Saat musim kemarau mata air Cikoromoy tidak pernah mengalami kekeringan, selalu mengalir terus dengan derasnya. Airnya selalu dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitarnya, baik untuk kebutuhan air sehari-hari ataupun sebagai tempat wisata.
Sebagai tempat wisata, mata air Cikoromoy ini sudah lama dijadikan sebagai tempat berenang dan rekreasi. Banyak pengunjung yang kagum akan kejernihan airnya yang mengalir terus tanpa henti. Airnya muncul dari dasar kolam yang berbatu dan dari dinding-dinding kolam.
Walaupun banyak orang yang berenang di dalamnya, tapi airnya selalu bersih, karena terus berganti setiap detik. Makanya banyak wisatawan yang betah berenang berlama-lama. Kulit atau mata mereka tidak terasa panas atau perih karena airnya tidak mengandung zat kimia apapun. Ditambah lagi mereka bisa bermain air sambil mengapung santai menggunakan ban. Harga sewanya antara Rp10.000 – 25.000 dan bisa dipakai seharian.
Foto: brisik.id/Yudi RahmatullahKolam mata air Cikoromoy sudah dikelola dari puluhan tahun yang lalu, mungkin sudah hampir mendekati setengah abad. Bahkan menurut sejarah mata air ini sudah ada semenjak zaman Belanda.
Saking ramainya dan terkadang tidak bisa menampung para wisatawan yang datang, akhirnya pihak pengelola membuat lagi beberapa kolam renang dari keramik agar mereka tidak menumpuk berenang di satu kolam saja. Kolam-kolam renang keramik tersebut masih dialiri oleh air dari sumber yang sama.
Bagi Teman Brisik yang tidak berencana untuk berenang, duduk-duduk di bangku warung atau di pinggiran kolam juga cukup asyik dan menyenangkan. Sambil menikmati makanan dan minuman hangat, Teman Brisik bisa sambil melihat kejernihan kolamnya. Apalagi, bebatuan di dasar kolam dan ikan-ikan di dalamnya dapat dilihat dengan jelas.
Foto: brisik.id/Yudi RahmatullahLokasi kolam mata air Cikoromoy berada di Kampung Cibulakan, Desa Kadubungbang, Kabupaten Pandeglang, Banten. Dari Alun-alun Pandeglang hanya berjarak sekitar 11 kilometer. Para wisatawan banyak yang membawa kendaraan sendiri, baik mobil ataupun motor karena lebih cepat. Untuk transportasi umum hanya tersedia angkutan kota (angkot) dengan jurusan Mandalawangi dan dilanjutkan lagi dengan ojek pangkalan dengan estimasi biaya sekitar Rp15.000.
Kolam mata air Cikoromoy termasuk ke dalam tempat wisata yang murah meriah. Makanya kolam ini menjadi tempat wisata favorit bagi masyarakat Pandeglang dan sekitarnya. Tiket masuknya hanya Rp5.000 per orang dan parkir Rp5.000 untuk motor dan Rp10.000 untuk mobil.
Foto: brisik.id/Yudi Rahmatullah
Masih di sekitar area kolamnya, tersedia rumah-rumah makan dengan menu makanan khas Sunda. Bentuk rumah makannya beragam, ada yang bertingkat dan ada juga rumah makan yang berada di atas kolam ikan.
Jika memilih tempat makan di lantai atas, Teman Brisik bisa melihat pemandangan alam dengan jelas, dan sambil makan bisa sambil melihat orang-orang yang sedang asyik berenang dan bermain air.
Tapi, rumah makan di atas kolam tidak kalah serunya, namanya Rumah Makan Saung Pani’isan. Namanya saja sudah mempunyai arti ″tempat untuk beristirahat yang dingin dan sunyi″, jadi sangat sesuai dengan keadaan di area saung dan juga di lingkungan sekitarnya.
Di Saung Pani’isan Teman Brisik bisa melihat ikan-ikan berenang di bawahnya. Jumlah ikannya cukup banyak dengan berbagai jenis dan ukuran. Ada ikan nila, gurame, dan ikan mas yang berenang dengan tenangnya di air yang terlihat seperti kaca, sangat jernih. Sambil menyantap makanan Teman Brisik bisa sambil melihat ikan dan memberi makan ikan.
Menu yang tersedia di rumah-rumah makan Cikoromoy kebanyakan menu makanan khas Sunda, seperti karedok, lotek, sayur asem, gurame dan nila bakar atau goreng, ayam bakar atau goreng, lalapan, dan lainnya. Harga ikannya mulai dari Rp70 .000 per kilogramnya.
Untuk akomodasi Teman Brisik bisa memilih Hotel Orange Syariah. Tempatnya simpel dan modern dengan tarif menginap dimulai dari Rp350.000. Lokasinya berada di Jalan Lapangan Sukarela No.59, Pandeglang, Banten.