Korban Aksi ISIS Tolak Rencana Pemulangan WNI ex ISIS

News   11 Februari 2020
Foto: jawapos.com


Keluarga dan korban bom gereja di Surabaya keberatan dengan rencana memulangkan WNI eks ISIS ke Indonesia. Salah satunya Nunung Ivana, istri dari Ipda Ahmad Nurhadi, yang menjadi korban bom di gereja Santa Maria Tak Bercela, jalan Ngagel Surabaya.

Nunung keberatan karena masih trauma dengan teror bom yang menimbulkan korban jiwa serta luka hingga cacat.

″Saya kan juga keluarga korban, sangat menolak soalnya dampaknya itu loh bagi masyarakat sangat merugikan, ada trauma,″ kata Nunung.

Keluarga dan korban bom juga takut WNI ex ISIS belum 100% bersih dari paham radikal pasca kembali ke Indonesia. Meski keberatan mereka menyerahkan keputusan kepada pemerintah pusat.

″Kalau melihat kejadian yang saya alami ini sebetulnya berat menerima karena rasa trauma masih ada. Seperti kondisi saya, buta permanen, kaki juga masih belum pulih. Sepertinya berat kalau menerima kelompok seperti mereka,″ ujar Ahmad Nurhadi.

Ipda Ahmad Nurhadi menjadi salah satu korban selamat dalam ledakan bom di gereja Santa Maria Tak Bercela pada Mei 2018 lalu. Saat kejadian Ipda Ahmad Nurhadi tengah bertugas menjaga keamanan ibadah hari Minggu. Meski selamat namun korban mengalami cacat buta permanen dan luka parah di kaki.
back to top