Daging Sei Khas NTT yang Menggugah Selera

Food & Travel 09 April 2020

ntt kupang sei daging kuliner

Foto: Instagram/@modigautama


Setiap daerah di Indonesia pasti memiliki makanan atau kuliner khas. Demikian pula dengan provinsi Nusa Tenggara Timur atau yang biasa disingkat NTT. Daging Se’i merupakan salah satu makanan khas yang terdapat di provinsi dengan mayoritas penduduk beragama Kristen tersebut.

Bagi yang belum tahu, daging Se’i itu adalah daging yang diolah dengan metode pengasapan. Karena mayoritas masyarakan NTT beragama Kristen, maka hampir semua daging yang digunakan sebagai bahan Se’i adalah daging Babi. Namun, seiring berjalannya waktu, mulai bermunculan daging Se’i varian baru, yakni Se’i Sapi dan Ikan yang dapat dikonsumsi oleh penganut non-Kristen.

Selain menikmati lezatnya daging Se’i, pengunjung juga dapat melihat secara langsung proses pengasapan mulai dari daging mentah hingga menjadi daging Se’i. Daging yang sudah diberi bumbu rempah kemudian diris panjang dan diletakan di atas tumpukan kayu dan daun-daunan. Di bawah tumpukan tersebut, terdapat api yang menyala, yang berfungsi untuk mengeluarkan asap panas sehingga tumpukan daging Se’i tersebut menjadi matang.

Namun, tidak semua kayu dan daun dapat digunakan untuk proses pengasapan, hanya kayu jenis Lamtoro dan daun Kusambi yang dapat dipergunakan dalam proses pengasapan daging Se’i.

Ada beberapa tempat di NTT yang menjual daging Se’i dengan cita rasa yang luar biasa, dan mayoritas tempat tersebut berada di kota Kupang.

daging sei
Foto: Instagram/@kupangnet

Om Bai – Baun
Tempat ini sangat terkenal dikalangan pecinta daging Se’i. Konon, Om Bai adalah orang yang mempopulerkan daging Se’i hingga menjadi terkenal seperti saat ini. Harga 1 kg daging Se’i di tempat ini adalah 160 ribu rupiah.

Lokasinya ada di kecamatan Amarasi Barat, di kelurahan Teunbaun atau yang biasa dikenal dengan sebutan Baun, kurang lebih 25 KM dari pusat kota Kupang. Tempatnya sederhana, dan tidak seperti rumah makan pada umumnya. Ada 1 ruangan khusus yang dipergunakan untuk proses pengasapan, bangunan itu terbuka sehingga semua orang dapat menyaksikan proses pembuatnnya. Kemudian ada tempat yang dipergunakan untuk menikmati daging Se’i.

Dalam 1 hari, om Bai mampu menjual daging Se’i sebanyak 140 kg, jumlah yang fantastis bukan?

daging sei
Foto: Instagram/@modigautama

Bambu Kuning
Ini merupakan rumah makan daging Se’i paling hits di kota Kupang. Tempat ini selalu ramai dikunjungi oleh penikmat daging Se’i baik dari beberapa daerah sekitar Kupang, maupun pengunjung yang berasal dari luar wilayah NTT.

Selain daging Se’i, ada juga menu lain yang patut dicoba di rumah makan ini, yakni sate, rusuk dan ada pilihan sayur seperti bunga pepaya dan jantung pisang. Harga untuk 1 kg daging Se’i di tempat ini adalah 160 ribu rupiah. Jika terlalu banyak, bisa membeli ½ kg dengan harga 80 ribu rupiah.

Bambu Kuning beralamat di Jl. Perintis Kemerdekaan, Oepoi – Kupang.

daging sei
Foto: Instagram/@seiaromakupang

Aroma
Tidak lengkap rasanya jika melewatkan rumah makan yang satu ini. Dengan konsep yang berbeda, Aroma hadir untuk menyajikan daging Se’i dengan tampilan yang lebih modern. Tampilan rumah makan ini bersih, rapih dan berbeda dengan 2 rumah makan yang sudah dijelaskan sebelumnya.

Harga 1 kg daging Se’i di Aroma adalah 170 ribu rupiah, namun pengunjung bisa pesan per porsi dengan harga yang relatif murah, yakni 40 ribu rupiah. Lokasi rumah Makan Aroma ada di Jl. Cak Doko No. 35L SPBU Oebobo Kupang.

daging sei
Foto: Instagram/@kupangnet

Ibu Soekiran
Jika ingin membeli oleh-oleh khas NTT, maka tempat ini menjadi pilihan yang tepat. Ibu Soekiran merupakan tempat penjualan oleh-oleh yang cukup terkenal di kota Kupang. Tempat ini merupakan alternatif bagi pengunjung yang ingin menikmati daging Se’i dengan bahan yang berbeda, karena ditempat ini yang dijual adalah daging Se’i Sapi dan Ikan. Cocok dikonsumsi oleh orang-orang yang berbeda keyakinan dengan mayoritas penduduk NTT.

Karena ini adalah tempat oleh-oleh, daging Sei yang disajikan adalah beku karena sudah divakum dan jika disimpan didalam frezzer bisa bertahan hingga berbulan-bulan.

Satu bungkus daging Se’i berukuran ¼ kg dijual dengan harga 85 ribu rupiah. Selain daging Se’i, ada abon dan dendeng Sapi yang bisa menjadi pilihan oleh-oleh lainnya. Ibu Soekiran beralamat di Jl. Moh Hatta No. 16 Kupang.

Oh iya, tidak lengkap rasanya jika menikmati daging Se’i tanpa didampingi sambal khas Kupang, yakni sambal Lu’at. Sambal ini cukup mudah dalam pembuatannya, yakni cabai dan jeruk purut difermentasi beberapa hari sebelum dihidangkan. Sambal ini pedas, namun rasanya luar biasa nikmat!

Artikel ini ditulis oleh Gunner - Soe

ntt kupang sei daging kuliner

Berita Video