Mencari Kerang Lamis di Pantai Cisiih, Seafood yang sudah Jarang Ditemukan

Travel 13 November 2021

Foto: brisik.id/ Yudi Rahmatullah

Seringnya, kita traveling untuk mencari kesenangan. Mengunjungi berbagai macam tempat wisata untuk melihat setiap keindahan dan keunikannya. Kita juga sering mencari spot-spot yang luar biasa untuk dijadikan background foto di tempat wisata tersebut, lalu diunggah dan dibagikan ke media sosial yang kita punya. 

Tapi, terkadang kita lupa bahwa bergaul dan berkenalan dengan warga sekitar di suatu tempat wisata menjadi hal yang tidak boleh dilewatkan. Dengan begitu, kita jadi lebih tahu tentang potensi alam dan kebiasaan apa saja yang sering dilakukan warga setempat.

Seperti pengalaman saya ketika traveling ke daerah Sumur, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, tepatnya ke Pantai Cisiih. Awalnya, saya hanya ingin melihat pantai-pantai di pesisir pantai Sumur setelah diterjang Tsunami di akhir tahun 2018. Karena jaraknya yang cukup jauh, sekitar 100 kilometer dari pusat kota Pandeglang, jadi baru kali ini saya berkesempatan untuk traveling ke daerah yang paling parah terdampak Tsunami yang diakibatkan erupsi Gunung Anak Krakatau.

Foto: brisik.id/Yudi Rahmatullah

Dan, saya memilih untuk masuk ke Pantai Cisiih. Alasannya, karena pantai ini berbeda dari pantai-pantai yang saya lewati. Di sini saya bisa melihat garis pantai sejauh mata memandang. Menikmati barisan pegunungan di bagian barat Banten dan melihat beberapa pulau yang jaraknya tidak terlalu jauh, seperti Pulau Umang dan Pulau Oar. Jadi, di sini banyak keindahan alam yang bisa saya nikmati. Pantai ini juga terlihat bersih, landai, dan ketinggian ombaknya sedang. Cocok untuk siapa saja yang belum jago berenang atau hanya ingin bermain-main ombak pantai.

Begitu menginjakkan kaki di Pantai Cisiih pada siang hari, terlihat hewan-hewan laut yang berlarian di area pasirnya, seperti kelomang dan kepiting-kepiting kecil. Itu tandanya, pantainya masih alami, tidak tercemar oleh sampah rumah tangga dan bahan bakar perahu nelayan. Pantai ini cukup jauh dari pemukiman warga dan tidak banyak warung yang berdiri di bibir pantai. Makanya jarang terlihat sampah-sampah yang berserakan. Walaupun ada, itu hanya batang-batang pohon dan dedaunan kering.

Semakin sore ternyata semakin banyak warga setempat yang berdatangan. Kebanyakan Ibu-ibu dan anak-anak yang datang dengan membawa ember kecil dan saringan. Mereka terlihat berjongkok dan berendam di air laut sambil menggali atau mengais-ngais pasir pantai. Setelah ditanya, ternyata mereka sedang mencari kerang Lamis untuk mereka konsumsi sendiri.

Foto: brisik.id/Yudi Rahmatullah

Teman Brisik, sekitar 5 tahun lalu, kerang Lamis ini masih banyak ditemui di pasar-pasar tradisional dan pelelangan ikan di daerah dekat kota, seperti Panimbang dan Tanjung Lesung. Bahkan, di sepanjang pantai di kedua daerah ini, masih banyak pencari kerang Lamis yang kemudian mereka jual di pinggir-pinggir pantai. Ada yang membangun gubuk bambu atau hanya menjajakan kerangnya dengan baskom-baskom plastik. Banyak wisatawan yang mampir untuk membelinya untuk dijadikan oleh-oleh. 

Kerang lamis biasanya dimasak dengan cara dipanggang di dalam daun pisang. Rasanya enak dan gurih walaupun tidak banyak bumbu yang ditambahkan. Aromanya wangi dan tidak berbau anyir. Itulah kenapa, kerang Lamis menjadi seafood favorit di daerah ini. Selain aroma dan rasanya, cara membuka cangkang dan durasi memasaknya tidak terlalu lama. Daging kerangnya juga cukup tebal dan bersih dibandingkan dengan kerang lainnya. 

Tapi, akhir-akhir ini, kerang Lamis jarang dijumpai di kedua daerah ini. Ketika menuju pantai Cisiih saja, saya tidak melihat pencari dan penjualnya di sekitar daerah Panimbang dan Tanjung Lesung. Padahal di kedua daerah ini, terdapat pasar tradisional dan pelelangan ikan. Jadi, hanya ada di Pantai Cisiih yang jaraknya cukup jauh dari keramaian dan hiruk pikuk kota. Mungkin kebersihan pantai menjadi faktor utama kerang ini dapat hidup dengan baik.

Foto: brisik.id/Yudi Rahmatullah

Teman Brisik yang ingin mencicipi kerang Lamis bisa menuju Pantai Cisiih di kecamatan Sumur. Lokasinya berada di Jalan Panimbang, Desa Sumberjaya,  Sumur, Pandeglang, Banten 42283. Jalan menuju daerah ini sudah sangat bagus, hanya terdapat sedikit perbaikan di beberapa ruas jalan.

Ada bus DAMRI kecil Jurusan Serang - Sumur yang bisa kamu gunakan untuk datang ke pantai ini, ongkosnya sekitar Rp. 50.000 dari terminal Pakupatan -Serang dan turun di Jembatan Muara Cisiih. Tapi, bus ini hanya beroperasi dua kali dalam sehari yaitu, pada pukul 3 pagi dan 12 siang dari Terminal Pakupatan. Sedangkan dari daerah Sumur busnya mulai berangkat pada pukul 6 pagi dan 12 Siang. 

Untuk kendaraan pribadi, baik motor ataupun mobil, kamu tidak harus bingung dengan persimpangan jalan menuju daerah ini, karena petunjuk jalan sudah tersedia dengan jelas. Daerah Sumur ini satu jalur dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung dan tidak terlalu jauh juga dari Pantai Tanjung Lesung, hanya sekitar 26 kilometer lagi.

Foto: brisik.id/Yudi Rahmatullah

Sebenarnya, Daerah Sumur menjadi perlintasan untuk wisatawan yang ingin menuju Taman Nasional Ujung Kulon, Pulau Oar, Pulau Panaitan, dan Pulau Umang. Nah, di Pulau Umang ini terdapat sebuah resort yang bisa kamu inapi. Jadi, tidak usah repot-repot lagi untuk mencari penginapan. Hanya saja tempatnya lebih eksklusif karena terdapat di sebuah pulau. Harga menginap per malam dimulai dari Rp1.200.000 dan sudah termasuk transportasi menuju pulau.

Sayangnya website untuk resort di Pulau Umang belum bisa diakses. Tapi, kamu bisa memesannya dengan menggunakan aplikasi booking hotel dan di Instagram-nya @pulauumangbeach sudah tersedia nomor kontak WhatsApp 08118781158. 

Tapi, jika kamu ingin penginapan yang low budget ala backpacker bisa kembali lagi ke daerah Tanjung Lesung dan memilih menginap di Castury Homestay di Jl. Raya Tanjung Lesung, Kampung Katapang, RT.02/RW03, Citeureup, Panimbang. Nomor kontak yang bisa kamu hubungi yaitu 081288355670. 

Lokasinya strategis, dekat dengan restoran, warung makan, transportasi umum, dan yang paling terbaik penginapan ini memiliki view pantai. Di aplikasi booking hotel harga per malamnya dimulai dari Rp195.000.

Supaya lebih aman dan terpercaya, kamu bisa memesannya di aplikasi booking hotel dengan nama OYO 2860 Castury Homestay Syariah. Melalui aplikasi ini, kamu bisa melihat fasilitas homestay secara detail, malah harga menginapnya lebih murah lagi dengan adanya promo-promo yang menarik.

Tags : brisik.id banten kecamatan sumur pantai cisiih kerang lamis travel

Artikel ini ditulis oleh :

Yudi Rahmatullah
  

Ranking Level

BadgeNameKeterangan
Bronze 11-14 artikel
Bronze 215-30 artikel
Bronze 331-45 artikel
Bronze 445-60 artikel
Bronze 561-75 artikel
Silver 176-125 artikel
Silver 2126-175 artikel
Silver 3176-225 artikel
Silver 4226-275 artikel
Silver 5276-325 artikel
Gold 1326-400 artikel
Gold 2401-475 artikel
Gold 3476-550 artikel
Gold 4551-625 artikel
Gold 5626-700 artikel
Platinum 1701-800 artikel
Platinum 2801-900 artikel
Platinum 3901-1000 artikel
Platinum 41001-1100 artikel
Platinum 51101-1200 artikel
Diamond 11201-1350 artikel
Diamond 21351-1500 artikel
Diamond 31501-1650 artikel
Diamond 41651-1800 artikel
Diamond 5> 1800

Banten {[{followers}]} Followers



Berita Terkait

Travel

Mencari Kerang Lamis di Pantai Cisiih, Seafood yang sudah Jarang Ditemukan

Bermain ke pantai dan melihat nelayan mengumpulkan kerang.

13 Nov 2021

Travel

Kemegahan Hotel Gallery Prawirotaman Dalam Balutan Suasana Klasik

Tidur nyaman dalam hotel yang megah.

11 Nov 2021

Travel

Pesona Pantai Cilurah Indah, Jejeran Pohon Kelapa Dan Spot Foto Paling Indah

Keindahan pantai dengan deretan pohon kelapa.

06 Nov 2021

Kamu Mungkin Tertarik

Kuliner

Bersantap Gaya Arab di Alsadda Restaurant

Restaurant ini menghadirkan suasana serta makanan yang memiliki cita rasa khas Timur Tengah.

29 April 2021

Travel

Tiga Taman Dalam Taman Balai Kota Bandung

Terletak di kawasan yang strategis dan penataan taman kota yang baik.

18 Juni 2021

Travel

Sunset Indah dan Bebatuan Hitam Eksotis Menghiasi Pantai Wediombo Gunungkidul

Pantai unik yang menarik untuk dijelajahi oleh para wisatawan.

05 Maret 2021

Kuliner

Nongkrong Cozy di Kafe Morgy

Kafe ini memamerkan karya seni seperti lukisan, foto, hingga instalasi seni yang bertemakan Influx atau Extended Menyoal Pluralisme.

06 Mei 2021

Kuliner

Dekorasi Bambu yang Unik Menghiasi Tempat Kuliner di Bamboo Food Park (BFP), Cilegon

Tempat kuliner ini berisikan para UMKM untuk meningkatkan perekonomian sekitar.

11 Agustus 2021

Terbaru

more

Kuliner

Kedai Niang, Tempat Nongkrong Luas Vibe Rumahan

Nongkrong sambil main billiard di kafe bergaya rumahan.

13 November 2021

Travel

Mengunjungi Tempat Bersejarah Taman Pujaan Bangsa Margarana

Mengenang dan mengenal para pahlawan di tanah Bali.

13 November 2021

Travel

Mencari Kerang Lamis di Pantai Cisiih, Seafood yang sudah Jarang Ditemukan

Bermain ke pantai dan melihat nelayan mengumpulkan kerang.

13 November 2021

Kuliner

Ragam Menu Indonesia di Ayam Goreng Pemuda Madiun

Menu khas Indonesia dengan nuansa modern.

13 November 2021

Travel

Bermalam di Cove Senopati yang Cozy dan Pet Friendly

Mencoba menginap di kamar lux di selatan Jakarta.

12 November 2021

Berita Video

more