Destinasi Wisata Harus Terapkan Protokol CHSE

News 27 Mei 2021

Foto: kemenparekraf.go.id

Pemerintah telah mengizinkan sejumlah destinasi wisata dibuka saat pandemi COVID-19. Namun, pengelola wisata dan para wisatawan harus mematuhi protokol kesehatan agar tidak terpapar COVID-19 yang telah setahun lebih mewabah di Indonesia.

Menjelang libur Lebaran nanti, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) akan mengawasi secara ketat destinasi wisata di Tanah Air. Pengawasan ini dilakukan untuk memastikan protokol kesehatan diterapkan secara disiplin baik oleh pengelola maupun wisatawan.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, setiap pengelola destinasi wisata harus menerapkan protokol kesehatan CHSE.

CHSE sendiri adalah penerapan protokol kesehatan yang berbasis pada Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan). Protokol ini dimaksudkan agar masyarakat merasa aman dan nyaman saat berwisata.

chseFoto : Ancol.com

Nantinya, para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif akan diberikan sertifikasi CHSE. Sertifikasi juga membuktikan bahwa pelaku usaha memiliki, menerapkan, hingga meningkatkan protokol kesehatan di usahanya. Tentunya dengan adanya Sertifikat CHSE ini membuat masyarakat serta para wisatawan akan lebih terjamin kesehatannya saat berkunjung ke tempat wisata tersebut.

Untuk diketahui, berdasarkan data Kemenparekraf saat ini ada 5.863 usaha pariwisata di 34 provinsi yang telah tersertifikasi CHSE. Untuk wilayah DKI Jakarta sendiri ada sekitar 1.188 yang memiliki sertifikat ini, di antaranya Dunia Fantasi (Dufan), Sea Wolrd, Waterbom Pantai Indah Kapuk, Museum Penerangan, Museum Transportasi, dan lainnya.

Diharapkan dengan adanya protokol kesehatan CHSE ini sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Tanah Air dapat segera bangkit dan pulih kembali.

Kemenparekraf sendiri telah menerbitkan buku panduan tentang pelaksanaan CHSE untuk berbagai tempat serta bidang usaha di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif. CHSE akan terus disosialisasikan kepada para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif.

Jika ada pengelola destinasi wisata yang mengabaikan protokol kesehatan, Kemenparekraf tak segan bakal memberikan sanksi tegas. Adapun sanksi terberat yang diberikan adalah penutupan sementara terhadap lokasi wisata yang melanggar aturan tersebut.

Menurut Sandi, kebijakan sanksi tegas itu dilakukan semata untuk melindungi seluruh masyarakat. Kesehatan dan keselamatan menjadi prioritas utama pemerintah selama pandemi COVID-19 ini. Tentunya bagi yang melanggar maka akan ada peringatan dan berlanjut ke denda.

Selama pandemi COVID-19 Pariwisata merupakan salah satu sektor yang paling terdampak. Pendapatan negara dari sektor ini mengalami penurunan yang signifikan. Walaupun demikian, berdasarkan data dari pemerintah, sektor pariwisata ternyata masih memberikan kontribusi cukup besar terhadap negara yakni sekitar 43 miliar dollar AS.

chseFoto : kemenparekraf.go.id

Di tahun ini, pemerintah berupaya peningkatan sektor pariwisata melalui pengembangan destinasi di daerah. Salah satu upaya tersebut diwujudkan Kemenparekraf  dengan memberikan dana hibah agar sektor pariwisata di setiap kabupaten atau kota mengalami peningkatan.

Di samping itu, pemerintah berupaya membangun keseimbangan antara penyediaan (supply) dan permintaan (demand) agar sektor pariwisata dapat bangkit kembali.

Adapun penyediaan meliputi pemenuhan kuantitas dan kualitas dari destinasi pariwisata serta pelaku parekraf. Sedangkan dari sisi permintaan, dilakukan promosi untuk memperluas konektivitas wisatawan.

Jika seluruh upaya tersebut telah dilakukan, maka tidak menutup kemungkinan sektor pariwisata bisa bangkit kembali. Tentu hal ini menjadi harapan banyak pihak termasuk para pelaku wisata dan ekonomi kreatif. Demikian pula masyarakat dapat kembali berekreasi dengan aman dan nyaman serta tidak khawatir terpapar virus COVID-19.

Tags : wisata chse kemenparekraf pariwisata protokol kesehatan wisatawan

Artikel ini ditulis oleh :

Oji
  

Ranking Level

BadgeNameKeterangan
Bronze 11-14 artikel
Bronze 215-30 artikel
Bronze 331-45 artikel
Bronze 445-60 artikel
Bronze 561-75 artikel
Silver 176-125 artikel
Silver 2126-175 artikel
Silver 3176-225 artikel
Silver 4226-275 artikel
Silver 5276-325 artikel
Gold 1326-400 artikel
Gold 2401-475 artikel
Gold 3476-550 artikel
Gold 4551-625 artikel
Gold 5626-700 artikel
Platinum 1701-800 artikel
Platinum 2801-900 artikel
Platinum 3901-1000 artikel
Platinum 41001-1100 artikel
Platinum 51101-1200 artikel
Diamond 11201-1350 artikel
Diamond 21351-1500 artikel
Diamond 31501-1650 artikel
Diamond 41651-1800 artikel
Diamond 5> 1800

Tangerang Selatan {[{followers}]} Followers



Berita Terkait

Food & Travel

Pantai Luzamanu Tawarkan Sensasi Pantai Terbuka

Meskipun terlihat sederhana dari segi fasilitasnya, namun eksotismenya tidak kalah dari yang lain.

15 Jun 2021

News

Anugerah Desa Wisata Indonesia 2021 Resmi Diluncurkan

Sebuah langkah terbaru pemerintah dalam mengembangkan desa melalui jalur pariwisata.

29 Mei 2021

News

Destinasi Wisata Harus Terapkan Protokol CHSE

Setiap pengelola destinasi wisata harus menerapkan protokol kesehatan CHSE demi menjaga penyebaran COVID-19!

27 Mei 2021

Voucher Rekomendasi

Njana Tilem Museum

Travel

Rp 25,000 Rp 35,000

INUL VIZTA Harapan Indah

Karaoke

Rp 49,000 Rp 79,000

INUL VIZTA Blu Plaza

Karaoke

Rp 49,000 Rp 79,000

Kamu Mungkin Tertarik

News

Anies Baswedan Tetap Izinkan Pedagang Kaki Lima Jualan di Trotoar

PKL boleh berjualan hanya di trotoar yang sudah ditentukan.

16 Oktober 2019

Lifestyle

Ingin Produktif Saat Kerja di Malam Hari? Nyemil Aja!

Mereka yang makan camilan tengah malam akan merasa lebih waspada ketimbang yang tidak nyemil sama sekali.

17 Oktober 2019

Food & Travel

Asyiknya Main Rock Balancing di Curup Tujuh Kenangan

Curup Tujuh Kenangan berada di Pagaralam dengan kondisi air jernih dan sangat dingin.

22 Juli 2020

Food & Travel

Kenyamanan dan Kehangatan di Pemandian Air Panas Nyelanding

Masyarakat setempat menyebutnya air kesehatan.

23 April 2020

Food & Travel

Segudang Spot Instagramable di Kelenteng Soetji Nurani Banjarmasin

Bangunannya yang khas Tionghoa kerap menarik minat warga yang bukan keturunan Tionghoa untuk berkunjung.

21 Juli 2020

Terbaru

more

Food & Travel

Air Terjun Sikulikap, Indah di Tengah Hutan Tropis Berastagi

Air terjun dengan ketinggian sekitar 30 meter.

19 Juni 2021

Food & Travel

Bonbale Coffee and Farm, Coffee Shop dengan Nuansa Alam Asri

Area sekitarnya adalah kebun salak dan ada aliran sungai yang jernih.

19 Juni 2021

Food & Travel

Memandang Langit Malam di Kedai Secangkir Coffee

Kedai kopi yang menempati halaman luas di sebuah bursa mobil.

19 Juni 2021

Food & Travel

Kopi Sakarek, Mau di Luar atau di Dalam Sama-Sama Nyaman

Tempat ngopi dengan desain interior cerah nan menyegarkan mata.

19 Juni 2021

Food & Travel

Kirk Coffee & Satay, Kombinasi Kopi dan Sate a'la Angkringan

Kombinasi jualan kuliner yang tidak begitu lazim.

19 Juni 2021

Berita Video

more