Tersesat di Hutan, Ibu dan Anak Bertahan dengan Makan Buah Liar

News   11 Februari 2020
Foto: Dailymail


Satu keluarga yang terdiri dari seorang ibu dan ketiga anaknya tersesat di dalam lebatnya hutan Amazon, Peru. Mereka berhasil bertahan hidup dengan menyantap buah liar.

Dilansir Dailymail, saat itu ibu bernama Maria Olivia Perez bersama ketiga anaknya berniat pergi ke perkebunan milik mantan suaminya. Lokasi kebun itu berada di Bellavista, Peru.

Di tengah perjalanan, mereka tersesat saat melintasi hutan Amazon. Seharusnya jarak yang ditempuh hanya sekitar 90 menit, tapi karena kesasar perjalanan jadi memakan waktu berhati-hari.

Semakin dalam memasuki hutan, Maria baru tersadar bahwa mereka sudah tersesat. Saat hujan deras, mereka sempat memutuskan untuk bermalam di bawah pohon.

Keesokan harinya, rombongan keluarga ini kembali mencari jalan pulang. Namun usaha itu nihil, mereka justru makin tersesat ke dalam hutan.

tersesat
Foto: Dailymail

Diketahui, selama lima hari Maria dan ketiga anaknya yang berusia 10-14 tahun tidak makan apapun. Hanya dengan meminum air dari pepohonan mereka bertahan.

Maria lantas nekat menangkap ikan di sungai. Anak-anak akhirnya bisa makan meski berupa ikan mentah.

Dari foto yang tersebar, insiden itu membuat ketiga anaknya sampai mengalami penurunan berat badan drastis. Kondisi kulitnya pun sampai kering dan mengelupas.

Selain menyantap ikan mentah, keluarga ini juga bertahan dengan makan buah liar yang tumbuh di hutan. Mereka tak peduli, buah itu beracun atau tidak.

“Jika anak-anak saya memakan buah liar itu dan ternyata mereka meninggal, saya tidak mau sendirian di dalam hutan. Jadi saya ikut memakan buah itu,” ungkap Maria.

tersesat
Foto: Dailymail

Selama di dalam hutan, Maria juga mengaku sudah lelah berteriak dan meminta pertolongan. Namun tidak pernah ada yang datang menolong mereka.

Sementara itu, sadar bahwa Maria dan ketiga anaknya raib, sang mantan suami segera melaporkan kejadian ini ke kantor polisi.

Pencarian terhadap Maria dan anak-anaknya sangat sulit dilakukan lantaran hutan Amazon yang lebat. Maria bahkan sempat berpikir mereka akan mati kelaparan.

Beruntung, keluarga ini menemukan seorang nelayan yang melintasi sungai menggunakan kapal kayu. Nelayan itu pun langsung menyelamatkan Maria dan anak-anaknya yang sudah dalam kondisi kritis.

Begitu ditangani tim medis, Maria dan anak-anaknya dilaporkan mengalami kekurangan gizi dan kelaparan.
back to top