Berada di Tondok Bakaru Bisa Bikin Lupa Waktu

Food & Travel 15 Oktober 2020

Sulawesi Barat Mamasa Tondok Bakaru Wisata Travel

Foto: Brisik.id/Zulkifli Darwis


Kabupaten Mamasa yang telah ditetapkan sebagai daerah tujuan pariwisata di Sulawesi Barat, memiliki keindahan alam yang begitu memesona. Salah satu objek wisata yang selalu ramai dikunjungi yaitu desa wisata anggrek Tondok Bakaru.

Desa ini dikenal sebagai desa wisata anggrek karena di sini terdapat banyak jenis tanaman anggrek yang terbilang cukup langka dan jarang ditemukan di daerah lain. Di sini banyak sekali warga yang membudidayakan tanaman anggrek hingga menjadi salah satu sektor pendapatan mereka.

Harga anggreknya pun di sini bervariasi, tergantung jenis dan keunikannya. Harga dimulai dari kisaran Rp50.000 sampai ratusan ribu rupiah.


Foto: brisik.id/Zulkifli Darwis

Selain beragam anggrek yang sangat cantik dipandang mata, keindahan alam Tondok Bakaru juga tak kalah cantik. Hamparan sawah yang luas membentang diapit pegunungan dan perbukitan menjadi salah satu daya tarik daerah ini. Salah satu gunung yang ada di dekatnya adalah Gunung Mambulilling karena posisi desa ini berada tepat di bawah kakinya.

Tondok Bakaru memiliki banyak spot-spot wisata yang dikelola secara swadaya oleh masyarakat setempat. Ada Villa Edelweis, Chitol Hilss, wisata pohon pinus, wisata sawah, Tondok Bakaru orchid dan masih banyak spot wisata lainnya.

Jarak antar spot wisata yang ada tak jauh. Untuk menikmati semua spot yang ada cukup berjalan kaki saja. Apalagi udaranya yang sejuk nan asri, takkan membuat Teman Brisik lelah untuk berjalan kaki. Harga tiket masuk ke setiap spot wisata pun terbilang murah, hanya Rp5.000 per orangnya. Apalagi penduduknya juga ramah-ramah terhadap pendatang. Jadi untuk keamanannya jangan diragukan lagi.


Foto : brisik.id/Zulkifli Darwis



Di beberapa spot wisata yang telah disebutkan juga bisa dijadikan sebagai lokasi untuk camping karena areanya yang cukup luas. Namun karena berhubung udaranya yang begitu dingin, bisa mencapai 15-16 derajat celcius, disarankan untuk membawa pakaian hangat.

Bahkan camping sangat disarankan jika Teman Brisik berkunjung. Alasannya adalah pemandangan di pagi hari begitu indah, apalagi selepas hujan, lebih indah lagi dipandang mata.

Menikmati keindahan alam dan hamparan sawah di Tondok Bakaru saat pagi hari akan lebih maksimal jika dilakukan dari spot Villa Edelweis, Chitol Hills dan Kampung Natal, sebab lokasinya yang berada di perbukitan.

Namun jika tak punya peralatan camping, Teman Brisik bisa menyewa penginapan yang ada di Tondok Bakaru. Namanya d'Breeze Villa. Fasilitasnya ada WiFi, air panas, dan kolam renang. Tarif per malamnya sebesar Rp250.000. Hanya saja, vila ini baru tersedia tiga kamar.


Foto : brisik.id/Zulkifli Darwis

Lokasi Desa Tondok Bakaru terbilang mudah dijangkau. Dari pusat Kota Mamasa jaraknya hanya sekitar 3 km. Jalannya pun sudah berupa beton. Hanya ketika berada di sekitar lokasi wisata, jalannya lumayan berlumpur. Namun masih bisa diakses dengan kendaraan roda dua ataupun empat.

Apabila berangkat dari Kabupaten Polewali Mandar, jarak tempuh perjalanan menuju pusat kota Mamasa sekitar 88 kilometer atau dengan waktu tempuh selama 2,5 jam perjalanan. Namun jika berangkat dari ibu kota Sulawesi Barat, Mamuju atau dari Bandara Tampa Padang Mamuju, jaraknya sekitar 116 kilometer atau dengan waktu tempuh 3,3 jam perjalanan.
Artikel ini ditulis oleh 06agustus93

Sulawesi Barat Mamasa Tondok Bakaru Wisata Travel

Berita Terkait

Voucher Rekomendasi

Berita Video