Kasus Positif Covid-19 di DKI Jakarta Meningkat, Kluster Perkantoran Jadi Penyumbang

News 30 April 2021

Foto: www.labmanager.com

Baru-baru ini, Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertrans) DKI Jakarta merilis data terbaru yang menunjukkan bahwa 2.107 kantor telah diperintahkan untuk ditutup sementara sesuai dengan protokol COVID-19 sejak pergantian tahun. Dari jumlah tersebut, tercatat 157 kasus positif dari 78 kantor antara 5-11 April, dan 425 kasus dari 177 kantor antara 12-18 April 2021.

Kepala Disnakertrans Andri Yansyah mengatakan penegakan WFH sulit karena lembaga yang saat ini hanya memiliki 59 pengawas lapangan itu sangat kekurangan tenaga.

“Mungkin salah satu alasannya adalah vaksinasi, yang membuat beberapa orang percaya bahwa mereka kebal padahal sebenarnya tidak. Kedua, mungkin mereka bosan karena (pandemi) sudah berlangsung lama. Dan pekerja yang ke kantor jarang lagi cuci tangan padahal fasilitasnya sudah disediakan”, kata Andri.

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jakarta percaya bahwa faktor pendorong WFH menjadi ketinggalan zaman di ibu kota adalah keengganan pengusaha untuk mengadopsi kebijakan tersebut, terutama di kalangan bisnis yang percaya bekerja jauh dari kantor mengurangi hasil produktif. Hal ini dikarenakan sulitnya untuk mengawasi karyawan yang melakukan work from home sehingga dikhawatirkan malah menjadi kontraproduktif.


Foto : Antara/Akbar Nugroho Gumay

Di bawah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Mikro (PPKM Mikro), yang berlaku hingga setidaknya 3 Mei, tempat kerja di ibu kota diizinkan untuk dibuka dengan pemberlakuan kapasitas kehadiran karyawan yang diperbolehkan 50 persen. Artinya setengahnya harus melakukan work from home (WFH) dan sisanya diperbolehkan untuk work from office (WFO). Hal ini juga ternyata sulit diterapkan meski pada awalnya pemerintah provinsi DKI Jakarta berharap agar dilakukan WFH secara penuh untuk tiap perkantoran atau usaha yang termasuk ke tier yang tidak esensial.

Pemerintah provinsi DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk mewaspadai penularan COVID-19 di tempat kerja karena jumlah pekerja yang terpapar virus dari cluster perkantoran meningkat sepanjang April. Tren kasus di kluster perkantoran dalam sepekan terakhir juga mengalami peningkatan, dengan jumlah kasus aktif dari cluster perkantoran mencapai 425 dari 177 tempat kerja pada 12-18 April, sedangkan sepekan sebelumnya pada 5-11 April hanya terdapat 157 kasus positif dari 78 kantor.

Terlena Setelah Menerima Vaksin, Protokol Kesehatan Terlupakan

Salah satu hal yang diduga menjadi penyebab naiknya kasus positif di kluster perkantoran bisa jadi akibat euforia vaksin Covid-19 di kalangan karyawan. Karyawan dan masyarakat cenderung terlalu percaya diri setelah mendapat suntikan vaksin. Padahal, vaksin merupakan salah satu upaya memutus rantai penularan, dan upaya vitalnya adalah dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan 3M. Misalnya, orang tidak lagi mencuci tangan sebelum masuk ke kantor, bahkan tidak menggunakan masker. Namun, berdasarkan pantauan lembaga, lonjakan kasus tersebut tidak langsung sejalan dengan peningkatan pelanggaran protokol kesehatan di tempat kerja.


Foto : www.wtvm.com

Dinas Kesehatan Jakarta juga menemukan bahwa lonjakan kasus selalu terjadi 14 hari setelah periode liburan yang panjang dan temuan akhir yang mengejutkan mengungkapkan bahwa kasus positif Covid-19 yang dikonfirmasi dari kluster perkantoran telah menerima suntikan vaksin.

Selain itu, kasus positif yang paling banyak ditemukan adalah karyawan di tempat kerja yang telah mendapatkan vaksinasi. Meski sudah divaksinasi, bukan berarti mereka akan 100 persen terlindungi dari infeksi COVID-19.
Vaksinasi hanya mengurangi kemungkinan timbulnya gejala dan komplikasi yang parah akibat virus, tetapi virus tetap dapat menular. Oleh karena itu, diperlukan kepatuhan terhadap protokol kesehatan yang telah ditetapkan untuk mencegah naiknya angka kasus positif Covid-19.

Ayo lindungi satu sama lain, dimulai dari diri kita sendiri dan orang di sekitar kita dengan cara menjalankan protokol kesehatan dengan disiplin tinggi untuk memutus rantai penularan COVID-19!

Tags : brisik.id brisik brisik tanggap covid covid news update covid covid-19 covid

Artikel ini ditulis oleh : Delano


Berita Terkait

News

Melonjaknya Pengunjung Pasar Tanah Abang Dikhawatirkan Menambah Kasus Positif Covid-19

Tradisi menyambut Lebaran menjadi buah simalakama dalam memerangi Covid-19.

05 Mei 2021

Lifestyle

Sensasi Berjalan di Tengah Sungai Tanpa Jembatan by Mural Cilandak

Berkunjung ke daerah rumah pelukis terkenal Basuki Abdullah.

04 Mei 2021

News

Lemahnya Pengawasan Menyebabkan Terjadinya Kasus Suap Wajib Karantina Covid-19 di Bandara

Adanya celah pengawasan dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

03 Mei 2021

Kamu Mungkin Tertarik

Food & Travel

Keindahan Pantai Batu Berlayar di Gunung Cut Sama Dua

Pantai unik dengan sejumlah bentuk batu menarik.

04 Februari 2021

Food & Travel

Pantai Legon Pari yang Asri dan Tersembunyi

Hanya dapat dijangkau dengan kendaraan roda dua atau berjalan kaki.

14 Desember 2020

Food & Travel

Gurih Manis Tahu Petis Khas Semarang

Sensasi makan tahu berlapis saus hitam yang manis dan gurih.

29 September 2020

Food & Travel

Potato Head Beach Club Bali, Tempat Menikmati Sore di Seminyak

Tempat yang nyaman untuk menikmati matahari terbenam,

21 Juli 2020

Food & Travel

Kedinginan di Bandung, Enaknya Seruput Bajigur Siti Maemunah

Nama Ibu Hj Siti Maemunah sudah cukup melegenda dalam dunia minuman tradisional di Bandung.

19 Februari 2020

Terbaru

more

Food & Travel

Berburu Makanan dan Minuman di KRJ (Kampoeng Ramadhan Jogokariyan)

Pasar takjil yang lengkap dan bisa lanjut beribadah sesudah berbuka.

07 Mei 2021

Food & Travel

Mencoba Mie Jadoel Cirebon di Mie Murni

Mencicipi mie tradisional dengan resep turun temurun di Cirebon.

07 Mei 2021

Food & Travel

Bermalam Dalam Tenda Ger di The Highland Park Resort

Serasa seperti orang bangsa Mongol atau Indian.

07 Mei 2021

Food & Travel

Kumpul lagi di Kedai Kopi Kawan Lama

Ngopi sambil di temanin iringan lagu dari para bang-band ini bisa banget di Kedai ini.

07 Mei 2021

Food & Travel

Berfoto Ria Di Gang Kecil Dengan Nuansa Kolonial di Jalan Prenjak

Di sini merupakan tempat bersejarah dengan bangunan tua sebagai latarnya.

07 Mei 2021

Berita Video

more