Ikan Tuna Harga Rp25 M Ditebus Jutawan Jepang

Lifestyle   08 Januari 2020
Foto: REUTERS


Ikan tuna adalah salah satu jenis ikan laut yang banyak digemari oleh masyarakat Jepang. Bahkan tak sedikit dari mereka rela mengeluarkan uang lebih untuk mendapatkan ikan tuna segar.

Kabar menghebohkan baru-baru ini tersiar tentang seekor ikan tuna raksasa yang dihargai fantastis. Harganya mencapai Rp25 miliar. Wow!

Dirangkum dari berbagai sumber, pria bernama Kiyoshi Kimura adalah seorang jutawan asal Jepang. Belum lama ini ia menggelontorkan dana sebesar 193 juta Yen atau sekira Rp25 M untuk membeli tuna raksasa.

Diketahui, Kiyoshi membeli ikan segar ini dari pasar ikan Toyosu, Tokyo. Ia berhasil mendapatkan ikan istimewa tersebut saat mengikuti tradisi lelang ikan di tahun baru.

tuna raksasa
Sumber: AFP

Kiyoshi sendiri merupakan seorang pengusaha restoran sushi populer di Tokyo, yakni Sushi Zanmai. Ikan tuna sirip biru raksasa itu berhasil didapat Kiyoshi dalam proses lelang dan memiliki berat mencapai 276 kg.

Meski harganya sangat mahal, tapi ternyata nilai itu bukanlah yang tertinggi. Pasalnya pada lelang tahun lalu, Kiyoshi juga memecahkan rekor dengan mendapat tuna seberat 278kg yang dihargai 336,6 juta yen atau sekitar Rp43 M.

Kiyoshi sadar jika untuk mendapatkan ikan ini harus ditebus dengan harga sangat mahal. Namun dia tetap bangga dapat memenangkan lelang ikan tuna di tahun baru. Nantinya tuna raksasa itu akan dihidangkan kepada para pelanggan setia di restorannya.

“Ini memang mahal, tapi saya ingin pelanggan makan sangat enak di tahun ini,” ujar Kiyoshi.

tuna raksasa
Sumber: EPA

Dilansir detiktravel dari WWF, Bluefin menjadi spesies tuna yang terbesar. Adapun ikan tuna milik Kiyoshi ditemukan di wilayah Aomori, Jepang. Ikan ini mampu bertahan hidup mencapai usia 40 tahun.

Sayangnya ikan Bluefin sendiri adalah jenis ikan yang terancam punah. Sekawanan ikan ini bisa bermigrasi menjelajahi semua samudra. Bobot Bluefin dilaporkan dapat mencapai 1.500 pond dengan panjang 3 meter.

Artikel ini ditulis oleh Jihan Aulia - Bandung
back to top