Rekreasi Gratis Keliling Kota Bogor

Food & Travel   15 Februari 2020
Foto: brisik.id


Jika Jakarta punya Jakarta city tour bus untuk melihat sekeliling ibu kota dengan naik bus gratis, sedangkan Bandung punya Bus Bandros, maka di Bogor pun tak ketinggalan. Bus wisata ini bisa dinaiki secara gratis untuk melihat sekeliling Kota Bogor.

Bogor di bagi menjadi dua wilayah yaitu Kota Bogor dan Kabupaten Bogor. Kabupaten bogor sangat terkenal dengan keindahan wisata alamnya seperti curug, perbukitan dan yang sangat terkenal adalah kawasan puncaknya. Di area ini terdapat beragam wisata seperti Taman Safari, hamparan kebun teh, wisata paralayang dan masih banyak lagi.

Jika Kabupaten Bogor menyuguhkan wisata alam, maka Kota Bogor menawarkan wisata tour keliling menggunakan Bus Uncal. Bus Uncal adalah nama sebuah layanan publik yang disediakan oleh Pemda Kota Bogor, baik bagi warga setempat atau pelancong yang datang ke Kota Hujan.

Bus dengan kepanjangan nama Unforgettable City Tour at Loveable City (Uncal) ini dapat diakses di depan Balaikota Bogor. Bus dapat dinaiki dua kali dalam seminggu, yakni pada hari Sabtu dan Minggu.

bus uncal
Foto: brisik.id

Bentuk bus serupa dengan bus seukuran metro mini tetapi memiliki kabin terbuka agar penumpang bisa menikmati pemandangan selama perjalanan.

Bus ini lahir dan diuji coba pada tahun 2017. Kemudian sempat terhenti untuk mendapatkan izin operasi dan baru dijalankan kembali di perempat akhir tahun 2018.

Warnaya Biru “Persib” yang merupakan kesebelasan kebanggaan masyarakat Sunda. Nama “Uncal” berasal dari salah satu ikon lain dari Kota Bogor, yaitu Rusa Totol. Hewan ini biasanya akan mendekat ke pagar Istana Bogor dan menjadi salah satu daya tarik wisata.

Bus uncal ini memiliki kapasitas 25 orang yang dilengkapi dengan 13 kursi. Selain itu, terdapat tali untuk penumpang yang ingin berdiri. Bus Uncal ini juga dilengkapi oleh pemandu wisata yang secara interaktif menjelaskan tentang lokasi wisata di sekitaran Kota Bogor.

Bus uncal bisa di akses dari Balaikota Bogor di Jalan Ir. Haji Djuanda No. 10, Pabaton, Kota Bogor. Untuk rutenya, bus mulai start dari Balaikota menuju Jln. Sudirman, lalu singgah sebentar di Taman Huelang. Selanjutnya dari Taman Heulang, bus Uncal mengarah ke Taman Kencana. Setelah itu dilanjutkan ke Jln. Pajajaran dan ke arah Tugu Kujang. Kemudian berjalan ke Jln. Otista sampai ke pertigaan Suraya Kencana dan balik lagi menuju Balaikota.

Perjalanan ini menempuh jarak sekitar 20-30 km, dengan waktu tempuh kurang lebih 30-45 menit. Berwisata dengan Bus Uncal, selain bisa melihat sisi lain Kota Bogor dan sejarahnya, kamu pun dapat mengetahui tempat wisata yang ada di sekitaran Kota Bogor.

Disarankan agar datang pagi hari untuk menghindari antrian panjang karena busnya hanya ada satu. Wisatawan yang tertarik untuk naik harus bergantian dengan durasi tunggu sekitar 30-45 menit.

bus uncal
Foto: brisik.id

Akses menuju Bus Uncal dapat menggunakan layanan transportasi umum seperti KRL. Turun di Stasiun Bogor, lalu naik angkutan kota nomor 02 seharga Rp3000 sampai ke Taman Topi. Atau kamu bisa berjalan kaki karena lokasi Balai Kota tidak terlalu jauh dari Stasiun Bogor.

Bila terlalu malam setelah menaiki Bus Uncal dan ingin menginap, maka banyak pilihan hotel untuk beristirahat. Hotel dapat diakses dengan berjalan kaki atau menggunakan angkutan kota nomor 03 atau 02 dan turun di sekitar Lingkar Bogor.

Di Lingkar Bogor tersedia banyak tempat penginapan. Diantaranya Hotel Salak, Hotel Santika dan masih banyak lagi. Tersedia pula hotel berbintang satu yaitu letaknya di dekat Pasar Anyak Bogor, atau di belakang Bank Jabar. Ada juga penginapan di depan pintu keluar stasiun bogor.

Biaya penginapan hotel di sekitar Lingkar Bogor berkisar antara Rp200.000-Rp1.000.000. Fasilitasnya ada free wifi dan free parking. Ada pula yang menawarkan kolam renang sebagai fasilitas tambahan.

Usai puas naik Bus Uncal, kamu bisa mengunjungi toko souvenir berupa hasil kerajinan tangan warga Bogor yang tersedia di Botani Square. Beberapa kerajinan yang dijual seperti baju, tas, hiasan rumah dan lain-lain.

Artikel ini ditulis oleh Wildan Alghifari - Bogor
back to top