Melihat Megahnya Gedung Peninggalan Zaman Belanda di Sepanjang Jalan Kalianget Sumenep

Lifestyle 04 Juni 2021

Foto: brisik.id/sobiriyanto

Bicara Kabupaten Sumenep tentu tidak akan pernah habis bila berbicara sejarahnya yang terbilang fenomenal, dari Sejarah Arya Wiraraja yang merupakan dalang pembangunan Kerajaan Majapahit yang dibuang ke Sumenep dan menjadi Adipati Pertama Sumenep, hingga pembangunan Masjid Jamik, Keraton Sumenep, dan Asta Tinggi yang ikonik dan sudah berumur ratusan tahun yang kini masih awet dan jadi Land Mark Kabupaten paling timur ini.

Foto: brisik.id/sobiriyanto

Dulu sejak zaman Belanda, Pemerintahan Sumenep terletak di ujung timur yakni Kalianget, sangat beralasan karena di Kecamatan ini terdapat Pelabuhan Internasional yang sangat sibuk di selat Madura. Sejak zaman Hindia Belanda, Kecamatan Kalianget sebagai Kota dan lambat laun Masyarakat Sumenep menyebut Kalianget sebagai Kota Tua. Di Kaliangetlah Pabrik Garam Briket modern pertama di Indonesia dibangun. Dan sampai saat ini, Pabrik Garam di renovasi dan masih ditempati oleh Karyawan PT. Garam. 

Foto: brisik.id/sobiriyanto

Di sepanjang Jalan Kalianget terdapat peninggalan-peninggalan sejarah zaman Belanda yang bisa kita lihat. Seperti Benteng VOC yang berada di ujung Barat Kalianget tepatnya di Desa Kalimo’ok. Benteng ini dibangun pada tahun 1785. Benteng ini sebagai pengingat kejamnya VOC zaman Belanda terhadap warga pribumi. Benteng VOC ini memiliki luas 1.500 meter persegi dengan tinggi 3 meter. Tak banyak yang bisa kita ketahui tentang Benteng ini. Namun yang jelas, Bangunan ini terbilang megah dan merupakan pertahanan utama dan terakhir VOC di Sumenep.

Foto: brisik.id/sobiriyanto

Selain itu, di sepanjang jalan Kalianget terdapat gedung bekas peninggalan zaman Belanda seperti Pabrik,  Kolam Renang, Bioskop yang kini beralih fungsi menjadi Koperasi PT. Garam, dan Rumah pegawai PT. Garam yang sangat kental dengan Arsitektur Eropa. Selain itu, Teman Brisik juga bisa melihat peninggalan zaman Belanda yang lain seperti Jam Dinding Tua lengkap dengan Pos jaga, Gedung Pembangkit Listrik yang sangat anggun bernuansa angker yang sudah ada sejak se abad lebih, Lokomotif atau Lori sebagai penarik kereta yang berisi Garam, Pelabuhan Kalianget yang saat ini sudah berkembang dan menjadi salah satu Pelabuhan Internasional.

Foto: brisik.id/sobiriyanto

Kota Tua Kalianget kini menjadi Cagar Budaya yang keberadaannya seperti yang dijelaskan di atas harus dilestarikan sebagai pengingat bahwa dulu Kabupaten Sumenep pernah tercatat sebagai pusat perdagangan pertama di Indonesia dan juga sebagai Kota Modern pertama Madura. Dulu, Pelabuhan Kalianget berada di desa Kertasada, namun lambat laun di pindah ke ujung timur Kalianget dan menjadi bandar untuk menuju ke Pulau Sumenep yang sangat banyak serta ke beberapa pelabuhan luar Madura seperti jalur kapal ke Pelabuhan Jangkar di Situbondo.

Foto: brisik.id/sobiriyanto

Teman Brisik bisa menikmati megahnya gedung peninggalan Belanda ini secara gratis dan bisa mengabadikan momen dengan berfoto dan juga yang tidak kalah penting yakni menggunakan kendaraan pribadi untuk menyusuri jalan Kalianget, Kalianget sendiri berada di timur Kota Sumenep dengan Jarak sekitar 10 Kilometer. Tepat di depan Gedung PT. Garam Kalianget sudah tersedia beberapa fasilitas seperti tempat parkir, kantin, musala, dan beberapa Gazebo agar Teman Brisik leluasa jalan-jalan menyusuri gedung eksotik peninggalan zaman Belanda ini.

Foto: brisik.id/sobiriyanto

Di Kalianget belum ada penginapan, jadi Teman Brisik bisa kembali ke Sumenep, penginapan yang disarankan yakni Hotel C1 Sumenep yang beralamat di Jalan Sultan Abdurrahman, Kota Sumenep dengan tarif Rp177.000 per malam. Tunggu apa lagi? Yuk berkunjung ke Kota Tua Kalianget dengan Gedung Megah Peninggalan Zaman Belanda yang eksotis ini!
 

Tags : brisik.id brisik jawa timur kalianget sumenep travel budaya seru

Artikel ini ditulis oleh :

yanto
  

Ranking Level

BadgeNameKeterangan
Bronze 11-14 artikel
Bronze 215-30 artikel
Bronze 331-45 artikel
Bronze 445-60 artikel
Bronze 561-75 artikel
Silver 176-125 artikel
Silver 2126-175 artikel
Silver 3176-225 artikel
Silver 4226-275 artikel
Silver 5276-325 artikel
Gold 1326-400 artikel
Gold 2401-475 artikel
Gold 3476-550 artikel
Gold 4551-625 artikel
Gold 5626-700 artikel
Platinum 1701-800 artikel
Platinum 2801-900 artikel
Platinum 3901-1000 artikel
Platinum 41001-1100 artikel
Platinum 51101-1200 artikel
Diamond 11201-1350 artikel
Diamond 21351-1500 artikel
Diamond 31501-1650 artikel
Diamond 41651-1800 artikel
Diamond 5> 1800

Penulis freelance yang kerja di warung kopi

Sumenep {[{followers}]} Followers



Berita Terkait

Food & Travel

Betah Nongkrong Lama di Cafe Jalan Tengah dengan Nuansa Industrial Minimalis

Bersantap atau nongkrong dengan pemandangan alam indah.

19 Jun 2021

Lifestyle

Suara Garamba Menjadi Bukti Sah Mulainya Pesta Pernikahan

Gong penanda sahnya sebuah perkawinan di Nias.

19 Jun 2021

Food & Travel

Topeng Ireng Kesenian Arif Asal Magelang tentang Bersahabat dengan Alam

Tari ini berkembang di daerah Magelang yang merupakan jenis seni tari rakyat kreasi baru dan dinilai merupakan hasil pengembangan dari kesenian kubro siswo dan olahraga pencak silat loh!

18 Jun 2021

Voucher Rekomendasi

Njana Tilem Museum

Travel

Rp 25,000 Rp 35,000

Kamu Mungkin Tertarik

Food & Travel

Libreria Eatery Gabungkan Kafe dan Perpustakaan

Salah satu kafe dengan konsep perpustakaan.

05 Februari 2021

Food & Travel

Serunya Ngabuburit di Kafe Giri Hills, Perpaduan Desain Natural dan Warna-Warni yang Instagramable

Di kafe ini di hiasi oleh meja dan bangku berwarna warni yang membuat suasana kafe menjadi ceria.

05 Mei 2021

Food & Travel

Lumi Coffee, Kafe Unik dengan Konsep Serba Putih

Coffee shop ini memiliki desain ruangan yang serba putih yang memberikan kesan bersih dan menenangkan.

11 Juni 2021

Food & Travel

BBQ Puas Mantab di Galmaegi

Jika kamu memesan dua porsi daging bakal cukup untuk empat orang.

09 April 2021

Terbaru

more

Food & Travel

Air Terjun Sikulikap, Indah di Tengah Hutan Tropis Berastagi

Air terjun dengan ketinggian sekitar 30 meter.

19 Juni 2021

Food & Travel

Bonbale Coffee and Farm, Coffee Shop dengan Nuansa Alam Asri

Area sekitarnya adalah kebun salak dan ada aliran sungai yang jernih.

19 Juni 2021

Food & Travel

Memandang Langit Malam di Kedai Secangkir Coffee

Kedai kopi yang menempati halaman luas di sebuah bursa mobil.

19 Juni 2021

Food & Travel

Kopi Sakarek, Mau di Luar atau di Dalam Sama-Sama Nyaman

Tempat ngopi dengan desain interior cerah nan menyegarkan mata.

19 Juni 2021

Food & Travel

Kirk Coffee & Satay, Kombinasi Kopi dan Sate a'la Angkringan

Kombinasi jualan kuliner yang tidak begitu lazim.

19 Juni 2021

Berita Video

more