Pikirkan Lagi, Ini 6 Bahaya Serius Tindik Lidah Menurut Medis

Health   09 Oktober 2019

Sumber gambar: dailymail/CORBIS

Budaya menindik tubuh telah berkembang begitu pesat. Dari yang awalnya sebagai tradisi, hingga akhirnya digunakan sebagai bentuk ekspresi diri. Beberapa anak muda terlihat berani melakukan tindik pada bagian lidah atau disebut oral piercing. Namun apakah aman melakukannya?

Terlepas dari mendukung penampilan fisik, namun tindik oral justru dapat berdampak negatif terhadap kesehatan tubuh.

Mulut manusia mengandung jutaan bakteri. Tindik oral malah bisa memicu pembengkakan dan infeksi. Gangguan seperti tak lancar berbicara dan menelan hingga menyebabkan pendarahan yang berlebihan adalah akibat dari penindikan pembuluh darah atau arteri yang tidak disengaja.

Studi dan ahli medis menunjukkan bahwa infeksi akibat tindik di mulut bisa memicu infeksi hebat seperti endokarditis, kerusakan saraf, dan masih banyak lagi. Untuk lebih legkapnya, simak ulasan di bawah ini:

1. Infeksi
Tindik pada bagian oral memiliki risiko infeksi tinggi lantaran banyaknya bakteri di dalam mulut. Terlepas dari itu, perhiasan yang ditusukkan ke dalam mulut adalah benda asing yang menambah tingkat bakteri penyebab infeksi.

Karena mulut adalah bagian tubuh yang lembab, maka mulut menjadi tempat yang ideal bila terjadi infeksi. Akibatnya lidah bisa membengkak dan bahkan berpotensi menghalangi jalan napas. Sakitnya pun jadi semakin parah.

tindik oral
Sumber gambar: BLENDMAGES/TIHNKSTOCKPHOTOS

2. Endokarditis
Ini adalah jenis infeksi yang mempengaruhi endokardium atau lapisan dalam ruang jantung dan katup jantung. Endokarditis terjadi ketika kuman dari mulut menyebar melalui aliran darah dan melekat pada area yang rusak di jantung. Luka yang diciptakan oleh tindik ini dapat menyebabkan bakteri memasuki aliran darah dan menyebabkan peradangan jantung atau katupnya.

3. Infeksi gusi
Salah satu komplikasi lain dari tindik oral adalah infeksi gusi. Kasus ini semakin banyak ditemukan pada individu dengan tindik lidah. Perhiasan tindik ketika bersentuhan dengan jaringan gusi akan menyebabkan cedera dan menyebabkan resesi jaringan gusi. Akibatnya, gigi bisa lepas atau ompong.

4. Kerusakan saraf
Tindik oral rupanya dapat menyebabkan mati rasa. Dalam kasus tindik lidah, keterbatasan kemampuan gerak juga dapat terjadi. Bahaya lainnya adalah meningkatkan risiko menusuk pembuluh darah, sehingga menyebabkan perdarahan yang berkepanjangan, hilangnya sensasi mengecap rasa, hingga pembengkakan. Dengan saraf yang rusak, aliran saliva akan semakin terstimulasi dan menyebabkan air liur keluar secara berlebihan secara terus-menerus.

infeksi darah
Sumber gambar: artstation.com


5. Penularan penyakit
Studi menurut British Dental Journal menunjukkan bahwa tindik oral memiliki risiko menyebabkan penularan virus herpes simpleks serta hepatitis B dan C. Penggunaan peralatan yang tidak steril oleh penindik dapat meningkatkan risiko HIV juga.

6. Kerusakan gigi
Kerusakan gigi sering terjadi pada individu yang nekad melakukan tindik oral. Menurut sebuah penelitian, 47 persen orang dengan perhiasan di lidah selama 4 tahun atau lebih memiliki setidaknya satu gigi yang terkelupas.

Terlepas dari risiko kesehatan yang disebutkan di atas, tindik oral juga dapat menyebabkan aspirasi perhiasan, di mana individu dapat tersedak atau menelan sepotong perhiasan tanpa sengaja. Hal ini bisa menyebabkan cedera pada saluran pencernaan atau paru-paru.

Pada beberapa individu, perhiasan bahkan dapat menyebabkan reaksi hipersensitivitas. Demikian juga, tindikan oral memberikan batasan besar pada fungsi oral seperti sulit untuk mengunyah dan menelan atau saat makan dan berbicara.
back to top