Jernihnya Batu Kodok dengan Bebatuan Alami

Food & Travel 08 Februari 2021

Foto: brisik.id/nawajamil

Aliran sungai yang membelah sepanjang pegunungan Sampoddo hingga kaki Gunung Latimojong keberadaannya memanjakan hati. Aliran sungai jernih dengan bebatuan kali beragam ukuran menjadi daya tarik, selain kondisi alam yang masih sangat asri. Batu Kodok, merupakan salah satu objek wisata yang belum ramai terjamah. 

Wisata sungai Batu Kodok terletak di daerah Karang-Karangan, tepatnya di Desa Lengkong, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan. Jaraknya sangat dekat dari Bandar Udara Bua, namun untuk para pelancong/wisatawan dari luar Kabupaten Luwu, biasanya menginap di kota terdekat, yakni Kota Palopo.

Dari Kota Palopo, perjalanan ditempuh sekitar 30-45 menit dengan kendaraan roda dua maupun roda empat. Secara umum, medan menuju lokasi wisata ini sudah baik dengan pengaspalan penuh. Namun, bentuk jalan yang sempit dan berkelok serta terdapat beberapa tanjakan, membuat jalanan ini tidak disarankan dilewati kendaraan besar seperti bus wisata. 

Foto: brisik.id/nawajamil

Dari gerbang Desa Pakkalolo, pengunjung hanya perlu mengikuti satu jalan dengan pemandangan bukit dan deretan persawahan. Tidak sampai 10 menit, pengunjung akan memasuki wilayah wisata sungai Pakkalolo. Wisata ini adalah wisata sungai tertua dari tiga wisata sungai di daerah yang sama. Namun, pada akhir pekan wisata yang sudah terkenal di kalangan penduduk lokal ini selalu ramai, hingga mencapai ratusan pengunjung.

Jika berkendara lebih lama sekitar 5 menit, Anda akan sampai di objek wisata kedua, yakni Wai Toddo. Wai Toddo adalah objek wisata sungai yang sudah dikelola dengan baik. Disini terdapat rumah-rumah kurcaci, fasilitas mushalla, arena bermain anak, serta wahana flying fox. Namun, jika ingin benenang dan menikmati sungai, Wai Toddo tidak menjadi pilihan terbaik, sebab aliran sungainya dangkal dan tidak terdapat pohon-pohon rindang di sekitar alirannya. 

Foto: brisik.id/nawajamil

Wisata Sungai Batu Kodok terletak paling jauh dari ketiga wisata yang berada di Desa Pakkalolo, dengan jarak sekitar 2 km dari wisata Wai Toddo. Berbeda dengan kedua wisata sebelumnya, Batu Kodok masih sangat alami dengan deretan pepohonan dan akar menggantung di sekitar sungai. Aliran sungai di sini juga memiliki kedalaman bervariatif, sehingga sangat cocok sebagai spot berenang dari anak-anak sampai dewasa.     

Foto: brisik.id/nawajamil

Cocok sebagai destinasi liburan akhir pekan keluarga  

Berbeda dengan dua wisata sebelumnya, Batu Kodok yang masih dikelilingi alam sangat asri. Sekelilingnya masih ditumbuhi pohon-pohon rindang, bahkan akar-akar tanaman rambat masih dapat dijumpai menggantung di sekitar sungai. Di sini terdapat beberapa fasilitas seperti kamar ganti, mushalla, tempat penyewaan ban, serta penjual makanan dan minuman ringan. 

Anak-anak dapat bermain arung jeram dengan pengawasan orang tua, atau berenang di beberapa titik kolam alami di sekitar aliran sungai. Tempat ini juga sangat cocok untuk melangsungkan acara barbeque atau membakar ikan-ikan segar yang sudah dibawa sebaga bekal.

Menghabiskan akhir pekan di Batu Kodok termasuk pilihan murah meriah. Sebab pengunjung tidak perlu membayar tiket masuk, hanya biaya parkir untuk kendaraan roda dua Rp2.000 per motor, dan Rp5.000 per mobil. Selain itu, pengunjung bahkan tidak perlu menyewa gazebo, sebab lima gazebo dengan ukuran 2x2 meter yang ada di sini dapat ditempati secara gratis. 

Foto: brisik.id/nawajamil  

Akomodasi dan Penginapan

Wisata Batu Kodok terletak di sebuah pedesaan. Bahkan tidak terdapat sinyal internet saat menginjakkan kaki di sekitar wisata sungai ini. Adapun penginapan terdekat yang bisa disewa adalah ragam hotel/wisma di Kota Palopo yang berjarak sekitar 20 km.

Salah satunya adalah Hotel Larona yang terletak di Kelurahan Takkalala, Kecamatan Wara Selatan, Kota Palopo. Hotel sederhana ini terletak persis di poros jalan Makassar-Palopo, menyediakan beragam jenis kamar dengan variasi harga mulai Rp160.000-Rp300.000 per malam. Fasilitasnya cukup baik, seperti Wi-Fi gratis, parkiran kendaraan, dan fasilitas kamar seperti TV, kipas angina/AC, dan lainnya. 

Tags : batu kodok kabupaten luwu sulawesi selatan wisata sungai

Artikel ini ditulis oleh : Nawa Jamil


Berita Terkait

Food & Travel

Pesona Air Terjun Biroro di Malino

Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 15 meter dan masih alami.

02 Mei 2021

Food & Travel

Bori' Kalimbuang, Saksi Upacara Kematian Rambusolo'

Melihat lebih dekat batu besar wujud penghormatan pemuka adat atau keluarga bangsawan yang meninggal.

29 Apr 2021

Food & Travel

Titik Nol Bulukumba, Kepingan Surga di Kaki Pulau Sulawesi

Jika berlibur ke Bulukumba wajib ke sini.

21 Apr 2021

Kamu Mungkin Tertarik

Food & Travel

Livingstone Bali, Must Visit Café In Bali!

Tempat wajib buat wisatawan lokal maupun mancanegara menghabiskan waktu di daerah Canggu.

07 Mei 2021

Food & Travel

Made One Coffee, Titik Temu Seru Tengah Kota

Kafenya berada di lantai 2 memiliki pemandangan view kota

23 Januari 2021

Food & Travel

Guar Coffee, Menyatukan Kita Melalui Kopi

Baru dibuka Februari 2020 lalu di Jalan Seruni Denpasar.

04 April 2021

Food & Travel

Nasi Uduk & Lalapan Cak Yono Siap Kenyangkan Perutmu!

Menjual berbagai macam lalapan yang dipadu-padankan dengan nasi uduk yang gurih.

03 Mei 2021

Food & Travel

Luwe Coffee & Eatery, Sangat Kental Nuansa Jawa

Diperuntukkan buat mereka yang kelaparan dan ingin menikmati hidangan lezat nan murah.

26 April 2021

Terbaru

more

Food & Travel

Berfoto Ria Di Gang Kecil Dengan Nuansa Kolonial di Jalan Prenjak

Di sini merupakan tempat bersejarah dengan bangunan tua sebagai latarnya.

07 Mei 2021

Food & Travel

Bakso President dan Sensasi Makan di Tepi Rel Kereta

Makan bakso sambil merasakan sensasi laju kereta api di atas rel.

07 Mei 2021

Food & Travel

Temukan cita rasa kopi otentik di kedai kopi kekinian El’s Coffee

Cafe ini menyuguhkan beragam kopi nusantara.

07 Mei 2021

Food & Travel

Makan Ketan Dengan Pemandangan Indah di Susu Ketan Pak Yan

Menggabungkan panorama gemerlapnya langit bersama dengan menikmati lezatnya ketan dengan segala topping.

07 Mei 2021

Food & Travel

WKWK Cafe, Mulai Dari Lokasi Strategis Sampai Menu Yang Unik

Cafe ini memiliki desain yang bisa dibilang hits, meja coklat tua, dan dinding yang didominasi warna putih lengkap dengan stiker kata-kata.

07 Mei 2021

Berita Video

more