Menelusuri Jejak Perbankan Masa Kolonial di Gedung De Javasche Bank Kota Surabaya

Travel 02 Juli 2020

Foto: humas.surabaya.go.id/Reyhan Naufal Zaki

Membahas tentang dunia perbankan mungkin menjadi salah satu bahasan yang cukup membosankan bagi sebagian besar orang. Namun bagi kota-kota besar yang sarat dengan nilai sejarah terutama sejarah dunia perbankan masa kolonial, tentu merupakan salah satu pembahasan yang cukup menarik.

Di kota Surabaya terdapat salah satu gedung bersejarah yang menjadi saksi bisu dari perkembangan dunia keuangan atau perbankan di masa kolonial, terutama di daerah Oost-Java atau Jawa Timur pada saat itu. Gedung tersebut adalah De Javasche Bank atau yang disingkat dengan DJB.

Gedung ini merupakan salah satu cagar budaya di kota Surabaya. Dibangun pada tahun 1829 yang saat itu merupakan cabang dari De Javasche Bank yang berada di Batavia atau sekarang yang menjadi DKI Jakarta.


Foto: brisik.id

Gedung ini sendiri memiliki gaya bangunan yang cukup khas berasal dari Eropa. Bangunan dirancang menggunakan gaya neo renaissance yang cukup populer pada awal abad ke-19. Selain itu, bangunan juga memberikan sedikit sentuhan nuansa nusantara yakni berupa ukiran khas dari Jepara yang ada disetiap pilarnya.

Bangunan sempat kembali dipugar di tahun 1904 dan diberi nuansa khas Eropa yang lebih kental tetapi tetap mempertahankan sebagian besar sudut-sudut ruangan yang memiliki nilai artistik. Suasana yang cukup unik ini seakan membuat pengunjung berimajinasi menjelajah masa lalu ketika gedung ini masih aktif digunakan.

Gedung ini terdiri dari tiga lantai yang memiliki berbagai fungsi pada zaman tersebut. Ruangan paling dasar digunakan sebagai basement dan kini difungsikan sebagai museum. Lantai ini juga terbagi menjadi beberapa ruangan tempat menyimpan benda yang berhubungan dengan dunia keuangan, seperti alat untuk mencetak uang. Selain itu di dalam ruangan yang sama terdapat sebuah ruang brankas raksasa yang dulu digunakan sebagai tempat penyimpanan uang.


Foto: brisik.id

Di lantai dua, Anda akan melihat ruangan yang dulunya difungsikan sebagai kantor dan ruang teller atau tempat transaksi. Tidak mengherankan karena di lantai ini terdapat beberapa bilik terbuat dari kayu. Selain itu, ruangan ini memiliki sistem CCTV zaman kuno yang cukup unik, yakni di setiap sudut ruangan terdapat cermin datar yang dipakai para petugas pengawas untuk memantau kondisi gedung. Di sini pula terdapat sebuah kaca patri asli buatan abad ke-19 yang sama sekali belum mengalami kerusakan. Lantai dua juga sering dipakai untuk keperluan pameran apabila ada event penting seperti hari jadi kota Surabaya, HUT Republik Indonesia atau peringatan hari-hari lainnya.

Berlanjut ke lantai paling atas, yakni tempat untuk menyimpan berbagai arsip dan dokumen serta digunakan sebagai gudang. Di ruangan cukup luas ini dahulu banyak sekali dokumen disimpan pada zaman kolonial. Namum ketika Pasukan Jepang mendarat di kota Surabaya, berbagai arsip serta dokumen ada yang dimusnahkan atau dipindahkan ke tempat lain.


Foto: Instagram/@viewearth.id

Menuju gedung ini sangat mudah karena lokasinya tepat di tengah kota tua Surabaya yakni di Jalan Garuda No. 1, Kel. Krembangan Selatan, Kec. Krembangan. Bersebelahan dengan Mall Jembatan Merah dan Taman Sejarah.

Untuk memasuki gedung, Anda tidak dipungut biaya sepeser pun, tetapi diminta untuk mengisi buku tamu yang telah disediakan di bagian informasi. Jika ingin melakukan kunjungan instansi diharapkan menghubungi jauh-jauh hari. Gedung ini buka setiap hari mulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 16.00 WIB.

Di depan gedung terdapat beberapa warung yang menjual aneka makanan mulai jajanan hingga makanan berat seperti nasi campur, bakso, soto dan makanan lainnya. Selain itu untuk fasilitas penginapan, diseberang Gedung De Javasche Bank terdapat sebuah hotel yang cukup terkenal yakni Arcadia Hotel. Di sini tarif per malam mulai Rp200.000. Selain itu ada juga penginapan Antariksa berjarak kurang lebih 1 km yang mematok harga per malam mulai Rp150.000.

Tags : surabaya dejavaschebank perbankan sejarah wisata

Artikel ini ditulis oleh :

Zahir
  

Ranking Level

BadgeNameKeterangan
Bronze 11-14 artikel
Bronze 215-30 artikel
Bronze 331-45 artikel
Bronze 445-60 artikel
Bronze 561-75 artikel
Silver 176-125 artikel
Silver 2126-175 artikel
Silver 3176-225 artikel
Silver 4226-275 artikel
Silver 5276-325 artikel
Gold 1326-400 artikel
Gold 2401-475 artikel
Gold 3476-550 artikel
Gold 4551-625 artikel
Gold 5626-700 artikel
Platinum 1701-800 artikel
Platinum 2801-900 artikel
Platinum 3901-1000 artikel
Platinum 41001-1100 artikel
Platinum 51101-1200 artikel
Diamond 11201-1350 artikel
Diamond 21351-1500 artikel
Diamond 31501-1650 artikel
Diamond 41651-1800 artikel
Diamond 5> 1800

Surabaya {[{followers}]} Followers



Berita Terkait

Travel

Monumen Palagan Ambarawa

Untuk mengenang peristiwa Pertempuran Ambarawa Desember 1945.

28 Jul 2021

Travel

Melihat Keindahan Bawah Laut Selat Bali di Bangsring Under Water Banyuwangi

di sini terdapat areal konservasi bawah laut seluas 15 hektar yang dapat kita explore keindahan taman bawah lautnya.

27 Jul 2021

News

Liburan Tenang Tanpa Pusing Masalah Parkir

Dishub Kota Surabaya membangun gedung parkir khusus di sejumlah titik strategis.

26 Jul 2021

Kamu Mungkin Tertarik

News

Bill Gates Sudah Ramal Kehadiran Virus Corona

Bill Gates menyebut wabah virus mematikan adalah ancaman ketiga terbesar di dunia.

27 Januari 2020

Kuliner

Rawon Brintik Malang, Makanan Klasik dengan Nama yang Unik

Panganan ini telah ada sebelum NKRI merdeka atau sejak tahun 1943.

26 Februari 2020

Travel

Makam Syekh Hamzah Fansuri, Destinasi Wisata Religi di Kota Subulussalam

Seorang ulama sufi dan sastrawan yang hidup di abad ke-16.

03 Juli 2020

Travel

Menembus Awan Puncak Bersejarah Gunung Gentong

Mitos mengatakan gunung ini merupakan tempat pelarian Prabu Brawijaya V dari anaknya yang bernama Raden Patah.

07 September 2020

Travel

Wisata Edukatif di Perpustakaan Medayu Agung Surabaya

Perpustakaan ini menyediakan kumpulan koran dan majalah lama yang mungkin jarang ditemukan di perpustakaan lain.

20 Mei 2020

Terbaru

more

Kuliner

UB Coffee, Kafe Kampus Untuk Semua Kalangan

Dikelola oleh Badan Usaha Non Akademik Universitas Brawijaya (UB) Malang.

28 Juli 2021

Kuliner

Paperhills, Kafe Istimewa Hadirkan View Sunrise dan Gunung Batur

Kafe menawan yang menghadap langsung Gunung Batur dan perbukitan.

28 Juli 2021

Travel

Bermalam di Puncak Dipowono

Menyajikan keindahan panorama memukau yang membuat siapa saja merasa takjub.

28 Juli 2021

Travel

Tunggu Aku di Pantai Canggu

Sering dikunjungi oleh wisatawan baik domestik maupun mancanegara.

28 Juli 2021

Travel

Teluk Triton Kaimana, Hidden Paradise di Papua Barat yang Gak Kalah Jauh Indahnya dengan Raja Ampat!

Mengunjungi surga dunia yang belum banyak terjamah manusia.

28 Juli 2021

Berita Video

more