Lesehan Papringan, Cocok Dinikmati Bersama Keluarga

Food & Travel 28 Desember 2020

temanggung tradisional kuliner bambu lesehan

Foto: Brisik.id/Shafiyah Setianingsih


Pernah dengar istilah "makan nggak makan yang penting kumpul"? Bagi kebanyakan orang, bisa kumpul bareng teman atau keluarga adalah sebuah kebahagiaan tersendiri. Apalagi kalau berkumpul sambil ditemani aneka santapan yang menggugah selera. Tak terasa bisa menghabiskan waktu berjam-jam.

Makan lesehan memang identik dengan budaya Indonesia yang begitu komunal, kekeluargaan dan informal. Tak heran tempat makan lesehan jadi andalan jika ingin melakukan gathering atau kongkow bareng teman dekat maupun keluarga.

lesehan papringan
Foto: Brisik.id/Shafiyah Setianingsih

Di Kabupaten Temanggung kini tak perlu susah mencari tempat makan lesehan yang memungkinkan sebagai tempat berkumpul sambil santai. Bila ingin mencoba masakan khas Indonesia yang dibuat dengan tema sederhana, tradisional, serta alami maka sebaiknya bersantap di Lesehan Papringan.

Tempat makan bernuansa alam satu ini hadirkan konsep lesehan sehingga membuat nyaman seperti di rumah sendiri. Lesehan Papringan kental dengan nuansa pedesaan. Atmosfer-nya perpaduan antara bangunan bambu dengan penataan alam yang masih segar dan asri.

Alunan musik yang diputar dari pengeras suara menambah daya tarik tersendiri. Pada bagian samping bangunan Lesehan Papringan dibangun kolam berisi ikan-ikan. Fasilitas penunjang sudah lengkap, mulai dari toilet, tempat ibadah, wifi dan parkiran luas.

Foto: Brisik.id/Shafiyah Setianingsih

Lesehan Papringan diterangi lampu bernuansa romantis di malam hari. Sangat direkomendasikan untuk datang sore hari atau menjelang malam. Selain sebagai tempat ngumpul, Lesehan Papringan juga menyediakan fasilitas ruang pertemuan yang bisa dimanfaatkan untuk acara spesial, seperti meeting, ulang tahun, arisan, launching produk, wedding, tunangan dan lainnya. 

Hidangan Lesehan Papringan tidak sekedar menawarkan suasana khas pedesaan, namun juga menyuguhkan berbagai jenis kuliner menggoda lidah. Fakta menarik mengenai kuliner di Lesehan Papringan ialah proses penyajian makanan dan minuman yang masih mengandalkan konsep back to nature, seperti menyajikan hidangan dengan piring bambu, minuman di dalam batok kelapa dan lainnya. 

Foto: Brisik.id/Shafiyah Setianingsih

Beberapa menu yang bisa dinikmati seperti nasi kembul ayam, nasi kembul gurameh, berbagai varian seafood, rica enthok, kepala manyung, ayam kampung, bebek bakar dan masih banyak menu lainnya. Pengunjung dapat menikmatinya dengan kisaran harga Rp1.000 – Rp80.000.



Tersedia pilihan menu dalam bentuk paket, sehingga memudahkan dalam menentukan sajian santap makan bersama. Menu paket ini seperti paket ayam kota, ayam geprek, lele dan tempe penyet dengan harga Rp6.500 – Rp13.000. Tak ketinggalan menu sayuran seperti oseng, urap, ca kangkung, ca jamur dan lalapan cukup dibandrol seharga Rp1.000 – Rp5.000 saja. Lengkap dengan varian sambal yang bisa dibeli seharga Rp2.500 – Rp7.500.

Foto: Brisik.id/Shafiyah Setianingsih

Selain menu makanan utama, Lesehan Papringan manjakan pengunjung dengan berbagai pilihan makanan ringan dan minuman segar. Untuk camilan ada sosis, cireng, pisang keju dan lainnya dengan harga Rp4.500 – Rp17.500. Untuk minumannya sendiri, hadir kopi robusta, aneka jus, es kelapa, milkshake dan lainnya seharga Rp1.000 – Rp10.500. 

Lesehan Papringan berlokasi di Jalan Pahlawan, 150 meter selatan BCA Kabupaten Temanggung. Patokannya depan Puskesmas Darmorini, Kabupaten Temanggung, Provinsi Jawa Tengah. Berjarak sekitar 750 meter dari Alun-alun Temanggung dan cukup ditempuh kurang lebih 2 menit berkendara.

Jam operasional Lesehan Papringan buka setiap hari mulai pukul 08.30 – 20.00 WIB, khusus hari Jum’at buka mulai pukul 10.30 WIB – 21.30 WIB. Untuk informasi dan reservasi nomor whatsapp 0852-2855-9001.

Artikel ini ditulis oleh Fia

temanggung tradisional kuliner bambu lesehan

Berita Terkait

Berita Video