Cara Hotel Bisa Tingkatkan Pemesanan Langsung

Techno 15 Maret 2020

chatbot pemesanan hotel

Foto: hotelbusiness.com


Hotel sering memprioritaskan pemesanan langsung karena cenderung menghasilkan pendapatan. Oleh karena itu, banyak pemilik hotel tertarik untuk mengeksplorasi cara baru untuk mendorong para tamu memesan langsung. Chatbots muncul sebagai salah satu pilihan terbaik.

Apa Itu Chatbot?
Chatbot atau chatterbot adalah sebuah layanan obrolan tokoh virtual yang dilengkapi kecerdasan buatan yang bisa menirukan percakapan manusia melalui pesan suara, obrolan teks ataupun keduanya.

Fitur chatbot ini telah digunakan di berbagai industri untuk menyampaikan informasi atau melakukan tugas, membantu melakukan reservasi penerbangan, membantu memberikan solusi, dan sebagai teman untuk bercakap-cakap.

Chatbot menggunakan berbagai teknologi yang mutakhir di dalamnya, seperti Artificial Intelligence (AI), Machine Learning, Deep Learning, dan Natural Lenguage Processing (NLP). Machine learning dapat diaplikasikan sebagai mesin yang mempelajari, menganalisa dan mengenal bermacam-macam bahasa pada chatbot. Natural Language Processing (NLP) memiliki kemampuan untuk mengerti dan memahami bahasa manusia lalu memberikan respon yang sesuai dengan bahasa yang digunakan pengguna chatbot.

Pentingnya Pemesanan Langsung
Untuk mengoptimalkan pendapatan, hotel berusaha mendorong sebanyak mungkin pemesanan langsung. Ketika pemesanan dilakukan secara langsung, hotel menghemat pembayaran komisi untuk Online Travel Agency (OTA) atau platform lainnya. Pemesanan langsung juga memberi hotel kendali penuh atas semua komunikasi selanjutnya dengan konsumen.

Sayangnya, sebagian besar pengunjung situs web hotel tidak akan langsung menjadi konsumen yang membayar. Alasannya banyak, sebagian dapat dijelaskan oleh fakta bahwa keputusan pelanggan dipengaruhi oleh begitu banyak faktor: harga kamar, ulasan, lokasi, teknologi yang ditawarkan, pilihan sarapan dan bahkan kemampuan Wi-Fi. Akibatnya, banyak pelanggan yang membuka situs web hotel hanya untuk melakukan pencarian info tapi pesan kamarnya di situs lain.

Sementara hotel besar cenderung memiliki anggaran yang diperlukan untuk menjalankan kampanye pemasaran, hotel independen atau yang lebih kecil mungkin tidak memiliki kemewahan ini. Konsekuensinya, banyak dari hotel-hotel ini kehilangan pemesanan langsung karena konsumen memesannya lewat OTA seperti Traveloka, Agoda, tiket.com, dll.

Salah satu solusi paling menjanjikan dan mutakhir untuk masalah ini adalah memiliki chatbot di situs web hotel. Chatbot dapat secara aktif mendorong pemesanan langsung, menawarkan tingkat personalisasi yang lebih besar dan memberikan respons cepat terhadap pertanyaan atau masalah pelanggan.

Tips untuk Meningkatkan Pemesanan Langsung dengan Chatbot



1. Integrasikan dengan Sistem Pemesanan
Mengintegrasikan chatbot dengan sistem pemesanan dapat membantu meningkatkan pemesanan langsung dengan membuat proses pemesanan lebih nyaman. Meskipun ketersediaan kamar saat ini dapat ditemukan secara langsung melalui situs web hotel, beberapa pengunjung akan lebih nyaman menggunakan widget obrolan yang dapat memberikan informasi berdasarkan permintaan.

Ketika chatbot sepenuhnya terintegrasi dengan sistem pemesanan, pengguna dapat meminta informasi tentang ketersediaan kamar untuk tanggal pilihan mereka dalam obrolan itu sendiri. Widget obrolan kemudian dapat mengarahkan mereka kembali ke sistem pemesanan untuk menyelesaikan reservasi mereka. Setiap pertanyaan juga dapat dijawab oleh chatbot, artinya pengguna tidak perlu mengklik situs hotel untuk mencari tahu informasi.

2. Chatbots sebagai Alat Pemasaran
Komunikasi Chatbot melalui platform seperti Facebook dan WhatsApp dapat meningkatkan upaya pemasaran sambil menawarkan personalisasi yang lebih besar untuk para tamu. Dengan menggunakan chatbots dengan cara ini, Anda dapat mendorong pemesanan langsung dan juga mengumpulkan jenis informasi yang dapat membantu untuk memberikan layanan hotel yang disesuaikan, atau mengirim pesan pemasaran yang dipersonalisasi untuk setiap konsumen.

Sebagai contoh, sebuah chatbot dapat mengetahui informasi dari pelanggan tentang jenis perjalanan yang mereka inginkan dan kemudian memberikan tautan langsung, melalui WhatsApp, untuk menyelesaikan pemesanan. Setelah tamu datang, informasi yang dikumpulkan dapat digunakan untuk mengirim pemberitahuan ke smartphone, lengkap dengan rekomendasi berdasarkan preferensi mereka.

chatbot
Sumber gambar:miro.medium.com

3. Hapus Penghalang Bahasa Untuk Tamu
Tidak mungkin bagi hotel untuk mempekerjakan staf yang sanggup berkomunikasi dalam semua bahasa. Namun, chatbot yang dibangun di atas NLP dapat menghilangkan penghalang ini. Pemesanan langsung bisa dilakukan dalam bahasa pilihan pengguna.

Teknologi ini kemudian dapat digunakan di hotel. Jika seorang resepsionis tidak dapat memahami dan berkomunikasi secara efektif dengan tamu, chatbot akan dapat menangani interaksi dan berpotensi menerjemahkan untuk kedua belah pihak.

chatbot
Sumber gambar:siteminder.com

4. Respons Cepat terhadap Pertanyaan
Akhirnya, obrolan bertenaga AI dapat meningkatkan pemesanan langsung Anda dengan menjawab pertanyaan yang sering diajukan secara instan. Pertanyaan umum terkait waktu check-in dan check-out, waktu sarapan disajikan, atau bagaimana cara memesan berbagai layanan hotel sebenarnya tidak memerlukan keterlibatan manusia, karena mereka memiliki jawaban yang jelas dan pasti. Dengan mengotomatisasi tanggapan, menggunakan chatbot, pertanyaan akan dijawab dengan cepat, pelanggan akan lebih puas dan staf layanan pelanggan Anda juga akan mendapat manfaat.

chatbot pemesanan hotel

Berita Terkait

Berita Video