-warni bebatuan yang sangat indah. Biru coral, hijau mint, merah, semua menjadi satu kesatuan yang sangat indah dan membuat siapa pun yang berkunjung pasti terpukau melihatnya. Harga yang ditawarkan penjual berbagai macam dari puluhan ribu hingga ratusan juta rupiah bisa siapa pun dapatkan di sini.
Foto : Brisik.id/Nia
Di Pasar Batuah Martapura ini juga tidak hanya menjual permata, namun ada juga beberapa penjual yang menawarkan kain batik sasirangan, kaos, mukena, peci, bahkan ada tas yang bermotif sasirangan dengan harga kisaran Rp20.000-Rp100.000. Menurut beberapa pedagang, jauh sebelum pandemi Covid-19 para wisatawan yang datang berbelanja di pasar ini ada yang berasal dari luar kota Martapura, wisatawan luar daerah, maupun wisatawan mancanegara. Namun dikarenakan saat ini Martapura menerapkan PPKM.
Foto Brisik.id/Nia
Kebanyakan wisatawan yang mampir ialah warga dari daerah sekitar Kalimantan Selatan sendiri. Martapura merupakan daerah persinggahan yang biasanya digunakan beberapa pelancong dari Banjarmasin menuju ke arah Hulu Sungai maupun sebaliknya untuk berwisata religi tepatnya di daerah Sekumpul dan Pasayangan.
Penginapan
Penginapan yang terdapat di sekitar Pasar Martapura ada banyak sekali. Dengan pilihan yang banyak serta harga yang pastinya cukup terjangkau dengan fasilitas yang baik. Airy Eco Syariah Martapura bisa menjadi pilihannya dengan harga mulai Rp.200.000an berlokasi di Jl. Ahmad Yani No.22, Cindai Alus, Martapura, Banjar, Martapura. Hotel ini cukup strategis karena terletak di pinggir jalan raya dan berjarak hanya 300 meter dari Pasar Martapura.
Tags : travel brisik.id kalimantan banjarmasin cenderamata pusat perhiasan oleh-oleh pusat oleh-oleh martapura
Artikel ini ditulis oleh :
Ranking Level
Badge | Name | Keterangan |
---|---|---|
![]() | Bronze 1 | 1-14 artikel |
![]() | Bronze 2 | 15-30 artikel |
![]() | Bronze 3 | 31-45 artikel |
![]() | Bronze 4 | 45-60 artikel |
![]() | Bronze 5 | 61-75 artikel |
![]() | Silver 1 | 76-125 artikel |
![]() | Silver 2 | 126-175 artikel |
![]() | Silver 3 | 176-225 artikel |
![]() | Silver 4 | 226-275 artikel |
![]() | Silver 5 | 276-325 artikel |
![]() | Gold 1 | 326-400 artikel |
![]() | Gold 2 | 401-475 artikel |
![]() | Gold 3 | 476-550 artikel |
![]() | Gold 4 | 551-625 artikel |
![]() | Gold 5 | 626-700 artikel |
![]() | Platinum 1 | 701-800 artikel |
![]() | Platinum 2 | 801-900 artikel |
![]() | Platinum 3 | 901-1000 artikel |
![]() | Platinum 4 | 1001-1100 artikel |
![]() | Platinum 5 | 1101-1200 artikel |
![]() | Diamond 1 | 1201-1350 artikel |
![]() | Diamond 2 | 1351-1500 artikel |
![]() | Diamond 3 | 1501-1650 artikel |
![]() | Diamond 4 | 1651-1800 artikel |
![]() | Diamond 5 | > 1800 |
Banjarbaru {[{followers}]} Followers
Berkunjung dan berbelanja ke pusat oleh-oleh di Banjarmasin.
21 Nov 2021
Tempat bersantai layaknya teras rumah sendiri.
29 Okt 2021
Memiliki daya tarik untuk ngumpul bersama keluarga maupun teman secara lesehan.
25 Okt 2021
Kedai kopi ini berdiri karena inisiatif beberapa mahasiswa yang mengontrak rumah.
19 November 2021
Bakso dibuat dari daging sapi giling bagian tenderloin sehingga lebih sedikit lemak.
16 Maret 2021
Tidur nyaman dengan penginapan suasana Yogyakarta.
24 Oktober 2021
Beberapa wisatawan berkunjung ke sini sengaja untuk menenangkan pikiran.
17 Oktober 2021
Selain menu ayam dan bebek, kedai ini juga menyediakan menu seafood.
13 September 2021
Bergulat untuk mempererat silaturahmi.
28 November 2021
Sajian donut lezat dikemas dalam wadah cup cantik.
28 November 2021
Tempat bermain hewan peliharaan yang lengkap.
28 November 2021
Tidur nyaman, dengan prokes dan fasilitas lengkap.
28 November 2021
Keindahan view pesawahan dari balik kedai mungil.
28 November 2021