Tolak Kenakan Masker, Juara Binaraga Meninggal Akibat Corona

News 11 Februari 2020

corona virus binaraga

Foto: AsiaWire


Virus corona masih menjadi teror masyarakat dunia. Nyawa ratusan orang melayang akibat terjangkit virus mematikan itu. Salah satu korban meninggal yang menjadi sorotan adalah seorang binaragawan berusia senja.

Dilansir Wolipop dari Daily Star, Qiu Jun adalah seorang binaragawan China yang populer. Pria berusia 72 tahun itu meninggal akibat terjangkit virus corona. Ia dinyatakan mengidap virus 2019-nCoV setelah menolak memakai masker saat bepergian.

Diketahui, Qiu Jun mengalami gejala pneumonia fatal dan hanya bertahan selama empat hari di rumah sakit sebelum akhirnya meninggal pada Kamis (6/2/2020) lalu.

Nama Qiu Jun cukup populer di kalangan rakyat China. Ia mulai rutin membentuk badannya ketika pensiun pada 2003. Dikenal sebagai juara binaraga, ia dikabarkan sudah mendapat banyak hadiah dalam kategori senior.

binaraga corona
Foto: AsiaWire

Menantu lelakinya, Hai menuturkan, Qiu Jun datang bersama istri mengunjunginya sebelum Tahu Baru Imlek atau saat puncak wabah coronavirus. Meski berulang kali diingatkan, Qiu Jun terus pergi ke gym untuk berolahraga hingga akhirnya seluruh kota Wuhan diisolasi pada 23 Januari.

Begitu Qiu Jun mengalami demam, Hai dan istrinya melarikannya ke Rumah Sakit Union Wuhan. Namun karena kurangnya tempat tidur, akhirnya mereka memilih pulang ke rumah dan mengantri lebih dari 300 orang untuk mendapatkan perawatan.

“Di hari kedua dan ketiga setelah Tahun Baru China, demamnya terus berlanjut. Ia sampai kehilangan nafsu makan. Sudah dilakukan tes darah, kemudian dipindahkan ke Rumah Sakit Union Wuhan, namun antriannya sangat panjang,” terang Hai.

Pada 28 Januari, cek lab dilakukan terhadap tubuh Qiu Jun. Hasilnya ia positif virus corona. Selanjutnya Qiu Jun ditempatkan di ruang isolasi di Rumah Sakit Palang Merah Wuhan dan dinyatakan meninggal.



“Begitu dokter melihat hasil diagnosis, dia dikirim ke Rumah Sakit Palang Merah Wuhan. Dia meninggal beberapa hari setelah itu,” imbuhnya.

binaraga corona
Foto: AsiaWire

Hai menambahkan, orang tua itu memang cenderung keras kepala.

“Saat berita tentang coronavirus pertama kali menyebar, kami bertiga pergi makan, dan kami ngobrol cukup serius. Aku memintanya jangan keluar dan menyuruhnya memakai masker saat pergi,” ujar Hai.

Namun, permintaan itu ditolak Qiu Jun. Meski sangat kecewa dan marah, Hai mengaku tak bisa berbuat banyak.

“Kamu bisa menghukum seorang anak, tetapi bagaimana kamu mengendalikan orang tua? Meski dia sangat kuat, tapi dia juga sudah berusia 72 tahun,” tutur Hai.

Hai dan istrinya kini temgah dirantina karena melakukan kontak dengan Qiu Jun. Sang juara binaraga itu akhirnya dikremasi.

corona virus binaraga

Berita Terkait

Berita Video