Memanen Cengkeh di Afa-afa Sembari Menikmati Pesona Pulau Maitara dan Ternate

Lifestyle 02 Juni 2021

Foto: Brisik.id/irdaniskahar

Cengkeh adalah salah satu komoditi rempah-rempah yang ada di Maluku Utara. Komoditi unggul ini banyak diminati oleh bangsa Eropa pada jaman dahulu kala, dan hampir di setiap penjuru hutan pegunungan Maluku Utara ditumbuhi komoditi tersebut. Menanti musim panen adalah idaman warga masyarakat Maluku Utara layaknya jodoh yang dirindukan kedatangannya. 

Setiap Musim Panen cengkeh tentunya menjadi momentum yang paling membahagiakan bagi masyarakat petani yang ada di Maluku Utara, terkhusus kelurahan Afa-afa. Kelurahan Afa-afa adalah salah satu kelurahan yang letaknya di bagian daratan tinggi pegunungan Tidore tepat di Kecamatan Tidore Utara, kota Tidore kepulauan. Hampir sekitar 7 kilo dari pesisir pantai. Afa-afa yang letaknya di pegunungan, tentunya mengundang pemandangan yang elok jika memandang ke arah pesisir. Apalagi sudah mendaki ke gunung yang terdapat perkebunan cengkeh milik warga.

Di sana akan tampak asyik dengan aktivitas masyarakat yang sedang memanen sambil menikmati pemandangan di sekitar arah laut. Pemandangan yang tampak di seberang laut Tidore, terdapat pesona Pulau Maitara dan Ternate yang cukup memanjakan mata. Selain itu juga kicauan burung-burung terdengar alami menghibur kuping. Begitu pula sepoi udara segar yang berhembus dari berbagai penjuru yang akan menyegarkan tubuh. Tak kalah sejuknya juga kala di saat hujan, kawasan hutan akan indah tertutupi kabut tebal bagaikan berada di atas awan.

Foto: Brisik.id/irdaniskahar

Komoditi tahunan ini, adalah salah satu komoditi unggul yang terdapat di Tidore, banyak terjadi perputaran ekonomi yang cepat jika datangnya musim panen. Tak hanya hasil panennya diperoleh petani saja, namun juga buruh panen juga mendapatkan bagian dari hasil panen tersebut. Setiap panen buruh diberikan upah sebesar Rp150.000-200.000 per hari, itu pun tergantung jarak lokasi kebun cengkeh dari rumah. Semakin jauh jarak lokasi kebun cengkeh yang akan dipanen, semakin besar pula insentif buruh yang akan didapatkan.

Foto: brisik.id/irdaniskahar

Proses pemanenannya tidaklah sesulit yang dipikirkan, tapi juga dibutuhkan profesionalitas memanjat dan mengikat tali sebagai penginjak dan penahan. Alat-alat yang dibutuhkan juga mudah didapatkan, tinggal menyediakan karung berukuran kecil, dibuat seperti keranjang untuk mengisi hasil petikan. Kemudian juga besi berukuran 150 cm dengan kedua ujung berbentuk mata kail yang berfungsi untuk mengait cabang cengkeh. Begitu pun juga menyediakan karung yang berukuran besar untuk disalin setelah keranjangnya sudah penuh.

Bagi pengunjung yang ingin berkunjung ke kelurahan Afa-afa, baiknya pada saat tibanya musim panen cengkeh. Karena setiap musim panen cengkeh, Kampung yang satu ini mendadak ramai, sebab banyak petani mendatangkan buruh dari luar datang dan menginap di rumah mereka. Dan begitu pun setiap hari belantara hutan menjadi ramai karena dipenuhi buruh-buruh yang sedang memanen. Di sana kalian dapat menyaksikan langsung bagaimana proses pemanenan hingga pada proses pengeringan cengkeh. Bahkan setiap musim panen, ada suatu proses pemisahan buah dengan gagangnya pasca panen dari pohonnya. Proses ini di lakukan secara gotong royong. Terlihat masyarakat saling bantu-membantu demi meringankan beban pekerjaan sesama petani. Jika Teman Brisik ingin menyaksikan proses pemanenan dari atas pohon, baiknya membawa bekal yang bisa membantu selama berada di perkebunan cengkeh.

Foto: brisik.id/irdaniskahar

Dari jalur selatan, Teman Berisik dapat menginap di Penginapan Tidore Puri, yang letaknya di Jln. Ahmad Yani, Kelurahan Soasio, kecamatan Tidore, Kota Tidore Kepulauan, Hanya berkisar Rp150.000-200.000 sekali menginap. Tersedia fasilitas yang nyaman tentunya, kamar tidur yang memadai bisa menginap bersama keluarga, begitu pun fasilitas dapur yang lengkap. Penginapan ini juga tak jauh dari lokasi pasar, Teman Brisik dapat miliki perlengkapan masak buat makan bersama Keluarga. Jika berminat, bisa menghubungi No. Telepon 0813-4057-1599.

Selain itu soal biaya transportasi menuju Kelurahan Afa-afa, Teman Brisik akan diarahkan menggunakan Angkot menuju ke arah Utara Tidore, Tepat di Kelurahan Mareku, Kecamatan Tidore Utara, hanya Rp15.000 ribu dengan jarak tempuh sekitar 30-40 menit saja, dan setelahnya Teman Brisik akan diarahkan untuk menggunakan Ojek menuju Kelurahan Afa-afa diperkirakan 3-5 menit saja dengan ongkos sewa Ojeknya hanya Rp5.000 saja. Ini khusus bagi pengunjung dari luar daerah. Yuk ikut memanen!

Tags : travel indonesia lifestyle brisik.id brisik cengkeh afa-afa tidore ternate maitara pulau laut pemandangan panen cengkeh

Artikel ini ditulis oleh :

Danis
  

Ranking Level

BadgeNameKeterangan
Bronze 11-14 artikel
Bronze 215-30 artikel
Bronze 331-45 artikel
Bronze 445-60 artikel
Bronze 561-75 artikel
Silver 176-125 artikel
Silver 2126-175 artikel
Silver 3176-225 artikel
Silver 4226-275 artikel
Silver 5276-325 artikel
Gold 1326-400 artikel
Gold 2401-475 artikel
Gold 3476-550 artikel
Gold 4551-625 artikel
Gold 5626-700 artikel
Platinum 1701-800 artikel
Platinum 2801-900 artikel
Platinum 3901-1000 artikel
Platinum 41001-1100 artikel
Platinum 51101-1200 artikel
Diamond 11201-1350 artikel
Diamond 21351-1500 artikel
Diamond 31501-1650 artikel
Diamond 41651-1800 artikel
Diamond 5> 1800

-

Tidore Kepulauan {[{followers}]} Followers



Berita Terkait

Food & Travel

Memotret Alam di Ekowisata Bukit Lona Lade Ake

Menghadirkan pemandangan eksotis perpaduan gunung dan laut dengan aroma khas dari tanaman cengkeh dan Pala.

17 Jun 2021

Lifestyle

Batik Jambi, Batik dengan Motif Sejuta Makna

Berbeda dengan motif batik Jawa yang biasanya berupa rangkaian, motif batik Jambi merupakan motif satu-satu alias ceplokan.

16 Jun 2021

Food & Travel

Alamak, Pantai Rambak Memang Rancak

Jadi primadona wisatawan di Pulau Bangka.

16 Jun 2021

Kamu Mungkin Tertarik

Food & Travel

Empat Warna Mi dari Mie Pangsit Ijo Solo Baru

Ada hijau, oranye, merah, dan ungu.

23 Februari 2021

Food & Travel

Mengunjungi Desa Adat Kete Kesu di Toraja, Sulawesi Selatan

Rumah adat tongkonan memiliki atap menyerupai bentuk perahu.

24 Mei 2021

Food & Travel

Bori' Kalimbuang, Saksi Upacara Kematian Rambusolo'

Melihat lebih dekat batu besar wujud penghormatan pemuka adat atau keluarga bangsawan yang meninggal.

29 April 2021

Food & Travel

Wisata Sejarah Religi di Pulau Mansinam yang Sunyi

Di pulau ini dimulai sejarah penyebaran agama Kristen di Papua.

04 Mei 2021

Food & Travel

Lapangan Pancasila, Spot Hiburan Masyarakat Kota Palopo

Tempat ini telah bertransformasi menjadi salah satu taman kota favorit masyarakat Kota Palopo dengan segudang fasilitas dan hiburan yang tersedia.

31 Mei 2021

Terbaru

more

Food & Travel

Air Terjun Sikulikap, Indah di Tengah Hutan Tropis Berastagi

Air terjun dengan ketinggian sekitar 30 meter.

19 Juni 2021

Food & Travel

Bonbale Coffee and Farm, Coffee Shop dengan Nuansa Alam Asri

Area sekitarnya adalah kebun salak dan ada aliran sungai yang jernih.

19 Juni 2021

Food & Travel

Memandang Langit Malam di Kedai Secangkir Coffee

Kedai kopi yang menempati halaman luas di sebuah bursa mobil.

19 Juni 2021

Food & Travel

Kopi Sakarek, Mau di Luar atau di Dalam Sama-Sama Nyaman

Tempat ngopi dengan desain interior cerah nan menyegarkan mata.

19 Juni 2021

Food & Travel

Kirk Coffee & Satay, Kombinasi Kopi dan Sate a'la Angkringan

Kombinasi jualan kuliner yang tidak begitu lazim.

19 Juni 2021

Berita Video

more