Cangkarok, Kuliner yang Lahir Dari Bahan Makanan Sisa

Budaya & Gaya Hidup 03 Oktober 2021

Foto: brisik.id/Sigit Candra Lesmana

Kreativitas manusia sudah tidak perlu diragukan lagi. Kita memiliki kelebihan dibanding dengan makhluk hidup lain. Kemampuan untuk beradaptasi dan selalu menemukan cara untuk menyelesaikan suatu permasalahan. Biasanya, kreativitas manusia muncul saat dia sedang terhimpit suatu masalah. Salah satu contoh saat manusia terhimpit permasalahan ekonomi biasanya dia akan berusaha untuk mencari jalan keluar dan muncul ide-ide yang tak pernah terpikir sebelumnya.

Terdapat sebuah kuliner yang merepresentasikan kreativitas manusia. Bagaimana tidak, bahan yang di mata orang lain sudah tidak bernilai dan harus di buang, tapi malah dijadikan sebuah kuliner yang lezat dan banyak peminat. Nama kulinernya adalah Cangkarok, pernah dengar? Saya yakin jika kalian orang Jember dan sekitarnya atau orang Madura kalian pasti tau tentang kuliner ini.

Foto: Brisik.id/ Sigit Candra Lesmana

Kuliner Orang Madura

Bisa dikatakan Cangkarok adalah kuliner khas Orang Madura, kenapa bisa ada juga di Jember karena Jember sebagian penduduknya merupakan Orang Madura atau keturunan Orang Madura. Banyak budaya Madura yang dibawa ke sini termasuk juga kuliner yang satu ini, namun belum dikatahui secara pasti dimana tepatnya Cangkarok pertama kali lahir. Cangkarok, entah apa artinya, jika dilihat dalam KBBI arti kata Cangkarok adalah nasi yang dikeringkan dengan cara dijemur. 

Memang benar sekali Cangkarok adalah nasi yang dikeringkan dengan cara dijemur, tapi mungkin lebih tepatnya adalah nasi sisa. Jika kalian pernah makan menggunakan bakul nasi yang terbuat dari bambu, maka pasti akan ada sisa-sisa nasi yang kering di pinggirannya. Nah masyarakat zaman dahulu masih belum sejahtera sehingga nasi kering tersebut tidak mungkin mereka buang. Agar bisa dimakan kembali, nasi sisa tersebut kemudian dicuci lalu dijemur sampai kering.

Foto: Brisik.id/ Sigit Candra Lesmana

Terdapat Dua Jenis Cangkarok 

Terdapat dua jenis Cangkarok, ada yang basah dan ada juga yang kering. Cangkarok basah dibuat dengan cara nasi sisa yang sudah dijemur kemudian di kukus lagi dengan ditambahkan bumbu dan juga parutan kelapa. Rasanya hampir mirip dengan nasi putih biasa namun ada sedikit rasa gurih dari bumbu dan parutan kelapa. Cangkarok basah biasanya dimakan sebagai sumber energi pengganti nasi putih.

Sedangkan Cangkarok kering dimasak dengan cara digoreng hingga garing. Nasi yang sudah dijemur kemudian digoreng hingga garing lalu ditambahkan bumbu seperti garam dan micin. Cangkarok kering lebih banyak ditemukan karena memang orang membuat camilan ini untuk dijual, berbeda dengan Cangkarok basah yang kebanyakan untuk konsumsi pribadi. 

Cangkarok kering juga biasanya ditambahkan daun bawang goreng untuk memperkaya rasa. Cangakrok kering biasa dijumpai di warung-warung atau tempat makan bakso dan mie ayam. Cangkarok kering bisa juga dijadikan lauk bakso dengan cara ditabur lalu dimakan bersama kuah bakso. Bisa juga dimakan langsung dijadikan sebagai camilan.

Memang Cangkarok adalah kuliner yang lahir dari makanan sisa, namun justru itu adalah bukti bahwa masyarakat Indonesia memiliki tingkat kreativitas yang tinggi. Makanan sisa saja bisa diolah menjadi kuliner yang dari dulu sampai saat ini masih digemari. 

Foto: Brisik.id/ Sigit Candra Lesmana

Teman Brisik yang di kotanya tidak ada Cangkarok dan ingin merasakan Cangkarok, kalian bisa mengunjungi berbagai market place yang tersedia. Di sana sudah banyak tersedia aneka Cangkarok dengan kemasan kekinian. Bagi yang ingin tau cara membuatnya, resepnya juga sudah banyak beredar di internet. Kalian tinggal cari saja dengan kata kunci "Resep Cangkarok" maka akan muncul resep lengkap Cangkarok.

Sejauh ini masih belum ada toko oleh-oleh yang menjual Cangkarok, tapi Cangkarok bisa ditemukan di toko kelontong, warung makan, pedagang nasi keliling dan juga warung bakso yang ada di Jember terutama di daerah pedesaan. Harga sebungkus Cangkarok biasanya Rp1.000 saja, namun harga bisa lebih mahal jika dikemas dengan kemasan yang lebih menarik.

Jika diulik lagi sebenarnya masih banyak kuliner-kuliner tradisional yang lahir dari kreativitas lokal Masyarakat Indonesia. Semoga di lain kesempatan kami bisa membahas aneka kuliner unik lainya di Nusantara. 

Tags : kuliner cangkarok kreatifitas jember madura nasi kering jemur gurih

Artikel ini ditulis oleh :

Sigit
  

Ranking Level

BadgeNameKeterangan
Bronze 11-14 artikel
Bronze 215-30 artikel
Bronze 331-45 artikel
Bronze 445-60 artikel
Bronze 561-75 artikel
Silver 176-125 artikel
Silver 2126-175 artikel
Silver 3176-225 artikel
Silver 4226-275 artikel
Silver 5276-325 artikel
Gold 1326-400 artikel
Gold 2401-475 artikel
Gold 3476-550 artikel
Gold 4551-625 artikel
Gold 5626-700 artikel
Platinum 1701-800 artikel
Platinum 2801-900 artikel
Platinum 3901-1000 artikel
Platinum 41001-1100 artikel
Platinum 51101-1200 artikel
Diamond 11201-1350 artikel
Diamond 21351-1500 artikel
Diamond 31501-1650 artikel
Diamond 41651-1800 artikel
Diamond 5> 1800

Pria yang suka menulis dan membaca. Penggemar sepakbola dan sejarah.

Jember {[{followers}]} Followers



Berita Terkait

Travel

Pos Bloc Jakarta, Tempat Nongkrong Kekinian di Gedung Bersejarah

Gedung Filateli yang direnovasi menjadi community hub di tengah Jakarta.

17 Okt 2021

Kuliner

Menikmati Perpaduan Gurihnya Kacang Hijau dan Manisnya Kental Manis di Es Ari

Merasakan keunikan es kacang hijau yang segar di Jember.

17 Okt 2021

Kuliner

Empon Empon, Kedai Jamu Kekinian

Jamu yang dikemas seperti kopi kafe.

17 Okt 2021

Kamu Mungkin Tertarik

Travel

Deg-deg Serr! Naik Bianglala Terbesar di Indonesia

Bianglala J-Sky Ferris Wheel memiliki ketinggian 69 meter dan berhasil memecahkan Rekor Muri

23 Mei 2021

Travel

Taman Ngadiluwih, Taman Asri Beragam Fungsi

Taman kota ramah lingkungan ini memberikan suasana nyaman.

16 September 2021

Kuliner

Buka Baju, Gubuk Makan Bakso Keju

Berbagai pilihan bakso unik kekinian ada di sini

11 Februari 2021

Travel

Nikmati Wahana Kelas Dunia di Hawai Waterpark Malang

Waterpark ini memiliki 12 wahana air yang cocok sebagai tempat liburan bersama keluarga.

28 Agustus 2021

Kuliner

Mitohausu, Ngopi ala Jepang di Teras Rumah Belanda

Melintasi waktu ke zaman dahulu di kafe yang unik dan nyaman.

01 Oktober 2021

Terbaru

more

Travel

Bukit Ngasinan, Tak Kalah Ciamik Dengan Wisata Alam Lain

Beberapa wisatawan berkunjung ke sini sengaja untuk menenangkan pikiran.

17 Oktober 2021

Travel

Pantai Kasap Disebut-sebut Mirip Raja Ampat

Jika dilihat dari atas bukit.

17 Oktober 2021

Kuliner

Kopi Takua, Hidden Gemnya Anak Muda Cibubur

Sangat simple namun terlihat asyik mirip seperti coffee shop di Bandung.

17 Oktober 2021

Kuliner

Terlena dengan Suasana Kayana Kopi

Suasananya dikemas seperti rumah hunian.

17 Oktober 2021

Travel

Forest Garden Batu Layang, Staycation Sambil Berpetualang

Selain bermalam, Teman Brisik juga bisa melakukan aktivitas lainnya.

17 Oktober 2021

Berita Video

more