Tempat Wisata Ditutup, Tandon Ciater Sementara Menjadi Tempat Karantina

News 09 Februari 2021

liburan karantina covid-19

Foto: Instagram.com/tandontangerangselatanofficial


Ada banyak pilihan destinasi wisata di Tangerang Selatan yang dapat dikunjungi di akhir pekan sebagai alternatif melarikan diri sejenak dari penatnya rutinitas sehari-hari, salah satunya adalah tempat wisata yang sederhana namun ramai dikunjungi yaitu Tandon Ciater.

Danau buatan yang terletak di Jalan Widya Kencana Ciater, Buaran, Serpong ini tidak hanya berfungsi sebagai tampungan dan resapan air, melainkan juga sebagai ekowisata. Sehingga, tak heran jika Tandon Ciater memiliki lingkungan yang asri dengan pepohonan di tepi danau dan ikan-ikan di dalam danau yang memiliki luas sekitar 3 kali luas lapangan sepak bola.

Untuk memasuki area Tandon, pengunjung tidak perlu membayar tiket masuk. Cukup membayar biaya parkir sebesar Rp3.000 untuk motor dan Rp5.000 untuk mobil, dengan jam operasional yaitu 06.00 – 18.00. Banyak kegiatan menarik yang ditawarkan oleh Tandon Ciater, seperti memberi makan ikan di danau, menunggang kuda, bermain mobil-mobilan untuk anak, serta skate dan melukis.


Foto : instagram.com/tandontangerangselatanofficial
 
Fasilitas di Tandon Ciater

Tandon Ciater memiliki fasilitas umum yang terbilang cukup lengkap, seperti tempat sampah, mushola, toilet, tempat parkir, dan kantin yang telah disediakan di area Tandon dengan kondisi yang layak dan nyaman untuk digunakan.

Terdapat juga area taman yang dapat digunakan untuk kegiatan camping ground pramuka, dan kegiatan lainnya seperti sebuah pertemuan yang bisa dilakukan di pendopo ataupun rumah blandongan yaitu rumah khas betawi yang juga menjadi simbol Kota Tangerang Selatan. Ini merupakan salah satu icon dari Tandon Ciater yang dijadikan spot foto para pengunjung.

Menjadi Tempat Karantina



Dengan lingkungan yang asri dan fasilitas menarik yang ditawarkan, Tandon Ciater menjadi destinasi yang cocok untuk keluarga yang menginginkan liburan dengan kemasan sederhana. Namun, kini area Tandon Ciater sementara ditutup selama masa pandemi karena jaraknya berdekatan dengan lokasi karantina pasien COVID-19 yang dinamakan sebagai Rumah Lawan COVID-19.


Foto : instagram.com/tandontangerangselatanofficial
 
Tempat yang dijadikan Rumah Lawan COVID-19 ini awalnya merupakan bangunan Kawasan Pertanian Terpadu (KPT) dengan luas lahan sekitar 18 hektar, dan kini dijadikan sebagai tempat karantina guna memutus rantai penyebaran COVID-19. Masyarakat Tangerang Selatan yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) nantinya akan dibawa ke lokasi karantina untuk diperiksa, dan diizinkan pulang apabila telah dinyatakan sembuh.
 
Warga dengan status ODP yang akan dikarantina didata melalui puskesmas, klinik, dan rumah sakit yang ada di Tangsel, dengan mekanisme penjemputan pasien yang dilakukan oleh tim medis ke rumah warga berdasarkan data yang didapatkan melalui fasilitas pelayanan kesehatan tertentu. Untuk warga ber-KTP Tangsel tidak dikenakan biaya.
 
Kini, area Tandon Ciater dan sekitarnya diserahkan kepada TNI dan Polisi untuk mengatur semuanya dan memastikan kondisi sekitar lokasi karantina tetap kondusif dan tidak ada warga yang menyelinap ke Tandon Ciater untuk berwisata.
 
Pihak Pemkot Tangsel yang diwakili oleh Asda I Tangsel yaitu Rahmat Salam, juga telah menghimbau para pedagang di sekitar area Tandon untuk berhenti berjualan sementara waktu, mengingat tidak akan ada pembeli di area sekitar lokasi karantina. Namun, apabila warga tetap nekat berjualan, pihak TNI dan Polisi akan turun tangan untuk memaksa warga berhenti berjualan demi menjaga kondusifitas area sekitar lokasi karantina.
 
Artikel ini ditulis oleh Petty

liburan karantina covid-19

Berita Terkait

Voucher Rekomendasi

Berita Video