Eksotisme Kampung Papagarang di Negeri Komodo

Food & Travel 04 Mei 2021

Foto: Brisik.id/Arie Putra

Hewan endemik Komodo (varanus komodoensis) merupakan salah satu satwa yang menjadi sasaran berwisata ke Taman Nasional Komodo yang terletak di Nusa Tenggara Timur. Selain itu, alam bawah laut wilayah ini juga menyajikan keanekaragaman hayati yang mampu menyedot ribuan divers dari seluruh dunia untuk menyelami keindahannya.

Namun, di samping flora dan fauna serta biota laut yang kaya, di dalam kawasan cagar biosfer ini terdapat empat kampung yang menghuni beberapa pulau yakni Kampung Komodo yang berada di Pulau Komodo, Kampung Rinca, Kampung Kerora di Pulau Rinca, dan Kampung Papagarang di Pulau Papagarang. Masing-masing kampung memiliki keunikan tersendiri baik alam, budaya, maupun mata pencaharian.

Nah Teman Brisik, kali ini kita melihat secara khusus Kampung Papagarang yang pesona alam, budaya, dan religinya membuat kita terkesima. Kampung ini merupakan satu-satunya anak kampung dari Desa Papagarang. Ketika melintasi jalur jelajah ke Pulau Padar dan Pulau Komodo, Teman Brisik akan melintas tepat di depan kampung ini.

Pesona Alam

Dari kapal, pemandangan ke arah Kampung Papagarang sungguh menyejukkan mata. Hamparan bukit yang ditumbuhi pepohonan menambah gradasi warna biru pada laut dan langit. Rumah-rumah panggung berdiri kokoh di tepi garis pantai seperti menyangga denyut kehidupan yang ada di dalam kampung.

Foto : Brisik.id/Arie Putra

Untuk tiba di kampung ini memerlukan waktu satu setengah jam berlayar dari Pelabuhan Labuan Bajo. Pilihan terbaik untuk menginap sebelum berangkat ke Pulau Papagarang adalah di Labuan Bajo. Ada banyak hotel dan hostel seperti Wela Bajo Hotel, Le Pirate Hotel, Tree Top Hotel, Flamingo Avia, dan Ciao Hostel dengan variasi harga mulai dari Rp350.000 di sepanjang jalur protokol Jalan Soekarno - Hatta. Hotel dan hostel ini sebagian besarnya juga memiliki restaurant sehingga Teman Brisik tidak bingung lagi mencari tempat makan.

Teman Brisik bisa menggunakan perahu lokal yang ada di sekitar dermaga untuk transportasi ke Papagarang. Setelah tiba di Papagarang, perahu akan sandar di dermaga kayu yang biasanya dipenuhi anak-anak yang sedang bermain air laut yang sangat jernih. Teman Brisik bisa meminta bantuan mereka untuk menunjuk jalan ke Kantor Desa; tempat pertama yang harus dikunjungi.

Pemandangan dari area bukit tak kalah menakjubkan. Arah pandang sangat leluasa untuk melihat kampung seluruhnya. Spot foto yang baik dengan latar belakang kampung, dermaga, dan laut dapat diambil dari atas bukit ini. Dari bukit ini juga terlihat kapal-kapal wisata melintas menuju wilayah pulau Komodo atau pulau Padar, serta yang berlayar menuju pulau Kanawa atau pulang ke Labuan Bajo.

Pesona Budaya

Mayoritas penduduk Kampung Papagarang adalah Suku Bajo. Selain suku Bajo, terdapat penduduk suku Bima, Bugis, dan Manggarai yang menghuni pulau ini. Rumah-rumah panggung khas Bajo berjejer di antara liuk-liuk gang. Sepintas terlihat aktivitas mereka menjemur ikan dan menjahit jaring. Ikan-ikan dijemur di halaman rumah menggunakan wadah yang bernama Paparah. Wadah ini terbuat dari bilah-bilah bambu yang dianyam menggunakan tali.

Foto : Brisik.id/Arie Putra

Masyarakat kampung Papagarang hampir seluruhnya berprofesi sebagai nelayan. Pada malam hari mereka melaut menggunakan kapal Bagang. Teman Brisik akan melihat puluhan kapal Bagang ini di sekitar dermaga. Saat melaut di malam hari, cahaya lampu dari rombongan kapal ini nampak seperti bintik kota kecil di tengah laut. Jika dibandingkan dengan kampung lain di dalam kawasan Taman Nasional Komodo, jumlah terbanyak kapal Bagang ini dimiliki oleh warga Papagarang.

Banyaknya kapal Bagang inilah yang mencirikan kampung Papagarang sebagai kampung nelayan. Masyarakatnya tetap fokus mencari ikan dengan kapal Bagang di tengah aktivitas wisata Taman Nasional Komodo yang ramai. Beberapa tahun belakangan, kampung Papagarang menjadi penghasil ikan Baronang terbanyak di Labuan Bajo. 

Pesona Religi

Nuansa religi terpantul dari aura Masjid Agung Babussalam yang berdiri kokoh di depan dermaga. Sebelum menginjakkan kaki di kampung, Teman Brisik akan melihat kemegahan bangunan Masjid ini dari kejauhan. Kubah masjid yang dominan berwarna putih sungguh meneduhkan jiwa. Tak jarang, wisatawan yang melintas takjub dengan Masjid ini.

Dari atas bukit, bangunan Masjid Agung ini  memberikan nuansa religi yang kental pada pemukiman warga. Rumah-rumah panggung warga berjajar di sisi kiri dan kanannya sementara ia kokoh berdiri dengan anggun. Sebuah pemandangan yang menakjubkan untuk Teman Brisik!

Foto : Brisik.id/Arie Putra

Jika ke Labuan Bajo dan mengunjungi Taman Nasional Komodo, Teman Brisik bisa singgah di Kampung Papagarang ini untuk mendapatkan pengalaman menakjubkan selain bertemu Komodo dan menyaksikan alam bawah laut perairan Komodo dan Labuan Bajo.

Tags : kampung papagarang flores papagarang tamannasionalkomodo komodo labuanbajo brisik.id

Artikel ini ditulis oleh : Adrianus Prima Putra


Berita Terkait

Food & Travel

Eksotisme Kampung Papagarang di Negeri Komodo

Kampung ini memiliki keindahan alam tersendiri yang sayang untuk di lewatkan.

04 Mei 2021

Food & Travel

Museum Fauna Indonesia “Komodo” dan Taman Reptilia

Tempat wisata dan edukasi mengenal reptil

03 Feb 2021

Food & Travel

Perpaduan Burger dengan Sei Sapi Khas NTT Hanya Ada Di Burger Shot

Inovasi memadu padankan burger dengan makanan khas daerah Nusa Tenggara Timur menjadikan burger yang wajib di coba.

13 Jan 2000

Voucher Rekomendasi

FUNWORLD - LABUAN SQUARE LABUAN BAJO

Playground

Rp 95,000 Rp 125,000

Kamu Mungkin Tertarik

Food & Travel

Senja Coffee and Kitchen Hadirkan Kopi dan Pemandangan Senja

Menawarkan view yang asri, karena posisi bangunannya menghadap hamparan hijau sawah beserta pohon kelapa.

30 Maret 2021

Food & Travel

Taman Jaya Wijaya, Tempat Santai Warga Surakarta

Dimanfaatkan oleh warga Surakarta dan sekitarnya sebagai tempat refreshing.

17 Maret 2021

Food & Travel

Jembatan Sigandul, Tersenyum Diantara Temanggung

Lokasi jembatan diapit oleh 2 gunung kembar Sindoro dan Sumbing.

18 Maret 2021

Food & Travel

Berburu Pernak-Pernik Ramadhan di Pasar Ampel

Pasar ini juga menjual beragam pernak-pernik khas timur tengah serta berbagai kebutuhan perlengkapan ibadah umat muslim.

26 April 2021

Food & Travel

Jelajah Beragam Bangunan Kolonial di Jalan Pahlawan Surabaya

Dahulu kawasan ini merupakan bagian dari wilayah Pasar Besar atau dalam penyebutan kolonial Passar Besar Weg.

06 Mei 2021

Terbaru

more

Food & Travel

Berfoto Ria Di Gang Kecil Dengan Nuansa Kolonial di Jalan Prenjak

Di sini merupakan tempat bersejarah dengan bangunan tua sebagai latarnya.

07 Mei 2021

Food & Travel

Bakso President dan Sensasi Makan di Tepi Rel Kereta

Makan bakso sambil merasakan sensasi laju kereta api di atas rel.

07 Mei 2021

Food & Travel

Temukan cita rasa kopi otentik di kedai kopi kekinian El’s Coffee

Cafe ini menyuguhkan beragam kopi nusantara.

07 Mei 2021

Food & Travel

Makan Ketan Dengan Pemandangan Indah di Susu Ketan Pak Yan

Menggabungkan panorama gemerlapnya langit bersama dengan menikmati lezatnya ketan dengan segala topping.

07 Mei 2021

Food & Travel

WKWK Cafe, Mulai Dari Lokasi Strategis Sampai Menu Yang Unik

Cafe ini memiliki desain yang bisa dibilang hits, meja coklat tua, dan dinding yang didominasi warna putih lengkap dengan stiker kata-kata.

07 Mei 2021

Berita Video

more