Demi Hindari Wajib Militer, Brondong Nikahi Nenek 81 Tahun

News   01 Oktober 2019

Sumber gambar: odditycentral.com

Seorang pemuda di Ukraina berhasil menghindari wajib militer dengan menikahi seorang wanita yang usianya lebih tua 57 tahun darinya. Pernikahan ini sudah terjalin selama hampir dua tahun dan mendapat kritik dari masyarakat.

Pada akhir 2017, pria bernama Alexander Kondratyuk dari kota Vinnitsa ini menerima panggilan surat wajib militer. Pemuda berusia 24 tahun itu harus melapor ke komisaris militer terdekat untuk mendaftarkan diri ke dinas militer.

Diketahui, semua pria Ukraina dengan kondisi sehat berusia antara 18 hingga 26 tahun diwajibkan menjalani wajib militer. Namun ada satu pengecualian, yakni bagi pria dengan tanggungan menjaga istri yang memiliki keterbatasan maka akan dibebaskan dari kewajiban tersebut.

Alexander entah bagaimana dapat meyakinkan Zinaida Illarionovna yang berusia 81 tahun untuk menjadi istrinya. Pasangan beda generasi ini telah menjalin pernikahan selama hampir dua tahun. Dua tahun lagi Alexander akan terbebas dari kewajiban militer dan mungkin saja menceraikan istrinya yang sudah sepuh itu.

wajib militer
Sumber gambar: odditycentral.com

Kasus aneh ini pertama kali terendus pada awal 2018, ketika komisaris militer di Vinnitsa mengajukan pengaduan kepada kantor kejaksaan dengan harapan membatalkan status pernikahan antara Alexander Kondratyuk dan Zinaida Illarionovna. Mereka yakin bahwa Alexander telah memalsukan dokumen pernikahan untuk menghindari wajib militer. Namun dari hasil investigasi menunjukkan bahwa keduanya secara resmi menikah di desa Baykovka, dekat Vinnitsa.

Kantor sipil setempat mengkonfirmasi bahwa pernikahan keduanya adalah sah sehingga pihak militer tak punya pilihan selain mundur. Namun, awal bulan ini, pers Ukraina menyorot kembali berita itu dan bertanya kepada perwakilan militer apakah ada rencana untuk dilakukan wajib militer khusus bagi Alexander.

Sementara itu, Aleksandr Danilyuk, direktur komisariat yang bertanggung jawab atas wajib militer di wilayah Vinnitsa, mengatakan kepada wartawan bahwa Alexander memiliki hak untuk menunda melakukan wajib militer lantaran harus menjaga istrinya.

Alexander sendiri terus menyangkal bahwa ia menikahi Zinaida hanya untuk menghindari wajib militer. Ia menegaskan bahwa dirinya memiliki perasaan cinta yang sangat kuat terhadap istrinya.

Namun para tetangga Zinaida menyatakan sebaliknya. Kepada stasiun TV lokal, mereka mengatakan bahwa pernikahan itu benar-benar palsu. Zinaida lebih mungkin dikunjungi oleh keponakan dan cucunya daripada oleh suami 'brondongnya'.

Terlepas dari sifat kontroversial itu, komisi Ukraina telah mengkonfirmasi bahwa mereka tidak tertarik untuk melanjutkan masalah ini lebih jauh. Alexander saat ini tercatat menikahi orang cacat dan dibebaskan dari wajib militer.
back to top