Denda Rp20 Juta bagi Pemilik Mobil yang Parkir Bukan di Garasi

News   10 Januari 2020
Foto: rac.co.uk


Mobil yang terparkir di pinggir jalan memang membuat kenyamanan terganggu. Mobil bisa memakan sebagian besar jalan sehingga membuat sempit.

Keluhan ini mulai banyak di rasakan oleh banyak masyarakat. Otoritas setempat perlu melakukan tindakan agar kejadian ini tak berlarut-larut.

Dirangkum Kompas.com, Pemerintah Kota Depok mengesahkan peraturan yang mewajibkan masyarakat yang hendak memiliki mobil untuk menyediakan terlebih dahulu lahan parkir atau garasi. Aturan ini tertera dalam peraturan daerah (perda) yang baru disahkan DPRD.

Wakil Wali Kota Depok Pradi Supriatna menjelaskan awal mula kebijakan mengatur kepemilikan garasi bagi pemilik mobil di Depok ini dibuat.

“Masyarakat banyak yang mengeluh mobil parkir memakan badan jalan. Pemerintah Kota Depok akhirnya merevisi Perda tentang Penyelenggaraan Bidang Perhubungan,” kata Pradi kepada Kompas.com.

denda parkir mobil depok
thesun.co.uk

Pradi menambahkan, perda tersebut dibuat sebagai bentuk upaya menekan banyaknya warga yang memarkirkan kendaraan secara sembarangan.

“Lebih kepada ketertiban. Jalan kan fasilitas umum dan sosial, bukan untuk lahan parkir. Makanya harus tersedia garasi sendiri untuk memarkir kendaraannya,” ungkap Pradi.

Pradi mengaku, rancangan perda dari Pemerintah Kota (Pemkot) Depok sudah digodok ke DPRD sejak Juli 2019. Setelah resmi disahkan, maka ke depannya Pemkot Depok tinggal membahas mekanisme pelaksanaannya.

Revisi yang dilakukan pada Perda Nomor 2 Tahun 2012 itu isinya mengatur sanksi kepada warga yang memarkir mobil sembarangan. Adapun denda maksimal yang dikenakan sebagai sanksi besarnya mencapai Rp20 juta.

Namun menurut Kepala Dinas Perhubungan Kota Depok Dadang Wihana, pihaknya belum bisa menjelaskan sanksi dan mekanisme pelaksanaannya.

“Sudah ada formulanya, tapi belum bisa kami publish,” katanya.

Artikel ini ditulis oleh Jihan
back to top