Perut Ikan Remang Bisa Diolah Jadi Bernilai Ekonomis

Food & Travel 14 Desember 2019

Sumber foto:https://indramayucity.files.wordpress.com

Yang biasa dikonsumsi dari ikan adalah dagingnya atau kulitnya. Tapi di Indramayu, Jawa Barat justru bukan daging atau kulitnya tapi isi perutnya.

Ikan yang dipakai adalah ikan remang (Congresox talabon) atau hagfish. Ikan ini memiliki tulang belakang (vertebra) semu dan dianggap sebagai bentuk ikan purba. Panjangnya bisa sampai 2 meter dan habitatnya adalah laut, sungai, dan danau. Ciri khusus ikan remang yaitu bentuk tubuhnya menyerupai ular dan bergigi runcing.

remang
Sumber foto:bang-isman.com

Alat penangkap ikan ini disebut rawai karena bentuknya sewaktu dioperasikan adalah rawe yang dalam bahasa Jawa berarti sesuatu yang ujungnya bergerak bebas. Rawai secara harfiah dapat diartikan dengan tali panjang. Hal ini karena alat penangkapan tersebut konstruksinya berbentuk rangkaian tali-temali yang disambung-sambung sehingga membentuk tali yang panjang dengan beratus-ratus tali cabang. Pada tiap-tiap ujung cabangnya diikatkan sebuah pancing.

Perut ikan remang disebut hipyo dan sangat diminati oleh pasar luar negeri, umumnya untuk bahan membuat krupuk atau sosis, sumber kolagen, lem tahan air, hingga alat pemurni minuman beralkohol. Bahkan katanya ada yang diolah menjadi benang operasi yang digunakan dokter. Perut ikan ini juga disebut sebagai gelembung atau pelampung karena memang bentuknya seperti gelembung.

hipio
Sumber foto:indramayupost.com

Setelah pengambilan gelembungnya selesai, gelembung tadi akan diisi angin atau ditiup dengan tujuan agar bentuknya tidak berubah setelah dikeringkan nanti. Gelembung akan dijemur seharian jika matahari terik.

Satu kilogram perut ikan remang kering memiliki nilai ekonomi yang cukup besar, bisa mencapai Rp2 juta atau bahkan lebih mahal. Kenapa bisa mahal? Karena perut ikan remang mengandung kolagen yang tinggi, sangat baik untuk regenerasi sel kulit mati. Cocok untuk efek awet muda.

Kalau di China, perut ikan remang dinikmati sebagai olahan sup. Kalau di Indramayu, dinikmati dalam bentuk oseng-oseng.

Begini cara membuatnya: tumis bawang merah dan putih, tambahkan cabai merah dan hijau, lalu masukkan potongan wortel, brokoli dan kacang panjang. Terakhir masukkan perut ikan remang yang sudah digoreng. Oseng-oseng perut ikan remang siap disajikan.

Perut ikan remang yang sudah digoreng rasanya mirip kerupuk kulit atau rambak. Enak dan gurih.

Tags : indramayu ikan perut


Berita Terkait

Food & Travel

Berburu Ikan Segar di Pasar Muara Angke Jakarta

Kawasan Muara Angke adalah surganya para pecinta seafood se-Jakarta Raya.

03 Mei 2021

Food & Travel

Warna-warni Hotman Dimsum

Tak ada kaitannya dengan pengacara kondang.

23 Apr 2021

Food & Travel

Pantai Terentang, Lokasi Strategis di Pinggir Jalan Raya

Pantai ini juga sering terlihat para nelayan yang menjarik ikan.

20 Apr 2021

Kamu Mungkin Tertarik

Food & Travel

Central Park Zoo and Resort

Taman margasatwa all-in-one.

11 Desember 2020

Food & Travel

Menilik Sejarah Indonesia di Museum Nasional

Wisata sekaligus belajar sejarah Nusantara.

04 Agustus 2020

Food & Travel

Menikmati Keindahan Alam dengan Kadar Oksigen Terbaik di Dunia

Gili Iyang memiliki kadar oksigen tertinggi di dunia setelah Jordania.

15 April 2020

Food & Travel

Dermaga Pante Menye Bentuknya Unik Banget

Tawarkan keindahan alam natural.

05 Februari 2021

Food & Travel

Serunya Belajar Sains di Taman Pintar Yogyakarta

Taman ini merupakan salah satu obyek wisata edukasi terbaik di Asia Tenggara.

14 Agustus 2020

Terbaru

more

Food & Travel

Berburu Makanan dan Minuman di KRJ (Kampoeng Ramadhan Jogokariyan)

Pasar takjil yang lengkap dan bisa lanjut beribadah sesudah berbuka.

07 Mei 2021

Food & Travel

Mencoba Mie Jadoel Cirebon di Mie Murni

Mencicipi mie tradisional dengan resep turun temurun di Cirebon.

07 Mei 2021

Food & Travel

Bermalam Dalam Tenda Ger di The Highland Park Resort

Serasa seperti orang bangsa Mongol atau Indian.

07 Mei 2021

Food & Travel

Kumpul lagi di Kedai Kopi Kawan Lama

Ngopi sambil di temanin iringan lagu dari para bang-band ini bisa banget di Kedai ini.

07 Mei 2021

Food & Travel

Berfoto Ria Di Gang Kecil Dengan Nuansa Kolonial di Jalan Prenjak

Di sini merupakan tempat bersejarah dengan bangunan tua sebagai latarnya.

07 Mei 2021

Berita Video

more