Sayangi Organ Kewanitaan dengan Cara Tepat

Health   25 September 2019

Sumber gambar: femina.co.id

Bagi para wanita, vagina atau miss v merupakan bagian vital yang sangat penting untuk dijaga. Terlebih lagi vagina adalah organ penting dalam proses reproduksi. Tapi apakah semua wanita sudah mengetahui langkah tepat dalam merawat vagina dan hal apa saja yang tidak boleh dilakukan?

Karena jika seorang wanita salah dalam menjaga kebersihan vagina, tentu akan ada efek negatif yang bisa saja muncul, seperti keputihan, gatal, iritasi dan hal-hal lainnya yang membuat rasa tidak nyaman.

Perlu diketahui bahwa vagina memiliki banyak bakteri baik yang berfungsi untuk melindungi vagina dari infeksi serta menjaga keseimbangan pH pada vagina. Agar keseimbangan pH dan bakteri baik pada vagina tetap terjaga maka cara membersihkan vagina harus diperhatikan.

Membilas setelah buang air
Biasakanlah untuk membersihkan vagina dengan benar setiap habis buang air besar atau kecil, yakni dengan membasuhnya menggunakan air bersih dari arah depan ke belakang. Dengan cara ini bisa mencegah bakteri dari anus masuk ke vagina.

Hindari penggunaan sabun
Penelitian telah membuktikan bahwa vagina memiliki sistem pembersihan sendiri,sehingga vagina tidak memerlukan pencucian dengan menggunakan sabun, sekalipun sabun tersebut untuk area kewanitaan. Hal ini dikarenakan sabun bisa mengganggu keseimbangan pH di bagian dalam vagina yang dapat menyebabkan iritasi. Apabila kalian tetap ingin menggunakan sabun, cukup diberikan pada area luar vagina saja.

miss v
Sumber gambar: netralnews.com

Mengeringkan dengan handuk
Setelah membersihkan vagina, jangan lupa untuk selalu mengeringkannya dengan handuk atau tisu bersih yang lembut. Karena vagina merupakan area yang mudah lembab, sehingga bakteri dan jamur bisa mudah berkembangbiak di sana.

Pilihlah pakaian dalam yang nyaman
Menggunakan pakaian dalam yang sesuai juga tak kalah penting diperhatikan. Sangat disarankan memilih pakaian dalam yang terbuat dari bahan katun untuk digunakan sehari-hari. Bahan katun memiliki "sifat" mudah menyerap keringat sehingga membantu mengurangi kelembapan pada area vagina. Gantilah pakaian dalam minimal dua kali sehari atau lebih terutama setelah beraktivitas.

sukur bulu miss v
Sumber gambar: go_dok.com

Mencukur bulu kemaluan dengan benar
Mencukur atau waxing rambut pada vagina memang akan membuatnya terlihat lebih indah, halus dan bersih. Selain itu, juga mengurangi jumlah bakteri dan kutu rambut pubis. Tapi mencukur atau waxing bulu kemaluan ini juga memiliki resiko, yakni menimbulkan benjolan dan ingrown hair (rambut tumbuh ke dalam) yang efeknya membuat rasa gatal dan sakit.

Semua bakteri yang awalnya bersarang di rambut pubis, bisa saja berpindah ke dalam vagina. Karena sebenarnya rambut pubis berfungsi sebagai penyaring bakteri agar tidak masuk ke dalam vagina. Penggunaan alat cukur juga berisiko membuat bakteri lebih banyak hingga rentan terkena infeksi vagina. Jadi, sebaiknya jangan mencukur habis bulu pubis, cukup dirapikan saja.

olahraga miss v
Sumber gambar: femina.co.id

Olahraga Rutin
Seiring berjalannya waktu dan bertambah usia, kebugaran otot panggul bisa semakin melemah, terlebih akibat dari melahirkan, penuaan atau pertambahan berat badan. Healthline menyebut, otot di lantai panggul menopang rahim, kandung kemih, dan usus. Jika otot di area ini melemah, organ yang ditopangnya bisa turun ke vagina. Hal ini bisa menyebabkan rasa tidak nyaman dan menimbulkan masalah dalam pengeluaran urin.

So, rajinlah berolahraga, terutama dengan melakukan senam kegel untuk mengencangkan otot vagina dan area panggul.
back to top