Boba Tradisional Indonesia, Tajin Sappar

Budaya & Gaya Hidup 12 Oktober 2021

Foto: brisik.id/Sigit Candra Lesmana

Beberapa waktu yang lalu dunia perkulineran Indonesia dihebohkan dengan fenomena viralnya sebuah minuman. Minuman ini dipercaya berasal dari Negeri Formosa, Taiwan. Orang-orang biasa menyebut minuman ini dengan sebutan Boba, mengacu pada isian minuman ini yang merupakan sejenis jelly berbentuk bulat-bulat sebesar kelereng.

Namun kalian tahu tidak bahwa di Jawa Timur ada sebuah kuliner yang mirip seperti Boba ini. Bentuknya sama bulat menyerupai kelereng. Bedanya jika Boba dipadu dengan minuman, maka makanan asli Indonesia ini berbentuk makanan, sejenis bubur. Bahkan jauh sebelum Boba menjadi fenomena dan viral, kuliner ini sudah eksis. 

Bubur yang Hanya Bisa Ditemui Pada Bulan Shafar

Namanya Tajin Sappar, Tajin berarti bubur dalam bahasa Madura, sedangkan Sappar adalah pelafalan Madura untuk menyebut bulan Shafar, salah satu bulan dalam kalender Hijriah. Sesuai dengan namanya, kuliner ini hanya bisa ditemui pada Bulan Shafar. Warga Jawa Timur khususnya Jember, Bondowoso, dan Situbondo biasanya akan membuat sajian ini untuk menyambut datangnya Bulan Shafar. Setiap warga akan mengundang beberapa sanak saudara dan juga tetangganya untuk mengadakan pengajian. Lalu saat pulang akan dibawakan oleh-oleh berupa Tajin Sappar. 

Foto: Brisik.id/ Sigit Candra Lesmana

Bagi sanak saudara yang tinggal agak jauh dan tidak bisa menghadiri pengajian, Tajin Sappar akan diantarkan ke rumah masing-masing. Tradisi ini juga sekaligus berfungsi untuk mempererat tali silaturahmi antar saudara dan juga tetangga. 

Belum ada literatur valid yang menyebutkan bagaimana asal-usul tradisi Tajin Sappar ini, namun ada juga yang mengaitkan dengan Sunan Kalijaga. Disebutkan bahwa Sunan Kalijaga yang pertama kali membuat Tajin Sappar, namun kajian lebih jauh belum pernah dilakukan, jadi belum bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Memiliki Makna Filosofis yang Mendalam

Terdapat arti filosofis yang mendalam dalam tradisi Tajin Sappar ini. Bubur yang berbentuk bulat-bulat berwarna merah karena menggunakan gula merah, setelah itu disiram dengan santan kelapa yang berwarna putih, memiliki makna bahwa bubur merah tersebut adalah Rahim ibu, sedangkan santan kelapa adalah sperma ayah. Bubur ini mengingatkan kita pada proses terciptanya manusia. Dengan mengingat bahwa manusia terlahir dari benda kotor seperti darah dan sperma, maka diharapkan agar manusia terus mawas diri dan tidak sombong atau takabur. 

Namun di zaman sekarang Tajin Sappar tak hanya berwarna merah saja, tapi ada juga yang berwarna hijau, jadi mungkin sedikit melenceng dari tujuan filosofisnya. Namun Tajin Sappar yang berwarna hijau memang lebih menarik dari yang berwarna merah. Dan juga biasa dipadukan dengan bubur jenis lain seperti Bubur Ketan Hitam, Mutiara, dan Bubur Sumsum.

Seperti yang sudah di singgung di atas, Tajin Sappar memiliki bentuk yang sama dengan Boba, hanya saja teksturnya lebih padat dan kenyal. Tajin Sappar terbuat dari tepung beras ketan yang dibentuk bulat kemudian dilapisi dengan bubuk tepung beras putih. Setelah itu direbus dalam air mendidih dan diberi tambahan gula. Bisa menggunakan gula putih atau gula merah.

Foto: Brisik.id/ Sigit Candra Lesmana 

Rasanya manis berpadu dengan rasa gurih dari santan kelapa. Bertekstur lembut dan kenyal. Bagi yang ingin merasakan bubur ini, bisa main-main ke Jember dan daerah Jawa Timur lainnya saat Bulan Shafar seperti saat ini. Namun tradisi ini masih sering dilakukan di daerah pedesaan, di perkotaan sudah agak sulit menemukan warga yang masih melakukan tradisi ini.

Karena Tajin Sappar merupakan makanan yang muncul hanya di Bulan Shafar, maka sulit untuk menemukan penjual makanan ini. Di penjual bubur pun belum tentu ada. Kalau ada yang menjual makanan ini, kisaran harga yang dibanderol mungkin sekitar Rp5.000 sampai Rp8.000.

Bisa juga Teman Brisik memasak sendiri makanan ini di rumah, karena sudah banyak beredar resep dan cara pembuatan Tajin Sappar di internet. 

Tags : tradisi boba tajin sappar bubur shafar jember jawa timur

Artikel ini ditulis oleh :

Sigit
  

Ranking Level

BadgeNameKeterangan
Bronze 11-14 artikel
Bronze 215-30 artikel
Bronze 331-45 artikel
Bronze 445-60 artikel
Bronze 561-75 artikel
Silver 176-125 artikel
Silver 2126-175 artikel
Silver 3176-225 artikel
Silver 4226-275 artikel
Silver 5276-325 artikel
Gold 1326-400 artikel
Gold 2401-475 artikel
Gold 3476-550 artikel
Gold 4551-625 artikel
Gold 5626-700 artikel
Platinum 1701-800 artikel
Platinum 2801-900 artikel
Platinum 3901-1000 artikel
Platinum 41001-1100 artikel
Platinum 51101-1200 artikel
Diamond 11201-1350 artikel
Diamond 21351-1500 artikel
Diamond 31501-1650 artikel
Diamond 41651-1800 artikel
Diamond 5> 1800

Pria yang suka menulis dan membaca. Penggemar sepakbola dan sejarah.

Jember {[{followers}]} Followers



Berita Terkait

Travel

Benteng Mayangan, Bukti Sejarah Kejayaan Belanda di Probolinggo

Mengunjungi jejak bangunan bersejarah di sudut kota Probolinggo.

17 Okt 2021

Kuliner

Menikmati Perpaduan Gurihnya Kacang Hijau dan Manisnya Kental Manis di Es Ari

Merasakan keunikan es kacang hijau yang segar di Jember.

17 Okt 2021

Kuliner

Empon Empon, Kedai Jamu Kekinian

Jamu yang dikemas seperti kopi kafe.

17 Okt 2021

Kamu Mungkin Tertarik

Travel

Rayuan Pohon Kelapa Spot Terbaik Berburu Sunrise dan Sunset

Berburu sunset dan sunrise di perkebunan kelapa.

20 Maret 2021

Travel

Bukit Sikunir Dieng, Tempat Terbaik Melihat Golden Sunrise

Lokasinya yang diapit oleh dua gunung membuat sunrise terlihat sempurna.

20 Desember 2019

News

Cegah Corona, 9 Destinasi Wisata di Tangerang Ditutup

Pemerintah Provinsi Banten resmi menetapkan status Kejadian Luar Biasa untuk virus corona.

18 Maret 2020

News

Asyik, Bioskop di Kota Tangerang Sudah Mulai Dibuka!

Level PPKM yang turun kini bioskop sudah mulai di buka dengan peraturan yang ketat.

20 September 2021

Kuliner

BBQ Korea dengan Banchan Sepuasnya di Cha Ra Da

Kedai spesialis menjual daging saja.

31 Desember 2020

Terbaru

more

Travel

Bukit Ngasinan, Tak Kalah Ciamik Dengan Wisata Alam Lain

Beberapa wisatawan berkunjung ke sini sengaja untuk menenangkan pikiran.

17 Oktober 2021

Travel

Pantai Kasap Disebut-sebut Mirip Raja Ampat

Jika dilihat dari atas bukit.

17 Oktober 2021

Kuliner

Kopi Takua, Hidden Gemnya Anak Muda Cibubur

Sangat simple namun terlihat asyik mirip seperti coffee shop di Bandung.

17 Oktober 2021

Kuliner

Terlena dengan Suasana Kayana Kopi

Suasananya dikemas seperti rumah hunian.

17 Oktober 2021

Travel

Forest Garden Batu Layang, Staycation Sambil Berpetualang

Selain bermalam, Teman Brisik juga bisa melakukan aktivitas lainnya.

17 Oktober 2021

Berita Video

more